Merahputih.com - KAI Commuter sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Bogor dan Lintas Tangerang pada Kamis (20/8) pagi. Keterlambatan tersebut sehubungan terjadinya kendala pada sarana KRL yang disebabkan faktor eksternal.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan menyampaikan bahwa keterlambatan perjalanan Commuter Line Bogor terjadi karena tertemper orang saat berada di sekitar jalur rel.
Baca juga:
Penumpang Commuter Line Tembus 210,47 Juta hingga Juli 2026, Mobilitas Jabodetabek Makin Tinggi
Commuter Line No.1183 relasi Bogor-Jakarta Kota tertemper orang di lintas Cawang-Tebet yang menyebabkan kerusakan pada sistem pengereman,
jelas Leza, Kamis (20/8).
Sementara itu keterlambatan Commuter Line Tangerang terjadi karena Commuter Line No.1914 relasi Duri-Tangerang tertemper sepeda motor di perlintasan tidak resmi.
Kejadian ini juga menyebabkan rusaknya pada bagian depan KRL,
kata Leza.
Rekayasa Satu Jalur
Untuk menekan keterlambatan, KAI Commuter melakukan rekayasa pola operasi dengan melayani perjalanan Commuter Line Bogor hanya menggunakan satu jalur dari Stasiun Pasar Minggu-Stasiun Manggarai.
Baca juga:
Puluhan Ribu Penumpang Manfaatkan Tarif Rp 8 untuk KRL dan LRT Jabodebek di Hari Kemerdekaan
Sedangkan pada lintas Tangerang, menggunakan satu jalur pada lintas Rawabuaya-Batu Ceper.
Saat ini KAI Commuter masih terus malakukan penangan dan perbaikan sarana KRL serta melakukan proses penguraian antrean perjalanan Commuter Line yang sempat terlambat.
"Kami mengimbau kepada para pengguna untuk mengikuti arahan dan informasi dari petugas di lapangan," tutup Leza. (Asp)