Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik

Tangkapan layar pertunjukan Simbang Kulon Night Karnaval 2026, Pekalongan.(foto: Thread)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KARANAVAL di kawasan Pekalongan menjadi viral karena diduga mengandung ritual satanik. Bukan hanya visual kostum yang tidak biasa, di sana juga diduga ada aktivitas penyembelihan hewan.

Dalam video yang viral di berbagai kanal sosial media, akun Thread @al.imansyah memperlihatkan puluhan penampil terlibat dalam permainan kostum Simbang Kulon Night Karnaval 2026. Tata panggung dibuat dengan atmosfer mencekam. Alunan musik meneror, pengguna kostum berjalan dalam balutan jubah putih menjuntai, dengan penutup kepala mengerucut. Mereka mengelilingi sebuah peti yang diduga di dalamnya ada seekor hewan disembelih. Aktivitas tersebut diumpamakan sebagai tumbal persembahan.

Pernampilan lain menunjukan cosplayer menggunakan kostum yang tak kalah aneh. Bertubuh dan kaki manusia, tapi kepalanya menyerupai kambing. Dalam istilah satanik, bentuk tersebut mernyerupai Baphomet.

Baca juga:

Fakta Mengejutkan Skandal Video Viral Kepsek dan Guru SD Pekalongan, CCTV Sengaja Dipasang?



Baphomet ialah sosok makhluk mitologi berwujud hibrida atau gabungan dengan kepala dan kaki kambing serta tubuh manusia. Ikon tersebut sebagai simbolik okultisme melawan tunduk terhadap ajaran keagamaan.

Dalam pertunjukan tersebut, simbol satanisme diperjelas dengan adanya pentagram terbalik (inverted pentagram). Hal itu dimaknai sebagai lambang resmi Church of Satan.

Unggahan tersebut langsung mendapatkan reaksi negatif dari warganet. Beberapa dari warganet menyebut aktivitas tersebut sebagai penyimpangan.

"Katanya kostum sewa di Malang, kalo paradenya ngikut-ngikutan karena heboh, sekelas karnaval sekolah aja gue dulu harus tahu tema apa konsep apa yang diambil, dan pesan yang ingin disampaikan apa. Masak ini alasannya enggak tahu kalau itu satanik? Ini antara bodoh atau cari alasa," kata akun @ausesilia, dikutip Senin (14/9).

Kemudian ada pula yang menyebutkan karnaval tersebut merupakan dosa besar menurut keyakinan Islam karena sudah merupakan perbuatan syirik.

"Lomba dalam perbuatan dosa syirik, mereka pemenangnya nauduzubillah Ya Allah," kata akun @d.haniffa.

"Klarifikasi mereka katanya itu kepala kambing beli dipasar. Beli di pasar? Tolong kasih tahu gue alasan yang make sense buat klarifikasi mereka ini karena sampe sekarang gue gak nemu. Alasannya: 1. Darah yang muncrat pas kepala kambing diangkat itu darah segar, kalau dari pasar enggak ada darah ngucur kayak gitu. 2. Badan anak kambing enggak gerak pas dimasukin ke peti. Logikanya, kalau tuh kepala kambing beli di pasar harusnya kambingnya masih hidup dong masa enggak berontak," kata akun @maybe_yura.(Tka)

Baca juga:

KPK Ungkap Dugaan Intervensi Politik Fadia Arafiq dalam Kasus Outsourcing Pemkab Pekalongan




Sumber Foto: Thread/

#Pekalongan #Jawa Tengah #Satanik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan yakni dengan terus mengurangi ketimpangan antara jumlah kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Indonesia
Terima Gratifikasi Penyediaan Tenaga Outsourcing, Bupati Pekalongan Fadia Dituntut 5 Tahun
Jaksa KPK meyakni, terdakwa Fadia diduga memerintahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pekalongan untuk memenangkan PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) dalam pengadaan tenaga alih daya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Terima Gratifikasi Penyediaan Tenaga Outsourcing, Bupati Pekalongan Fadia Dituntut 5 Tahun
Tradisi
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Hari Jadi Kabupaten Kudus resmi digeser dari 23 September ke 23 Agustus mulai tahun 2027 berdasarkan kajian ilmiah Prasasti Masjid Menara Kudus.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Indonesia
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Penutupan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi di lapangan yang masih cukup rawan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik
Bukan hanya visual kostum yang tidak biasa, di sana juga diduga ada aktivitas penyembelihan hewan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Simbang Kulon Night Karnaval Pekalongan Dihujat, Disebut Tampilkan Praktikkan Ritual Satanik
Indonesia
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Mobil mogok di perlintasan sebidang resmi tak terjaga JPL 155 Km 94+740 petak jalan Kalioso-Salem, Senin (7/9) pukul 23.39 WIB.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
KA Majapahit Tertemper Pikap, Mobil Ambyar dan Ringsek
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan informasi mengenai penjualan Pulau Menjangan Kecil tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pulau Menjangan Kecil di Karimunjawa Dijual Rp 500 Miliar
Bagikan