MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan tidak akan mengambil tenaga kesehatan (nakes) dari luar negeri untuk menangani kasus COVID-19.
Menurut Wakil Gubernur (Wagub) DKI, Ahmad Riza Patria, banyak dokter, perawat bahkan bidan di Indonesia yang mau merawat warga terpapar COVID-19 secara sukarelawan. Nakes di Indonesia juga dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan penanganan corona, termasuk di Jakarta.
Baca Juga
Kapolri Sebut Kunjungan Keluarga Jadi Salah Satu Penyebab Meroketnya Kasus COVID-19
"Kita bisa atasi sendiri," papar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (30/6).
Dalam waktu dekat ini juga, DKI Jakarta akan menerima nakes dalam membantu perawatan pasein COVID-19 di ibu kota. Jakarta saat ini membutuhkan dua ribu lebih tenaga profesional kesehatan baru itu.
Selain tambahan nakes profesional, Jakarta juga membutuhkan tenaga vaksinator atau petugas vaksinasi tambahan sebanyak 5.139 orang.
Baca Juga
Satgas Ingatkan Pemda Tidak Tutupi Fakta Perkembangan Kasus COVID-19
"Pokoknya jumlah nakes kita tingkatkan, jumlah tenaga kesehatan kebutuhan nakes ini sedang ditambah. Tenaga profesional ini butuh lagi 2.156. Tenaga vaksinator perlu ditambah lagi 5.139 ya" pungkasnya. (Asp)

