MERAHPUTIH.COM - KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat sebanyak 20 kereta api di area Daop 6 Yogyakarta melakukan berhenti luar biasa (BLB). Hal tersebut terjadi karena gempa bumi yang berpusat di Kabupaten Bantul berkekuatan magnitudo 3,6 pada Kamis (20/8) pukul 17.20 WIB.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan demi keselamatan, seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 6 Yogyakarta berhenti luar biasa (BLB) sementara untuk pemeriksaan kondisi prasarana dan sarana pascagempa.
“Tim lapangan KAI Daop 6 langsung memeriksa prasarana dan sarana secara menyeluruh meliputi jembatan, jalur rel dan prasarana pendukung lainnya serta kondisi rangkaian KA,” ujar Feni, Kamis (20/8).
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Baca juga:
“KAI Daop 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan para penumpang yang terdampak dan terima kasih banyak atas kesabaran para pelanggan atas kondisi tersebut,” kata dia
Dia menjelaskan KA yang BLB pascagempa di Daop 6 Yogyakarta, yakni KA 251b Jayakarta (19 menit); KA 575a BIAS (12 menit); KA 151 Brantas (10 menit); KA 707 Commuterline Palur-Yogyakarta (24 menit); dan KA 2751f Cilace Trans (24 menit)
Kemudian KA 247c Logawa (17 menit); KA 557 Bandara YIA (25 menit); KA 107b Senja Utama Yk (15 menit); KA 2605 Cilawalu Service (19 menit); dan KA 70 Malabar (11 menit).
Selain itu, KA 726 Commuterline Yogyakarta- Palur (10 menit); KA 86b Sancaka (23 menit); KA 7006 Batavia (24 menit); KA 282 Bengawan (25 menit); dan KA 2722 Kalem Service (19 menit).
Selanjutnya KA 506 Prameks (22 menit); KA 568 Bandara Yia (24 menit); 62b Manahan (17 menit); KA 158 Wijaya Kusuma (14 menit); dan KA 532 Bandara YIA (11 menit).(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Gempa Pacitan Sampai Solo dan Yogya, 15 Kereta Api Berhenti Luar Biasa