MERAHPUTIH.COM - KECELAKAAN KA Majapahit relasi Malang-Pasarsenen tertemper mobil pikap Daihatsu Gran Max nomor polisi AD 8191 SM yang mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dua orang penumpang mobil pikap selamat. Mobil pikap yang tertemper ringsek dan terbalik. Lokasi kejadian masuk wilayah Desa Banaran, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen.
Saat dimintai konfirmasi, Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan kejadian KA Majapahit tertemper mobil pikap di Sragen telah ditangani kepolisian setempat. KA tidak mengalami gangguan dan melanjutkan perjalanan.
“Kami sangat menyayangkan masih terjadinya temperan terhadap KA dan mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, berhati-hati, disiplin mematuhi rambu-rambu yang ada,” ujar Feni, Selasa (8/9).
Baca juga:
Gerbong Anyar KA Majapahit New Generation Sudah Bisa Dinikmati saat Mudik 2024
Ia mengatakan pihaknya menghimbau masyarakat tidak beraktivitas di sekitar jalur KA karena dapat membahayakan keselamatan, baik keselamatan perjalanan KA maupun masyarakat itu sendiri.
“Seluruh penumpang KA dalam kondisi selamat dan aman melanjutkan perjalanan pada pukul 23.50 WIB,” ucap dia.
Feni menambahkan keselamatan bersama merupakan tanggung jawab bersama. ia menghimbau seluruh masyarakat agar melintas hanya di perlintasan resmi saja dan berhenti sejenak untuk memastikan jalur kereta api aman.
“Kami ingatkan sekali lagi perjalanan KA harus diutamakan. Kendaraan lain untuk bisa mengutamakan KA lewat,” tegasnya.
Ketua Relawan PSC 119 Kabupaten Sragen, Udayanti Proborini, mengatakan sesuai data evakuasi di lokasi kejadian untuk identitas penumpang dan driver mobil pikap diketahui ialah Mukiyanto, 45, warga Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, dan Sriyatun, 44, warga Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe.
“Kami evaluasi dua orang penumpang mobil pikap. Mereka selamat berlari keluar mobil saat kereta akan menabrak. Tidak mengalami luka fisik. Hanya terguncang," kata Udayanti
Dia menambahkan petugas gabungan mengevakuasi kedua korban ke IGD RSUD dr Soeratno Gemolong untuk mendapatkan penanganan medis.
“Kami larikan ke rumah sakit terdekat kedua korban agar bisa mendapatkan perawatan,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
KA Majapahit Pakai Kereta Ekonomi Stainless Steel New Generation, Ini Keunggulannya