Puncak Musim Kemarau, 3 Desa di Lereng Gunung Merapi Klaten Kesulitan Air Bersih

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Puncak Musim Kemarau, 3 Desa di Lereng Gunung Merapi Klaten Kesulitan Air Bersih

BPBD Klaten dropping air bersih di Desa Tegalmulyo, Kemalang, Klaten yang mengalami kekeringan, Selasa (23/6). (Dok.BPBD Klaten)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten mendapati sedikitnya tiga desa di lereng Gunung Merapi mulai kesukitan mendapatkan air bersih. Hal itu terjadi karena puncak musim kemarau. Ketiga desa tersebut yakni Desa Tegalmulyo, Desa Sidorejo, dan Desa Tlogowatu di Kecamatan Kemalang, Klaten

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Syahruna, mengatakan Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, selama ini masuk zona merah rawan bencana kekeringan parah.

“Ada tiga desa di Kecaman Kemalang mulai terdampak musim kemarau. Ketiga desa tersebut yakni Desa Tegalmulyo, Desa Sidorejo, dan Desa Tlogowatu,” ujar Syahruna, Selasa (23/6).

Ketiga desa di Kecamatan Kemalang itu mengalami kerawanan tinggi karena sama sekali tidak memiliki sumber air permukaan yang dapat diandalkan saat musim kemarau tiba.

Syahruna, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten



“Hari ini (Selasa) kami dropping air bersih ketiga desa tersebut. Desa Tegalmulyo 3 tangki, Tlogowatu 3 tangki, dan Tlogowatu 6 tangki,” ujar dia.

Dia menegaskan dropping air bersih ini merupakan upaya memenuhi kebutuhan air bersih warga. Total warga yang terdampak kekeringan ketiga desa tersebut ribuan jiwa.

Baca juga:

El Nino Bakal Menggila Hingga Paruh Kedua 2026, Pemerintah Diminta Antisipasi Ancaman Kekeringan



Pemkab Klaten, kata dia, mengantisipasi dampak kekeringan. Sebenarnya sebagian wilayah di Desa Tlogowatu sudah berhasil tersambung oleh jaringan pipa milik PDAM yang mengaliri sekitar 400 jiwa. Namun, sebagian warga lainnya hingga kini tercatat belum terfasilitasi sambungan pipa infrastruktur tersebut sehingga belum seluruh area desa dapat teraliri air bersih secara merata.

“Kami tengah merancang rencana baru untuk membuat sumur dalam di Desa Sidorejo dan Tegalmulyo begitu titik sumber air dengan kapasitas besar berhasil ditemukan,” katanya.

Dia menambahkan BPBD juga akan segera berkoordinasi secara intensif dengan kepala desa Sidorejo dan Tegalmulyo terkait dengan lokasi teknis pengeboran sumur dalam agar tepat sasaran.

“Kami akan retap memenuhi air bersih warga selama sumber air lain belum bisa ditemukan,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

Baca juga:

BMKG Peringatkan Ancaman El Nino 2026, Risiko Kekeringan dan Karhutla Meningkat









#Kekeringan #Jawa Tengah #Klaten
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Wapres Gibran meminta maaf atas dugaan keracunan MBG di Batang. Sebanyak 700 siswa terdampak dan 34 masih dirawat, investigasi berlangsung.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Gibran Minta Maaf atas Dugaan Keracunan MBG di Batang, 34 Pasien Masih Dirawat
Indonesia
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
BGN memberikan suspend berat kepada SPPG Batang Bawang Bawang setelah 219 penerima MBG mengalami gangguan kesehatan dan ditemukan pelanggaran SOP.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
219 Penerima MBG di Batang Alami Gangguan Kesehatan, BGN Suspend Berat SPPG
Indonesia
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Salah satu upaya untuk menurunkan kemiskinan yakni dengan terus mengurangi ketimpangan antara jumlah kebutuhan rumah dan ketersediaan hunian.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemprov Jateng Targetkan Kemiskinan Turun Menjadi 8,70 Persen Akhir 2026
Indonesia
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Para aktivis lingkungan menentang keras penggunaan teknologi tersebut karena berisiko merusak lapisan ozon pelindung bumi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Tradisi
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Hari Jadi Kabupaten Kudus resmi digeser dari 23 September ke 23 Agustus mulai tahun 2027 berdasarkan kajian ilmiah Prasasti Masjid Menara Kudus.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi 23 September! Hari Jadi Kota Kudus Geser ke 23 Agustus Mulai 2027
Indonesia
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih bisa melakukan pengajuan melalui kanal LAKSA di aplikasi Tangerang LIVE, telepon 112 maupun hotline BPBD Kota Tangerang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
2 Daerah di Kota Tangerang Masuk Zona Merah Kekeringan, Tiap Hari Dikirim 5.000 Liter Air
Indonesia
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Saat ini sebanyak 556 ZOM atau 61,91 persen dari total luas daratan Indonesia masih berada dalam cengkeraman musim kemarau panjang.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
25 Provinsi Alami Hari Tanpa Hujan, 61,91 Persen Daratan Indonesia Dalam Cengkeraman Kemarau
Indonesia
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Penutupan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan kondisi di lapangan yang masih cukup rawan.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Kebakaran Hutan, Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Bagikan