MinyaKita Bantuan Pangan Berbau Solar, Polres Karanganyar Periksa 5 Saksi

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
MinyaKita Bantuan Pangan Berbau Solar, Polres Karanganyar Periksa 5 Saksi

Warga kembalikan minyakita berbau solar di kantor desa setempat di Karanganyar, Kamis.(25/6). (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - POLRES Karanganyar mendalami dugaan minyak goreng bantuan pangan, MinyaKita, yang dilaporkan berbau bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di Kelurahan Tegalgede, Kecamatan/Kabupaten Karanganyar. Secara total, ada lima saksi yang diperiksa terkait dengan temuan tersebut.

Satreskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Srikadiyono mengatakan penyelidikan dilakukan secara proaktif meski hingga kini belum ada laporan resmi dari masyarakat.

“Kami melakukan penyelidikan atas temuan ini sekaligus menunggu hasil uji laboratorium untuk memastikan penyebab dugaan kontaminasi tersebut,” ujar Wikan, Jumat (26/6).

Dia mengatakan penyelidikan berjalan dengan memeriksa lima orang saksi untuk dimintai keterangan, mulai dari perangkat Kelurahan Tegalgede, ketua RT, hingga warga penerima bantuan.

Para saksi diperiksa untuk mendalami mekanisme penyaluran bantuan, proses distribusi, serta penerimaan minyak goreng oleh masyarakat penerima manfaat. Kami juga menelusuri rantai distribusi hingga tingkat produsen.

AKP Wikan Srikadiyono, Satreskrim Polres Karanganyar



Selain perangkat kelurahan, Polres Karanganyar juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap pihak PT Kusuma Mukti Remaja (KMR) yang merupakan produsen MinyaKita untuk program bantuan pangan.

Baca juga:

Minyakita Berbau Solar, DPR Desak Evaluasi Produsen dan Distribusi


Direktur PT KMR Joko Mukti Wijaya membenarkan perusahaan juga telah dimintai keterangan oleh kepolisian. Menurut dia, pemeriksaan dilakukan untuk mendalami dugaan kontaminasi serta langkah penanganan yang sudah dilakukan perusahaan.

“Kami sudah dimintai keterangan oleh kepolisian terkait dengan penanganan distribusi dan penarikan produk,” ujar Joko.

Sebelumnya, PT KMR juga telah menarik seluruh produk MinyaKita yang terindikasi bermasalah di sejumlah wilayah dengan total penarikan produk mencapai sekitar 182.500 liter dari batch produksi yang sama.

Kasus MinyaKita berbau BBM itu beberapa waktu terakhir terjadi di sejumlah daerah di sekitar Surakarta atau Solo Raya, yaitu di Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Karanganyar.

Selain di ketiga daerah itu, Joko mengungkapkan Minyakita berbau solar sempat terjadi juga di Kabupaten Kendal. Namun, kasus itu sudah langsung ditangani dengan penarikan semua bantuan pangan yang sudah disalurkan ke para penerima.

Ia menjelaskan, per Jumat ini, penarikan dilakukan secara menyeluruh atau 100 persen terhadap produk dalam periode produksi yang diduga bermasalah. Menurutnya, langkah itu dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian karena potensi kontaminasi tidak bisa dipilah secara parsial.

“Per hari (Jumat) ini, kami sudah menarik 100 persen. Minyak goreng yang bermasalah di Karanganyar, Klaten, dan Wonogiri sudah kami tarik semuanya,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Minyakita Bau Solar Juga Ditemukan di Karanganyar, Goreng Singkong Rasanya Pahit



Caption: Temuan minyakita bercampur oli terjadi di Karanganyar. (Merahputih.com/Ismail)









#Minyakita #Jawa Tengah #Pangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan yakni dengan terus mengurangi ketimpangan antara jumlah kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Tradisi
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Hari Jadi Kabupaten Kudus resmi digeser dari 23 September ke 23 Agustus mulai tahun 2027 berdasarkan kajian ilmiah Prasasti Masjid Menara Kudus.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Indonesia
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya zat gizi tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Indonesia
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Kemendag mendorong dinas perdagangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk turut melakukan pengawasan distribusi Minyakita di wilayah masing-masing
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Indonesia
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Komoditas yang turut memberikan tekanan di wilayah tersebut antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Indonesia
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Penutupan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi di lapangan yang masih cukup rawan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Kebutuhan pangan dan energi menjadi prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan kehidupan masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Presiden Prabowo Ungkap 3 Masalah Bangsa yang Harus Segera Dibereskan: Pangan, BBM, Kemiskinan
Bagikan