TNI Diperintahkan Percepat Pembangunan Jembatan Bailey Dalam Satu Pekan di Daerah Bencana
angkapan layar - sejumlah prajurit TNI AD membangun jembatan Bailey diKabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. (ANTARA/Instagram/@sekretariat.kabinet)
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan pembangunan jembatan Bailey selesai dalam sepekan ke depan untuk menghubungkan kembali jalan ke sejumlah desa di wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan pembangunan sejumlah jembatan Bailey di wilayah terdampak bencana banjir terus dipercepat, termasuk di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
"Pembangunan beberapa jembatan Bailey terus dipercepat di beberapa wilayah terdampak bencana banjir, salah satunya di Kab. Tapanuli Selatan," ujar Seskab Teddy dikutip dari unggahan di akun Instagram Sekretariat Kabinet (@sekretariat.kabinet), Selasa.
Teddy mengatakan, jembatan sementara tersebut dibangun oleh TNI AD dan menjadi akses penting untuk memulihkan kembali jalur darat yang terputus akibat banjir besar dan derasnya arus sungai.
Baca juga:
Sungai di Agam Sumbar Meluap Lagi, Jembatan Darurat Buatan TNI-Polri Hanyut
"Jembatan sementara ini menjadi urat nadi penting untuk memulihkan kembali akses darat yang terputus akibat banjir besar dan derasnya arus sungai," katanya.
Dalam video yang turut diunggah di akun Instagram Sekretariat Kabinet itu, tampak sejumlah prajurit TNI AD bahu membahu membangun jembatan Bailey di Tapanuli Tengah.
Pembangunan jembatan itu menggunakan berbagai material, mulai dari besi, batu, hingga kayu. Para prajurit terlihat menyusun batu-batu sebagai pondasi jembatan hingga memotong kayu untuk digunakan sebagai lantai jembatan.
Di akhir video, terdapat audio Presiden Prabowo Subianto yang mengapresiasi kerja para prajurit TNI yang bekerja keras membangun jembatan tersebut
"Melihat pembangunan jembatan Bailey yang tengah dikerjakan oleh TNI, saya melihat pekerjaannya berjalan dengan baik. Terima kasih," kata Presiden.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta
Blunder Andalkan Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jakarta, Akar Masalahnya di Drainase
Pemerintah Janji Evaluasi Bencana dari Hulu Sampai Hilir, Bakal Bikin Tim Penanggulangan
Sungai di Jakarta Hanya Tampung Air Hujan 150 Milimeter Per Hari, Perlu Diperluas
23 Prajurit Marinir Tertimbun Longsor di Cisarua Saat Latihan, Baru 4 Jasad Ditemukan
Perparah Bencana di Sumatera Utara, 6 Perusahaan Digugat KLH
DPRD DKI Pertanyakan Program Jitu Pramono Atasi Banjir
Pramono Sebut Banjir di Jakarta Mulai Surut, Aktivitas Warga Kembali Normal
Izinnya Dicabut Prabowo, 28 Perusahaan Perusak Hutan Diminta Bertanggung Jawab
Koridor 3 Kalideres Masih Banjir: Rute Utama TransJakarta Dialihkan, JAK 50 Tidak Beroperasi