MERAHPUTIH.COM - KA 68 Malabar relasi Bandung-Malang tertemper truk muatan pasir nomor polisi AD 9624 FG di JPL 295 Klaten, Kamis (27/8) pukul 01.25 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Lokasi kejadian tepatnya di Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Klaten. Kecelakaan KA tersebut membuat perjalanan 14 KA mengalami keterlambatan karena adanya evakuasi lokomotif kereta.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Merahputih.com, truk diketahui datang dari arah Gondang (utara) ke selatan. Truk tiba-tiba berhenti di tengah perlintasan kereta api sehingga tertabrak KA Malabar dari arah barat.
Saat dimintai konfirmasi, Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan kejadian tersebut mengakibatkan lokomotif KA malabar rusak dan harus ditarik ke Depo Daop 6 Yogyakarta.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. KA Malabar bisa kembali melanjutkan perjalanan,” kata Feni, Kamis (27/8).
Baca juga:
Ia mengatakan petugas KAI Daop 6 Yogyakarta langsung mengevakuasi lokomotif KA (68) Malabar. Pada pukul 06.01 WIB, KA Malabar dapat melanjutkan perjalanan kembali dengan lokomotif pengganti. “KAI Daop 6 Yogyakarta memperbaiki jalur dan perjalanan KA beroperasi lancar kembali,” katanya.
Dia mengatakan terdapat 14 KA di Daop 6 Yogyakarta mengalami keterlambatan akibat kejadian tersebut.
KA tersebut yakni KA 36 Gajayana (20 menit); KA 80 Lodaya (5 menit); KA 72 Mutiara Selatan (10 menit); KA 14 Argo Lawu (65 menit); KA 144 Madiun Jaya (20 menit); dan KA 68 Malabar (289 menit).
Selain itu, KA 64b Manahan (14 menit); KA 150 Singasari (33 menit); KA 720 commuter line Yogyakarta-Palur (85 menit); KA 730f commuter line Yogyakarta-Palur (46 menit); KA 169B Malioboro Ekspres Klaten (10 menit); KA 2601 (125 menit); KA 193 Joglosemarkerto (11 menit); dan KA 711 (Commuter line Palur-Yogyakarta (14 menit) juga mengalami keterlambatan.
“Kami mohon maaf atas keterlambatan perjalanan KA dampak penanganan. Tim PT KAI bergerak cepat melakukan penanganan rangkaian KA dan evakuasi telah berhasil, perjalanan KA berangsur lancar kembali,” katanya.
Dia menambahkan service recovery telah diberikan kepada penumpang yang terdampak sesuai prosedur yang berlaku. Pelanggan yang terdampak keterlambatan perjalanan diimbau untuk terus memantau perkembangan terkini melalui aplikasi Access by KAI.
“Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI telah menyediakan service recovery bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan perjalanan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku meliputi, pemberian minuman, dan makanan ringan, atau makanan berat tergantung durasi keterlambatan,” tandasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Pencuri Rel Kereta Daop 6 Yogyakarta Terancam 7 Tahun Bui, Ada Sabu di Mobil Pelaku