3.784 Hunian Siap Dibangun di Manggarai, Tinggal di Tengah Jakarta makin Dekat dengan KRL

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
3.784 Hunian Siap Dibangun di Manggarai, Tinggal di Tengah Jakarta makin Dekat dengan KRL

Kereta Jarak Jauh/ dok KAI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KAWASAN Manggarai, Jakarta Selatan, tak hanya menjadi salah satu simpul transportasi tersibuk di Jakarta. Lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI di kawasan tersebut mulai dikembangkan menjadi hunian vertikal yang terintegrasi dengan transportasi publik.


KAI melakukan groundbreaking pembangunan Hunian Manggarai, Jumat (21/8). Proyek ini akan berdiri di atas lahan sekitar 2,2 hektare dan menyediakan total 3.784 unit hunian. Pengembangan tersebut terbagi dalam dua blok. Blok G seluas sekitar 7.000 meter persegi akan menampung 1.276 unit, sedangkan Blok F dengan luas sekitar 1,5 hektare akan menyediakan 2.508 unit.


Hunian akan dibangun dalam delapan tower dengan ketinggian setiap tower 24 lantai. Selain tempat tinggal, kawasan ini juga akan dilengkapi 150 unit retail yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan penghuni. Hal yang menjadi daya tarik utama proyek ini yakni lokasinya. Hunian dibangun di kawasan Manggarai yang terhubung langsung dengan jaringan transportasi publik.


Stasiun Manggarai saat ini menjadi salah satu titik dengan mobilitas penumpang yang sangat tinggi. Setiap hari, sekitar 162 ribu pelanggan menggunakan stasiun tersebut dengan sekitar 700-750 perjalanan kereta api, termasuk Commuter Line Jabodetabek dan Commuter Line Basoetta. Dengan konsep tersebut, penghuni nantinya dapat tinggal di kawasan tengah kota sekaligus memiliki akses yang dekat ke transportasi massal.

Baca juga:

PT KAI Bakal Bangun TOD Manggarai Dalam 18 Bulan


Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait mengatakan pembangunan hunian di kawasan strategis seperti Manggarai menjadi salah satu bentuk kolaborasi untuk menyediakan tempat tinggal yang lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Kolaborasi menjadi penting agar penyediaan rumah bagi masyarakat dapat berjalan lebih cepat,” ujar Maruarar, Jumat (21/8).

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan proyek tersebut dikembangkan dengan tiga prinsip, yakni layak, terjangkau, dan berkelanjutan. Bukan hanya menyediakan tempat tinggal, KAI juga memastikan pemanfaatan aset perusahaan tetap memperhatikan keselamatan dan kelancaran operasional kereta api.

Pengembangan hunian di Manggarai diarahkan agar masyarakat dapat tinggal di tengah kota dengan akses yang dekat terhadap transportasi publik.

Bobby Rasyidin, Direktur Utama KAI

Pilihan Unit yang Beragam

Unit yang disediakan di hunian vertikal ini beraga. Blok G akan memiliki tipe studio 28, tipe 36 dengan dua kamar tidur, hingga tipe 45 dengan dua kamar tidur. Sementara itu, Blok F akan menyediakan tipe 36, tipe 45, hingga tipe 52 yang memiliki tiga kamar tidur.

KAI menyebut hunian tersebut diarahkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah sesuai kualifikasi dan ketentuan pemerintah.


Pembangunan keseluruhan proyek ditargetkan berlangsung selama 18 bulan sejak groundbreaking. Jika terealisasi sesuai rencana, kawasan Manggarai nantinya tidak hanya menjadi tempat bertemunya berbagai perjalanan kereta api, tetapi juga menjadi salah satu kawasan hunian vertikal di tengah Jakarta yang menawarkan akses langsung ke transportasi publik.(knu)

Baca juga:

324 Unit Hunian Bagi Warga Bantaran Rel Capai 99 Persen, Hutama Karya Percepat Pembangunan





#PT KAI #Hunian #Pintu Air Manggarai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Indonesia
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Sebanyak tujuh trainset KRL kembali beroperasi di Bogor. Kini, kapasitas layanannya sudah bertambah.
Soffi Amira - Selasa, 06 Oktober 2026
7 Trainset KRL Kembali Beroperasi di Bogor, Kapasitas Layanan Bertambah
Indonesia
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Terkait kebutuhan pendanaan rencana impor KRL bekas dari Jepang tersebut, Dony belum dapat memastikan terkait keterlibatan Danantara,
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Danantara Belum Pastikan Bakal Kucurkan Dana Buat Impor Kereta Bekas Dari Jepang
Indonesia
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Perusahaan kini memusatkan perhatian pada 190 titik lainnya yang dinilai membutuhkan peningkatan fasilitas keselamatan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
172 Perlintasan Ditutup, KAI masih Kejar Pengamanan 190 Titik Rawan
Indonesia
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
KAI menerbitkan instruksi penutupan 172 titik perlintasan sebidang dan per 23 Juli 2026 seluruh target tersebut telah terealisasi.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Tindak Lanjuti Rekomendasi KNKT, KAI Tutup 172 Perlintasan
Indonesia
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu Dilebur Jadi KA Muria
Perubahan tersebut merupakan penyederhanaan identitas layanan untuk menghadirkan nama yang lebih ringkas, konsisten, dan mudah dikenali pelanggan
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
KA Argo Muria, KA Argo Sindoro dan KA Argo Merbabu  Dilebur Jadi KA Muria
Indonesia
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Tiket dengan tarif diskon juga tidak dapat digabungkan dengan reduksi atau promo lain, tetapi tetap bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ulang Tahun, PT KAI Berikan Diskon 81 Persen
Indonesia
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Rata-rata pengguna KRL Jabodetabek saat ini mencapai 1,1 juta penumpang per hari, bahkan dapat mencapai 1,3 juta penumpang pada kondisi tertentu.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Penumpang Terus Membludak, Armada KRL Didesak Terus Ditambah
Indonesia
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
KRL Rangkasbitung bakal berhenti tiap empat hingga lima menit sekali. Hal itu bakal diterapkan mulai 2027.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Rangkasbitung Bakal Datang Tiap 4-5 Menit, Mulai Diterapkan 2027
Indonesia
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
KRL bakal diperpanjang hingga Cikampek dan Lido. Rencana tersebut ditargetkan beroperasi 2028.
Soffi Amira - Kamis, 24 September 2026
KRL Bakal Diperpanjang ke Cikampek dan Lido, Ditargetkan Rampung 2028
Bagikan