Pedagang Daging Pasar Ciledug dan Meruya Mogok Jualan: Kelewatan Naik Harganya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 20 Januari 2021
Pedagang Daging Pasar Ciledug dan Meruya Mogok Jualan: Kelewatan Naik Harganya

Pedagang daging di Pasar Ciledug, Tangerang dan Pasar Meruya, Jakarta Barat mogok jualan selama tiga hari, dimulai hari ini Rabu (20/1) hingga Jumat (22/1). (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sejumlah pedagang daging di Pasar Ciledug, Tangerang dan Pasar Meruya, Jakarta Barat mogok berjualan selama tiga hari, dimulai hari ini Rabu (20/1) hingga Jumat (22/1).

Aksi tidak berjualan sementara itu mereka lancarkan semata-mata sebagai protes perihal naiknya harga daging sapi.

Pedagang daging sapi Pasar Ciledug Julfi (38) mengatakan, kenaikan harga daging sapi terjadi mulai dari tingkat rumah jagal karena pasokan menurun. Hal ini mengakibatkan pedagang kesulitan menjualnya kepada konsumen dikarenakan tidak dapat lagi menaikkan harga jual.

Baca Juga:

Harga Melonjak, Pedagang Daging Bakal Mogok Jualan 3 Hari

Julfi menuturkan, tak tanggung-tanggung, satu ekor sapi mengalami kenaikan sebesar Rp5 juta di tingkat rumah jagal.

Harga jual di rumah jagal mengalami kenaikan sebesar Rp13.000 per kilogram atau dari Rp83.000 menjadi Rp96.000 per kilogram saat ini.

Sedangkan harga jual daging sapi di tingkat eceran mencapai Rp125.000 hingga Rp130.000 per kilogram dari normalnya Rp100.000 hingga Rp110.000 per kilogramnya.

Kondisi ini membuat pedagang harus menanggung kerugian, terlebih sekarang ini daya beli masyarakat masih menurun di tengah wabah corona.

"Soalnya kelewatan naik harga dari pusatnya," ungkap Julfi kepada Merahputih.com, Rabu (20/1).

Sejumlah pedagang daging di Pasar Ciledug, Tangerang dan Pasar Meruya, Jakarta Barat melakukan mogok jualan selama tiga hari, dimulai hari ini Rabu (20/1) hingga Jumat (22/1). (Foto: MP/Asropih)
Sejumlah pedagang daging di Pasar Ciledug, Tangerang dan Pasar Meruya, Jakarta Barat mogok jualan selama tiga hari, dimulai hari ini Rabu (20/1) hingga Jumat (22/1). (Foto: MP/Asropih)

Julfi pun berharap kepada pemerintah untuk dapat menurunkan lagi harga daging sapi di Indonesia. Sehingga, para pedagang bisa kembali berjualan melayani konsumen.

"Kita sih berharap pemerintah cepet turun tangan. Balikin lagi semua, jangan malah kayak gini," paparnya.

Mogok penjual daging sapi terjadi juga di Pasar Meruya, Jakarta Barat. Ada sebanyak tiga lapak penjual daging, tapi hanya ada satu yang masih berjualan.

Baca Juga:

Pedagang Daging Mogok Jualan, Ini Tanggapan Wagub DKI

Kedua pedagang tersebut tak menjajakan daging ke warga karena protes dengan melonjaknya harga daging di Indonesia.

"Pada demo gak jualan dulu selama tiga hari. Sampai Jumat," ucap Rudi (43), pedagang daging sapi yang masih berjualan.

Rudi menyampaikan, dirinya berjualan karena menghabiskan stok-stok daging yang ada saat berjualan hari kemarin. Stok yang dijajakan ini bukan bagian daging, melainkan sisa daging yang melekat di tulang seperti urat, lemak, dan tulang.

"Ada cuma tetelan ini. Ini mah buat sop doang, tetelan," ucap Rudi sambil memotong tulang daging yang tersisa. (Asp)

Baca Juga:

Sistem Kemitraan Perkuat UMKM

#Harga Daging #Pasar Tradisional
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Tetapkan Harga Sapi Hidup Rp 55.000 Per Kilogram, Melanggar Bakal Ditindak
Harapan agar harga daging sapi tidak melebihi Rp 140.000 per kg selama periode Hari Beras Keagamaan Nasional (HBKN).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 04 Februari 2026
Pemerintah Tetapkan Harga Sapi Hidup Rp 55.000 Per Kilogram, Melanggar Bakal Ditindak
Indonesia
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Aksi mogok berjualan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
Tanggapan Santai Pramono Pedagang Daging di Jakarta Ancam Mogok Jualan 3 Hari
Indonesia
Transaksi Digital di Pasar Tradisional Jakarta pada Tahun 2025 Meroket 47 Persen
Selain faktor digitalisasi, keberhasilan Pemprov DKI menjaga harga pangan juga menjadi kunci
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Transaksi Digital di Pasar Tradisional Jakarta pada Tahun 2025 Meroket 47 Persen
Indonesia
Harga Terbaru Komoditas Pangan 22 Desember: Cabai Hingga Bawang Merah Turun
Penurunan paling mencolok terlihat pada cabai merah besar yang harganya merosot hingga Rp10.847 dibandingkan hari sebelumnya
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Desember 2025
Harga Terbaru Komoditas Pangan 22 Desember: Cabai Hingga Bawang Merah Turun
Indonesia
Pasar Jaya Genjot Revitalisasi, Legislator Dukung Hunian di Atas Pasar
Aset strategis Pasar Jaya harus dimaksimalkan untuk menjawab kebutuhan hunian.
Dwi Astarini - Rabu, 24 September 2025
Pasar Jaya Genjot Revitalisasi, Legislator Dukung Hunian di Atas Pasar
Indonesia
Anggota DPRD DKI Jakarta Minta Pasar Tradisional Diperhatikan, Ada Temuan Kotoran Binatang Berserakan di Mampang
Sebanyak 40 persen dari 153 pasar tradisional yang dikelola Pasar Jaya dalam keadaan memprihatinkan.
Dwi Astarini - Selasa, 23 September 2025
Anggota DPRD DKI Jakarta Minta Pasar Tradisional Diperhatikan, Ada Temuan Kotoran Binatang Berserakan di Mampang
Indonesia
Gubernur Pramono: Lomba Digitalisasi Pasar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,18 Persen
Pramono sebut manfaat digitalisasi bukan hanya meningkatkan transaksi, tapi juga mengurangi kejahatan di pasar.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 24 Agustus 2025
Gubernur Pramono: Lomba Digitalisasi Pasar Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Jakarta 5,18 Persen
Indonesia
Harga Daging Tinggi, Asosiasi Pedagang Dorong Penguatan Peran BUMN
Kehadiran perusahaan negara dinilai dapat menjamin kepastian harga.
Frengky Aruan - Kamis, 14 Agustus 2025
Harga Daging Tinggi, Asosiasi Pedagang Dorong Penguatan Peran BUMN
Indonesia
Stok Diklaim Melimpah Tapi Harga Daging Tinggi, Asosiasi Pedagang Curiga Ada Permainan
Tata niaga dikuasai oknum swasta sehingga harga daging di pasaran tidak terkendali.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 14 Agustus 2025
Stok Diklaim Melimpah Tapi Harga Daging Tinggi, Asosiasi Pedagang Curiga Ada Permainan
Indonesia
4 Pasar Tradisional di Jakarta Bakal Direvitalisasi, Bulan Depan Digarap
4 pasar tersebut yakni Pasar Gardu Asem, Jakarta Pusat; Pasar Kampung Ambon, Jakarta Timur; Pasar Kramat Jaya, Jakarta Utara; dan Pasar Sungai Bambu, Jakarta Utara.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Juli 2025
4 Pasar Tradisional di Jakarta Bakal Direvitalisasi, Bulan Depan Digarap
Bagikan