PBB Turun Tangan Usut Penembakan Berujung Gugurnya Serma Rama di Kongo

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 28 Juni 2020
PBB Turun Tangan Usut Penembakan Berujung Gugurnya Serma Rama di Kongo

Sejumlah pasukan TNI Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) VIII/SMG Kodam VII Wirabuana yang tergabung dalam Pasukan Garuda Satgas Kizi TNI Konga XX M Monusco di Kongo. (ANTARA FOTO/YUSRAN UCCANG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komandan Pusat Misi Pasukan Perdamaian (PMPP) Mayjen Victor H Simatupang menyebutkan, PBB meminta pemerintah Kongo untuk mengusut tuntas penyerangan pasukan perdamaian yang menewaskan seorang prajurit TNI Serma Rama Wahyudi.

Victor mengatakan, investigasi insiden ini turut melibatkan sejumlah pihak, seperti Military Police PBB, aparat setempat Kongo, hingga pihak-pihak yang berada di lokasi saat penyerangan terjadi.

Baca Juga:

Anggota Pasukan Perdamaian Indonesia Terbunuh di Kongo

"Beberapa hari yang lalu anggota kita sudah dimintai keterangannya apa yang terjadi di lapangan," kata dia kepada wartawan yang dikutip di Jakarta, Sabtu (27/6).

Selain itu, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri akan mendorong pemerintah Kongo untuk segera menyelesaikan kasus penyerangan tersebut.

Kemenlu akan meminta KBRI di Kenya untuk mengirimkan nota diplomat ke pemerintah Kongo.

Serangan itu dilakukan Pasukan Aliansi Demokratik (ADF) di dekat kota Beni, saat pasukan MONUSCO sedang berpatroli. Tentara yang terluka kini dalam kondisi stabil.

Komandan MONUSCO dan Perwakilan Khusus PBB Leila Zerrougui mengecam serangan itu dalam serangkaian tweet. Dia menyatakan tentara yang menjadi korban itu sedang terlibat dalam proyek pembangunan jembatan di wilayah Hululu.

"Ini pengorbanan para 'helm biru' pria dan wanita yang mempertaruhkan nyawa setiap hari jauh dari rumah, untuk melindungi warga sipil dan memulihkan stabilitas di Kongo," ungkap Zerrougui.

Istri dari Serma Rama Wahyudi berada di rumah duka di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (24/6/2020). ANTARA FOTO/Rony Muharrman/foc.
Istri dari Serma Rama Wahyudi berada di rumah duka di Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau, Rabu (24/6/2020). ANTARA FOTO/Rony Muharrman/foc.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengungkapkan duka cita mendalam pada keluarga korban meninggal serta pada pemerintah Indonesia. Dia juga mendoakan semoga tentara yang terluka segera pulih.

Guterres menyatakan serangan terhadap pasukan PBB dapat dianggap sebagai kejahatan perang. Dia menyeru otoritas Kongo segera melakukan investigasi.

"Segera bawa mereka yang bertanggung jawab ke pengadilan," tegas Guterres.

"PBB akan terus mendukung Pemerintahan Kongo dan rakyatnya dalam upaya menciptakan perdamaian dan stabilitas di timur negara itu," papar dia.

Dewan Keamanan PBB menyerukan investigasi atas kejadian itu.

"Para anggota Dewan Keamanan PBB mengecam keras serangan itu," papar pernyataan Dewan Keamanan PBB.

Baca Juga:

Prajurit TNI Gugur di Kongo, KSAD Andika Tunggu Kronologi dari Mabes TNI

Dewan Keamanan PBB juga menyatakan duka cita mendalam pada keluarga korban, otoritas Indonesia dan PBB.

Mereka berharap korban terluka segera pulih.

