Pasha Ungu Berharap Jatah Atlet Jadi PNS Ditambah

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 10 September 2017
Pasha Ungu Berharap Jatah Atlet Jadi PNS Ditambah

Pasha Ungu. (MP/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wakil Wali Kota Palu, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau Pasha Ungu mengapresiasi langkah KemenPAN RB memberikan kuota khusus atlet dalam penerimaan CPNS tahun 2017. Menurutnya sudah sepantasnya pemerintah memberikan penghargaan bagi mereka yang telah mengharumkan nama bangsa.

"Coba bandingkan dengan atlet berprestasi di negara maju. Pemerintah kasih banyak hadiah. Si atlet sampai meninggal masih meninggalkan harta banyak bagi anak turunnya. Nah kalau di Indonesia bagaimana. Makanya saya apresiasi Atlet sekarang bisa diterima jadi PNS," ujar Pasha usai gowes bareng di Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2017 di Kota Magelang, Jawa Tengah Sabtu (9/10).

Ia setuju jika para atlet berprestasi tetap harus mengikuti syarat yang ditetapkan untuk bisa jadi CPNS. Hal ini bisa memacu sang atlet untuk tak meninggalkan kemampuan akademik mereka. Dengan penghargaan jadi CPNS, Pasha menilai para atlet lebih terpacu untuk juara menyabet medali emas.

Namun ia menilai jatah CPNS bagi atlet yang berprestasi masih sedikit dibandingkan mereka yang memperoleh medali emas. Padahal jalur khusus jadi CPNS untuk para atlet masih memungkinkan untuk diperbanyak.

"Sekarang masih sedikit(kuota atlet yang diterima jadi cpns). Apa yang pemerintah beri untuk atlet juga masih sedikit. Kalau banyak kan mereka akan tercapu jadi juara," pungkas Pria kelahiran Donggala 27 November 1979 ini.

Pasalnya Pasha masih kerap mendengar cerita para atlet yang jatuh miskin dimasa tua karena tidak dapat jaminan dan penghargaan dari pemerintah Indonesia. Ia berharap agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan para atlet Indonesia.

Di acara Harionas ini, Pasha ikutan gowes menemani Menteri Pemuda Olahraga Imam Nachrowi dari lapangan Secaba hingga Stadion Moch Soebroto, Magelang. Aksi Gowes bareng ini diikuti oleh ratusan ribu warga yang berasal dari beragam daerah di Indonesia. Puluhan kepala daerah turut ikutan Gowes. Acara Bersepedah santai diadakan untuk memperingati Hari Olahraga Nasional 2017. (*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Ikuti berita-berita menarik dari Yogyakarta dalam artikel: Kemenpora Beri Penghargaan kepada Kepala Daerah

#Pasha Ungu #PNS #Penerimaan CPNS
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
DPR Usulkan Gaji Tunggal Bagi ASN, Hilangkan Disparitas Penghasilan
Kebijakan ini berpotensi meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan kerja ASN, karena sistem yang lebih adil akan menumbuhkan loyalitas dan semangat kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Oktober 2025
DPR Usulkan Gaji Tunggal Bagi ASN, Hilangkan Disparitas Penghasilan
Indonesia
Usulan PPPK Diangkat Jadi PNS Dapat Dukungan dari DPR: Demi Kesejahteraan dan Karier yang Pasti
Anggota Komisi II DPR RI Ali Ahmad dukung usulan PPPK diangkat jadi PNS, dinilai beri kepastian, kesejahteraan, dan karier yang lebih baik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Usulan PPPK Diangkat Jadi PNS Dapat Dukungan dari DPR: Demi Kesejahteraan dan Karier yang Pasti
Indonesia
TPP ASN DKI Aman dari Potongan, Pramono Anung Ancam Pecat PNS yang 'Flexing'
Aturan mengenai TPP ini tertuang dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 69 tahun 2020
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 25 Oktober 2025
TPP ASN DKI Aman dari Potongan, Pramono Anung Ancam Pecat PNS yang 'Flexing'
Indonesia
Jejak Kesejahteraan ASN, DPR 'Ngebet' Hapuskan Beda Gaji PNS-PPPK
Pembahasan UU ASN akan melalui tahap naskah akademik di Baleg
Angga Yudha Pratama - Rabu, 15 Oktober 2025
Jejak Kesejahteraan ASN, DPR 'Ngebet' Hapuskan Beda Gaji PNS-PPPK
Indonesia
APBD DKI Jakarta 2026 Dipangkas Rp 15 Triliun, Gubernur Pramono akan Kurangi Kuota Rekrutmen PJLP Tahun Depan
Nilai APBD DKI Jakarta 2026 diperkirakan turun menjadi Rp 79,06 triliun dari Rp 95,35 triliun pada tahun sebelumnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 Oktober 2025
APBD DKI Jakarta 2026 Dipangkas Rp 15 Triliun, Gubernur Pramono akan Kurangi Kuota Rekrutmen PJLP Tahun Depan
Indonesia
Gubernur Dedi Bakal Umumkan Pegawai Termalas di Media Sosial dan Dipindah Jadi Tenaga Administratif di Sekolah
Pengumuman di media sosial ini, akan dilakukan mulai tanggal 1 November 2025 mendatang, untuk melecut kinerja pegawai tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Oktober 2025
Gubernur Dedi Bakal Umumkan Pegawai Termalas di Media Sosial dan Dipindah Jadi Tenaga Administratif di Sekolah
Indonesia
Buntut Kasus Prostitusi di Gunung Kemukus, Polisi Bekuk Pensiunan PNS Sragen
Polisi menangkap pensiunan PNS Sragen, yang terlibat kasus prostitusi di Gunung Kemukus. Kasus ini melibatkan empat korban.
Soffi Amira - Rabu, 11 Juni 2025
Buntut Kasus Prostitusi di Gunung Kemukus, Polisi Bekuk Pensiunan PNS Sragen
Indonesia
Usulan Kenaikan Usia Pensiun ASN Belum Mendesak, Komisi II DPR Fokus Percepatan Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang ASN sedang dalam pembahasan di Badan Keahlian DPR RI
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Mei 2025
Usulan Kenaikan Usia Pensiun ASN Belum Mendesak, Komisi II DPR Fokus Percepatan Birokrasi dan Efisiensi Anggaran
Indonesia
Mulai Besok ASN Wajib Naik Transportasi Umum, Lapor Lewat Swafoto
ASN yang sedang sakit, hamil, atau memiliki tugas lapangan dengan mobilitas khusus tidak diwajibkan mengikuti aturan ini setiap Rabu
Angga Yudha Pratama - Selasa, 29 April 2025
Mulai Besok ASN Wajib Naik Transportasi Umum, Lapor Lewat Swafoto
Indonesia
ASN DKI Jakarta Wajib Naik Transportasi Umum Setiap Rabu, Kondisi Tertentu Dikecualikan
Adapun ASN yang wajib mematuhi kebijakan ini meliputi berbagai posisi strategis di lingkungan Pemprov DKI
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 April 2025
ASN DKI Jakarta Wajib Naik Transportasi Umum Setiap Rabu, Kondisi Tertentu Dikecualikan
Bagikan