Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Pembangunan Krematorium di TPU Tegal Alur Jakarta Terus Dikebut

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Juli 2021
Pembangunan Krematorium di TPU Tegal Alur  Jakarta Terus Dikebut

Krematorium. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Petugas di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tegal Alur, Jakarta Barat kini sedang membenahi mesin krematorium yang akan beroperasi mulai Sabtu besok.

Dari pantauan Antara di lokasi, Jumat, mesin berwarna hijau dengan tinggi sekitar tujuh meter dan lebar sekitar lima meter ini sudah berdiri kokoh di sudut lahan TPU Tegal Alur.

Terlihat juga para pekerja sedang memasang lempeng besi untuk dijadikan atap dan pembatas dari mesin tersebut. Selain lempeng besi berupa seng, beberapa kerangka kayu pun juga terpasang di antara mesin krematorium.

Baca Juga:

DPRD DKI Desak Polisi Usut Tuntas Kartel Kremasi di Jakarta

Suara gerinda pemotong besi juga terdengar keras pada setiap sisi mesin. Tidak ketinggalan suara palu beradu kayu juga terdengar jelas pada mesin krematorium itu.

"Ini adalah hari ke tujuh proses pembangunan. Hari ke tujuh kami sudah bisa uji coba sebentar lagi selesai," kata Ketua umum Perkumpulan Sosial Himbunan Bersatu Teguh Sumbar Riau Andreas Sofiandi.

Nantinya, mesin tersebut dapat mengkremasi satu jenazah selama dua jam dan abunya bisa langsung diberikan kepada pihak keluarga.

Andreas belum dapat memastikan mesin krematorium tersebut dapat beroperasi 24 jam atau tidak.

"Tergantung pemerintah punya program, kalau mau panjang kami punya shift," ujar Andreas.

Pembangunan krematorium di Tegal Alur. (Foto: Antara)
Pembangunan krematorium di Tegal Alur. (Foto: Antara)


Sebelumnya, Andreas memberikan mesin krematorium itu kepada TPU Tegal Alur lantaran banyak warga yang kesulitan melakukan kremasi selama pandemi COVID-19.

Bahkan beberapa ada yang harus keluar Jakarta untuk kremasi. "Ada yang sampai harus ke Cirebon, Purwakarta, Bandung," kata dia.

Nantinya, untuk warga yang mau menggunakan mesin krematorium hanya perlu memberikan foto kopi KTP yang warga yang meninggal dan surat keterangan dari rumah sakit untuk kremasi.

Andreas berharap mesin pemberiannya itu bisa bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga memudahkan masyarakat. (*)

Baca Juga:

Polisi Selidiki Kasus Dugaan Kartel Kremasi di Rumah Duka Abadi

#COVID-19 #Kasus Covid #Pemakaman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Teheran Lockdown Udara Hingga Puncak Pemakaman Ali Khamenei 9 Juli
Iran menutup ruang udara Teheran dan Mashhad selama prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Penutupan bandara dilakukan sesuai jadwal resmi hingga 9 Juli.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Teheran Lockdown Udara Hingga Puncak Pemakaman Ali Khamenei 9 Juli
Dunia
Iran Mulai Masa Berkabung Publik untuk Ayatollah Ali Khamenei, Rangkaian Upacara Berlangsung hingga 40 Hari
Rekaman video memperlihatkan peti jenazah Khamenei, yang dibalut bendera Republik Islam Iran, diusung di Grand Mosalla pada Jumat (3/7).
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
 Iran Mulai Masa Berkabung Publik untuk Ayatollah Ali Khamenei, Rangkaian Upacara Berlangsung hingga 40 Hari
Indonesia
Bos Dinas Taman Jakarta Luruskan Pungli Makam Ulah Oknum, bukan Pengurus RT/RW
Pemprov DKI tegaskan layanan pemakaman gratis bagi warga ber-KTP Jakarta. Dugaan pungli disebut ulah oknum, bukan RT/RW. Distamhut siapkan kanal pengaduan resmi.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Bos Dinas Taman Jakarta Luruskan Pungli Makam Ulah Oknum, bukan Pengurus RT/RW
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Pemprov DKI Lebih Pilih Kuburan Dalam Kota Daripada Gandeng Daerah Penyangga, Ini Alasannya
Pemprov DKI Jakarta prioritaskan pengadaan lahan makam dalam kota sebelum kerja sama daerah
Angga Yudha Pratama - Selasa, 09 Desember 2025
Pemprov DKI Lebih Pilih Kuburan Dalam Kota Daripada Gandeng Daerah Penyangga, Ini Alasannya
Indonesia
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Ratusan pelayat dari keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, hingga pejabat negara hadir memberikan penghormatan terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Indonesia
Pemakaman Paku Buwono XIII, Ini Jalur Rute Iring-iringan Jenazah dari Solo ke Imogiri
Rombongan jenazah Paku Buwono XIII rencananya bakal melintasi Jalan Solo, Ring Road Selatan, Gondowulung, Karangturi, Jalan Imogiri Timur, hingga Kompleks Makam Raja-raja Mataram di Imogiri, Bantul.
Wisnu Cipto - Rabu, 05 November 2025
Pemakaman Paku Buwono XIII, Ini Jalur Rute Iring-iringan Jenazah dari Solo ke Imogiri
Berita Foto
Sebanyak 69 Lahan Taman Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta Penuh Pemprov DKI Siapkan Strategi
Pekerja melakukan perawatan makam di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (1/11/225).
Didik Setiawan - Sabtu, 01 November 2025
Sebanyak 69 Lahan Taman Pemakaman Umum (TPU) di Jakarta Penuh Pemprov DKI Siapkan Strategi
Indonesia
Lahan Makam Jakarta Kritis, DPRD Desak Anggaran Pembelian Tanah Baru Cuma Cukup 3 Tahun
Pembukaan lahan baru memerlukan proses panjang, mulai dari pematangan lahan, pembangunan akses jalan, hingga perizinan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 Oktober 2025
Lahan Makam Jakarta Kritis, DPRD Desak Anggaran Pembelian Tanah Baru Cuma Cukup 3 Tahun
Bagikan