"Anggota Dewan Keamanan mengecam keras semua serangan dan provokasi terhadap MONUSCO. Serangan yang menargetkan penjaga perdamaian dapat dianggap kejahatan perang sesuai hukum internasional. Otoritas Kongo harus segera menyelidiki serangan ini dan membawa para pelaku ke pengadilan," tegas pernyataan Dewan Keamanan PBB.

ADF berasal dari Uganda pada 1990-an, menentang pemerintahan Presiden Uganda Yoweri Museveni. ADF kemudian pindah ke Kongo.

ADF telah menewaskan 15 tentara PBB di pangkalannya dekat perbatasan Uganda pada Desember 2017, 14 dari TAnzania dan tujuh orang dalam serangan pada Desember. (Knu)

Baca Juga:

Indonesia Persiapkan Pasukan Garuda untuk Dikirim ke Kongo

#Republik Demokratik Kongo #TNI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Kodaeral X saat ini didukung tiga KRI dengan tiga pangkalan TNI-AL yang berada di Sarmi, Biak dan Nabire dengan wilayah operasi meliputi Provinsi Papua dan sebagian Provinsi Papua Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Indonesia
TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat
Prajurit Marinir Indonesia melaksanakan latihan Air Assault Operation dan Close Quarter Battle (CQB) bersama pasukan dari berbagai negara peserta
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat
Olahraga
Prediksi Kongo vs Uzbekistan: Leopards Bidik Tiket ke 32 Besar
Prediksi Kongo vs Uzbekistan di Grup K Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim lolos ke babak 32 besar.
ImanK - Sabtu, 27 Juni 2026
Prediksi Kongo vs Uzbekistan: Leopards Bidik Tiket ke 32 Besar
Indonesia
Presiden Prabowo Tempatkan Polisi dan Militer Urus Pertanian, ini Alasannya
Hal itu merupakan langkah strategis dalam mencapai Indonesia yang sejahtera
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Presiden Prabowo Tempatkan Polisi dan Militer Urus Pertanian, ini Alasannya
Olahraga
Prediksi Kolombia vs RD Kongo Piala Dunia 2026
Menghadapi kuda hitam Afrika, RD Kongo, laga ini menyajikan duel perdana penuh misteri sepanjang sejarah sepak bola kedua negara
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Prediksi Kolombia vs RD Kongo Piala Dunia 2026
Berita Foto
Pasca Eksekusi, Personel TNI-Polri Siaga di Kawasan Eks Hotel Sultan Senayan Jakarta
Personel TNI saat berjaga di dalam kawasan eks Hotel Sultan di kawasan Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Jum'at (19/6/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 19 Juni 2026
Pasca Eksekusi, Personel TNI-Polri Siaga di Kawasan Eks Hotel Sultan Senayan Jakarta
Olahraga
Prediksi Susunan Pemain Portugal vs RD Kongo: Misi Cristiano Ronaldo Awali Perburuan Gelar Piala Dunia 2026
Prediksi Portugal vs RD Kongo akan berlangsung seru. Pertandingan ini menjadi peluang Selecao das Quinas untuk menang di awal kompetisi.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
Prediksi Susunan Pemain Portugal vs RD Kongo: Misi Cristiano Ronaldo Awali Perburuan Gelar Piala Dunia 2026
Olahraga
Portugal vs RD Kongo: Rekor Head to Head Perdana, Analisis dan Prakiraan Pemain
Republik Demokratik Kongo datang membawa modal kenaikan peringkat FIFA dari posisi 56 ke posisi 45 dunia berkat keberhasilan lolos kualifikasi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 17 Juni 2026
Portugal vs RD Kongo: Rekor Head to Head Perdana, Analisis dan Prakiraan Pemain
Indonesia
Komisi I DPR Nilai Pengerahan Komcad saat Demo Mahasiswa Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Komcad bukanlah aparat yang memiliki tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Komisi I DPR Nilai Pengerahan Komcad saat Demo Mahasiswa Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Indonesia
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman yang lebih optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Bagikan