Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. (Foto: Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KETUA Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir meminta seluruh peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah yang telah diwariskan sejak awal pendirian persyarikatan. Menurutnya, seluruh amal usaha dan gerakan Muhammadiyah dibangun di atas komitmen menjalankan nilai ibadah sekaligus nilai-nilai organisasi yang telah teruji oleh perjalanan sejarah.

Hal itu diungkapkan Haedar saat membuka Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah di Edutorium Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jumat (7/8/). Muktamar sendiri berlangsung pada 6-8 Agustus.

Agenda utama muktamar yakni laporan pertanggungjawaban kepemimpinan, pembahasan isu-isu strategis organisasi, penyusunan program kerja, serta pemilihan kepemimpinan Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah periode 2026-2030.

Menurutnya, tradisi musyawarah merupakan ruh yang harus terus dijaga dalam setiap Muktamar Muhammadiyah dan organisasi otonom. "Jadikan forum-forum Muktamar kita sungguh-sungguh untuk wasyawirhum fil amri. Itulah yang menjadi jiwa muktamar-muktamar kita yang berjalan baik," kata dia.

Baca juga:

Ketum PBNU dan PP Muhammadiyah Ikut ke Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei


Muktamar ini, kata dia, harus menjadi ruang musyawarah yang melahirkan keputusan terbaik, memperkuat ikatan persaudaraan, serta merumuskan arah gerakan organisasi dalam menjawab tantangan zaman. Haedar menilai Muktamar juga harus menjadi ruang untuk mempererat silaturahim antarkader. Menurutnya, persaudaraan yang dibangun atas dasar nilai dan komitmen ideologi Muhammadiyah merupakan fondasi penting dalam menjaga kekuatan organisasi. “Pandangan yang tumbuh di lingkungan Muhammadiyah, 'Aisyiyah, Nasyiatul Aisyiyah, maupun organisasi otonom lainnya, mengingatkan bahwa seluruh perbedaan tersebut harus dipersatukan kasih sayang dan semangat kolektivitas,” paparnya.

Dia menambahkan semangat musyawarah yang dilandasi ilmu, persaudaraan, dan kasih sayang akan menjadi modal utama bagi Nasyiatul Aisyiyah untuk melahirkan keputusan-keputusan terbaik serta memperkuat perannya dalam dakwah, pemberdayaan perempuan muda, dan kemajuan bangsa.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah Ariati Dina Puspitasari menambahkan Muktamar bukan sekadar forum organisasi untuk memilih kepemimpinan baru, melainkan ruang untuk memperkuat komitmen gerakan sekaligus merumuskan arah perjuangan organisasi menghadapi berbagai perubahan zaman. Ia menegaskan perempuan muda saat ini dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, mulai dari transformasi digital, perubahan dinamika keluarga, meningkatnya persoalan kesehatan mental generasi muda, ketidakpastian ekonomi, hingga krisis iklim.

Kondisi tersebut menuntut Nasyiatul Aisyiyah untuk terus beradaptasi dan menghadirkan gerakan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

"Semua itu menuntut organisasi perempuan muda seperti Nasyiatul Aisyiyah untuk tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga mampu membaca zaman, beradaptasi, berinovasi untuk dakwah berkemajuan," kata dia.

Ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Jawa Tengah Monica Subastia mengatakan sebanyak 875 peserta resmi mengikuti Muktamar yang berasal dari unsur pimpinan wilayah hingga pimpinan cabang Nasyiatul Aisyiyah.

“Dalam pembukaan Muktamar, tercatat sekitar 6.700 kader Nasyiatul Aisyiyah dari berbagai daerah turut hadir memeriahkan agenda empat tahunan ini,” katanya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

Gubernur Pramono Sebut Konsep Halalbihalal dari Muhammadiyah Relevan dengan Pembangunan Ibu Kota

#Muhammadiyah #Jawa Tengah #Ormas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemprov Cicil Dana Dana Cadangan Rp1,2 Triliun untuk Pilgub Jateng 2029 Selama 3 Tahun
Besaran dana yang akan dialokasikan diperkirakan sekitar Rp 400 miliar setiap tahun selama tiga tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Pemprov Cicil Dana Dana Cadangan Rp1,2 Triliun untuk Pilgub Jateng 2029 Selama 3 Tahun
Indonesia
Minyakita Bau Solar di Wonogiri, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Miyakita bermasalah tersebut diketahui setelah warga menerima paket bantuan cadangan pangan pemerintah (CPP) di Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Minyakita Bau Solar di Wonogiri, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Indonesia
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Meminta seluruh peserta Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah menjaga komitmen terhadap nilai-nilai dasar Muhammadiyah.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
Muktamar ke-15 Nasyiatul Aisyiyah, Ketum Muhammadiyah Berpesan Jaga Komitmen Nilai Muhammadiyah
Indonesia
Rasio Belanja Pegawai masih di Bawah Ambang Batas, Pemprov Jateng Pastikan Gaji ASN Aman
Seluruh gubernur, termasuk Jateng, telah menyampaikan usul kepada pemerintah pusat agar mengkaji kebutuhan anggaran belanja pegawai di daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Rasio Belanja Pegawai masih di Bawah Ambang Batas, Pemprov Jateng Pastikan Gaji ASN Aman
Indonesia
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Hal itu terjadi akibat tingginya belanja pegawai yang menggerus APBD.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Tekanan Fiskal, 5 Daerah Soloraya Terancam Kesulitan Bayar Gaji ASN
Indonesia
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Rumah bersejarah ini memiliki nilai historis yang penting dan layak dilestarikan sebagai bagian dari identitas Kota Surakarta.
Dwi Astarini - Rabu, 05 Agustus 2026
Sambut HUT ke-81 RI, Pemkot Solo Kebut Revitalisasi Rumah Brigjen Slamet Riyadi
Indonesia
Anggaran Pilgub Jateng 2029 Tembus Rp 1 Triliun, Pemprov Pikirkan Dana Cadangan
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan pihaknya perlu menyiapkan dana cadangan Pilgub Jateng 2029 agar pesta demokrasi tidak membebani APBD Pemprov Jateng.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
Anggaran Pilgub Jateng 2029 Tembus Rp 1 Triliun, Pemprov Pikirkan Dana Cadangan
Indonesia
KPK Sita SK Milik Eko Plt Bupati Sukoharjo dan SK Wabup Sukoharjo
Penyitaan dilakukan setelah pemeriksaan selama 7 jam terhadap Plt Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
KPK Sita SK Milik Eko Plt Bupati Sukoharjo dan SK Wabup Sukoharjo
Indonesia
KPK Periksa Plt Bupati Sukoharjo 7 Jam, Cecar dengan 23 Pertanyaan
Pertanyaan tersebut seputar OTT Bupati Sukoharjo serta pihak lainnya yang ditetapkan tersangka.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
KPK Periksa Plt Bupati Sukoharjo 7 Jam, Cecar dengan 23 Pertanyaan
Indonesia
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Jatuhnya korban jiwa dalam konflik horisontal yang terjadi menjadi indikator bahwa mekanisme resolusi konflik di tingkat masyarakat masih perlu diperkuat.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Cegah Konflik Horizontal, DPR Minta Pemerintah Libatkan Ormas
Bagikan