BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Januari 2026
BPBD Semai Garam di Langit Tangerang Selatan Kurangi Cuaca Ekstrem di Jakarta

Petugas BPBD saat mengangkut bahan semai ke pesawat pada operasi modifikasi cuaca di Jakarta, Selasa (26/1/2026). ANTARA/HO-BPBD DKI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian terhadap pelaksanaan Operasi Modifikas Cuaca (OMC), serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

BPBD kembali melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam rangka mengantisipasi cuaca ekstrem.

"Operasi ini merupakan langkah mitigasi dini untuk mengurangi risiko dampak cuaca ekstrem, khususnya hujan dengan intensitas tinggi yang berpotensi menimbulkan genangan dan banjir," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Senin.

Pada OMC ke-11, kata dia, pihaknya menebarkan sebanyak 1.600 kg bahan semai di langit perairan Laut Jawa dan Tangerang Selatan, yang dilakukan melalui dua sorti penerbangan.

Baca juga:

BPBD DKI Ungkap Cuaca Ekstrem masih akan Terjadi hingga 1 Februari

Operasi ini merupakan hasil sinergi antara BPBD Provinsi DKI Jakarta dengan BNPB, BMKG, TNI Angkatan Udara, serta unsur terkait lainnya.

Pada sorti pertama, pesawat melakukan penyemaian awan di atas langit Tangerang Selatan pada ketinggian 5.000–7.000 kaki. Dan pada sorti ini digunakan bahan semai berupa Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.

Sorti kedua, dilaksanakan pada siang hari dengan fokus penyemaian awan di wilayah Perairan Laut Jawa, penerbangan dilakukan pada ketinggian 8.000–12.000 kaki, dengan area semai pada radial 030–060 derajat.

"Pada sorti ini digunakan bahan semai berupa Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram," ujarnya.

Isnawa menyampaikan, pelaksanaan OMC hari ke-11 merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengantisipasi potensi curah hujan tinggi.

"Pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer serta pemantauan cuaca secara berkelanjutan, sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman," katanya.

#BPBD DKI Jakarta #Cuaca Ekstrem #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
BMKG rilis peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter dan ancaman banjir rob di 10 provinsi mulai Sumatra, Jawa, hingga NTB. Cek daftar wilayahnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
BMKG Rilis Warning Darurat! Gelombang 4 Meter dan Teror Banjir Rob Intai 10 Provinsi Hari Ini
Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Cek peringatan dini BMKG hari ini terkait potensi hujan lebat, angin kencang, dan cuaca di berbagai kota besar. Waspada ancaman cuaca ekstrem dan pelajari respons tsunami di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Ancaman Hujan Badai di Sumatera dan Update Status Tsunami
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Indonesia
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Mau bepergian? Cek dulu prakiraan cuaca 16-17 September 2026 dari BMKG. Simak daftar wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat dan angin kencang di sini!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 16 September 2026
Awas Badai! Cek Prakiraan Cuaca 16-17 September 2026 dan Peringatan Dini BMKG di Sini
Indonesia
Jakarta Kekeringan, BPBD Mulai Pasok Air Bersih ke Warga
Pemerintah sudah menyediakan sarana untuk menambah kedalaman sumur bor. Pemilik rumah hanya perlu menyediakan lokasi serta tempat penampungan air.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Jakarta Kekeringan, BPBD Mulai Pasok Air Bersih ke Warga
Indonesia
Krisis Air Bersih Melanda Jaksel, BPBD Kerahkan Mobil Tangki 5.000 Liter
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta Selatan mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk memasok air bersih kepada warga terdampak.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Krisis Air Bersih Melanda Jaksel, BPBD Kerahkan Mobil Tangki 5.000 Liter
Indonesia
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Dinkes DKI Jakarta disarankan bekerja sama dengan dinas dan badan usaha milik daerah (BUMD) terkait untuk menyediakan titik-titik pembagian air minum gratis.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Jakarta Hadapi Kekeringan, DPRD Minta Dinkes Sediakan Air Minum Gratis
Bagikan