Pemprov Jateng Bergerak Cepat, Risma Ardhi Chandra Jadi Plt Bupati Pati
Wagub Jateng Taj Yasin menunjuk Wabup Pati menjadi Plt Bupati menggantikan Sudewo, Rabu (21/1). (Dok.Pemprov Jateng)
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menunjuk Wakil Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati. Penunjukan tersebut dilakukan menyusul Bupati Pati Sudewo yang terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan penunjukan Plt Bupati Pati dilakukan sebagai langkah cepat untuk menjaga keberlangsungan roda pemerintahan dan stabilitas daerah.
"Karena Sudewo ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi, Pemprov Jawa Tengah menunjuk Wakil Bupati sebagai Plt Bupati Pati mulai hari ini (Rabu)," ujar Taj Yasin, Rabu (21/1).
Baca juga:
KPK Beberkan Awal Mula Kasus Pemerasan oleh Bupati Pati Sudewo
Ia menjelaskan, sebelumnya Pemprov Jateng menindaklanjuti radiogram dari Menteri Dalam Negeri yang ditujukan kepada Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Jateng menerbitkan Surat Nomor 131/0000757 tertanggal 20 Januari 2026.
Surat tersebut menugaskan Wakil Bupati Pati untuk melaksanakan tugas dan wewenang Bupati Pati sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Pasal 66 ayat (1) huruf c.
"Kami meminta Risma Ardhi Chandra sebagai Plt Bupati Pati untuk dapat mengoordinasikan jalannya pemerintahan sekaligus menjaga kondusivitas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati," katanya.
Taj Yasin juga menegaskan pentingnya dukungan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam membantu Plt Bupati Pati menjalankan tugasnya.
"Mari kita ingat dan tanamkan pada diri kita, sekarang bersama-sama bekerja memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegasnya dalam agenda yang dihadiri jajaran Forkopimda Pati.
Ia turut meminta TNI dan Polri untuk mengedepankan pendekatan persuasif dalam menjaga kondusivitas wilayah, sekaligus melakukan mitigasi terhadap potensi dampak dinamika politik di tengah masyarakat.
Baca juga:
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyatakan kesiapannya menjalankan tugas dan kewenangan sesuai amanat yang diberikan. Ia juga berkomitmen menjaga integritas serta tata kelola pemerintahan agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.
"Kami berkomitmen penuh untuk melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Pati dengan menjunjung tinggi nilai integritas dan akuntabilitas," ujar Chandra.
Ia menambahkan, kehadiran Wakil Gubernur Jawa Tengah beserta jajaran menjadi bentuk perhatian sekaligus dukungan moral dan arahan dalam menghadapi situasi tersebut.
"Kami mohon dukungan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Pati untuk bersama-sama melanjutkan agenda pembangunan agar tetap berjalan dengan baik, berbekal semangat kebersamaan dan niat yang tulus," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Pemprov Jateng Bergerak Cepat, Risma Ardhi Chandra Jadi Plt Bupati Pati
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
2 Orang Tim Sukses Bupati Pati Sudewo Ditetapkan Tersangka Pemerasan
KPK Beberkan Awal Mula Kasus Pemerasan oleh Bupati Pati Sudewo
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka Kasus Suap Proyek DJKA Kemenhub
Bupati Pati Kena OTT KPK, Pemprov Jateng Pastikan Pelayanan tak Terganggu
Bupati Pati Sudewo Bantah Ada Praktik Transaksional dalam Pengisian Perangkat Desa
KPK Buka-bukaan Kesulitan Bongkar Kasus Bupati Pati Sudewo, Gara-Gara Ini!
KPK Terpaksa Periksa Bupati Pati Sudewo di Kudus Demi Keamanan
KPK Resmi Tetapkan Bupati Pati Sudewo Tersangka Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan