20 Ribu TNI Dikirim ke Gaza: Jatah Terbesar AD 60%, 3.650 Personel dari AU
Arsip - Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Rudi Puruwito saat memberikan selamat kepada prajurit yang akan bergabung dalam misi PBB di Kongo. (ANTARA/HO/Pendam XVII Cenderawasih)
MerahPutih.com - TNI AD memastikan mayoritas dari 20 ribu Pasukan Pemelihara Perdamaian yang disiapkan untuk dikirim ke Gaza berasal dari matra angkatan darat.
"Untuk kontribusi personel, rencana awal memproyeksikan bahwa dari total sekitar 20.000 pasukan perdamaian, porsi TNI AD berada pada kisaran 60 persen," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Kolonel (Inf) Donny Pramono, di Jakarta, dikutip dari Antara, Kamis (27/11).
Donny menjelaskan para personel TNI AD itu nantinya akan melengkapi kebutuhan tiga brigade komposit yang menjadi pasukan utama TNI di Gaza. Terdiri dari Batalyon Kesehatan, Batalyon Zeni Konstruksi dan Batalyon Bantuan.
Baca juga:
Menurut dia, tiga batalyon itu yang nantinya akan menjalankan operasi kemanusiaan dari mulai menyediakan layanan kesehatan untuk warga korban perang hingga membangun infrastruktur berupa fasilitas umum.
"Terkait kesiapan Batalyon Kesehatan, Zeni Konstruksi, maupun elemen bantuan lainnya, TNI AD pada prinsipnya sudah melakukan penyiapan personel, kemampuan, dan materiil secara bertahap," tandas Donny.
AU Siapkan 3.650 Personel
Sementara itu, TNI AU menyatakan turut menyumbang 3.650 personel untuk kontingen pasukan perdamaian ke Gaza. Para personel TNI AU itu dipilih berdasarkan pengalaman di bidang kesehatan, operasi evakuasi dan pembangunan konstruksi.
Baca juga:
Empat Syarat Wajib Jenderal Bintang Tiga Pimpin Misi Gaza, Apa Saja?
Tidak hanya personel, TNI AU juga siap menyediakan pesawat angkut Hercules C-130 untuk dikirim ke Gaza, sesuai perintah panglima TNI.
"Kita kerahkan sekitar 3.650 orang dan nanti kita akan bergabung dengan pasukan Angkatan Darat, Angkatan Laut," tandas Asisten Teritorial KSAU Marsekal Muda Palito Sitorus di kompleks Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, hari ini. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
SETARA Institute Kritik Rencana Libatkan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
[HOAKS atau FAKTA] : TNI Kini Bisa Audit Penggunaan Dana Desa karena Sering Digunakan Kades untuk Memperkaya Diri
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana