Pilpres 2019

PAN dan Demokrat Gabung Koalisi Jokowi, Soetrisno Bachir: Keduanya Banyak Maslahatnya

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 26 Mei 2019
  PAN dan Demokrat Gabung Koalisi Jokowi, Soetrisno Bachir: Keduanya Banyak Maslahatnya

Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir memberikan ketengan terkait rencananya bergabungnya PAN dan PD ke kubu Jokowi di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (25/5) malam. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Soetrisno Bachir mengapresiasi langkah Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Demokrat (PD) yang bakal merapat ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai pemenang Pemilu 2019.

Ia menilai kedua partai politik (parpol) itu akan membantu Jokowi dalam memimpin lima tahun kedepan atau 2019-2024.

Demikian diungkapkan Soetrisno Bachir saat menhadiri tasyakuran kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Graha Saba Buana, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari Solo, Jawa Tengah, Sabtu (25/5) malam.

Syukuran relawan Jokowi-Ma'ruf di Solo bersama Soetrisno Bachir
Soetrisno Bachir bersama Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin menggelar tasyakuran di Graha Saba Buana, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari Solo, Jawa Tengah, Sabtu (25/5) malam. (MP/Ismail)

Ia pun mendukung penuh langkah mantan partainya itu jika benar-benar gabung ke Jokowi. Menurutnya, pindahnya haluan partai memang biasa terjadi tidak ada yang mengejutkan.

"Kemugkinan besar PAN duluan yang bakal bergabung ke Jokowi dibandingkan PD. Apalagi partai berlambang matahari terbit itu pernah melakukannya di pertengahan masa pemerintahan Jokowi," ungkap Soetrisno Bachir.

BACA JUGA: Jumlah Korban Luka Akibat Kerusuhan 21-22 Mei Capai 897 Orang

Tim Hukum BPN Prabowo-Sandi Bawa 51 Bukti Kecurangan ke MK

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, lanjut dia, juga sudah menunjukkan langkah maju untuk merapat ke kubu Jokowi-Ma'ruf Amin. Begitu pula Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang beberapa kali bertemu dengan Jokowi.

"Koalisi Indonesia kerja akan semakin solid dengan bergabungnya PAN dan Partai Demokrat. Legislatif dan eksekutif akan lebih kuat dalam mendukung kinerja presiden," tutup Soetrisno Bachir.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

#Soetrisno Bachir #PAN #Partai Demokrat #Pemilu 2019
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Indonesia
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
PAN menolak usulan KPK soal pembentukan lembaga pengawas kaderisasi partai. Hal itu dinilai bisa melanggar konstitusi.
Soffi Amira - Kamis, 30 April 2026
PAN Tolak Usulan KPK Bentuk Lembaga Pengawas Kaderisasi Partai, Dinilai Langgar Konstitusi
Indonesia
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
PAN angkat bicara soal pembatasan uang tunai di Pemilu. Hal itu dinilai membutuhkan revisi UU dan sistem pengawasan.
Soffi Amira - Senin, 27 April 2026
Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, PAN: Perlu Revisi UU dan Sistem Pengawasan Ketat
Indonesia
PAN Nilai Usul Batas Jabatan Ketum Parpol Bertentangan dengan Prinsip Kebebasan Berserikat
Negara memberikan ruang kemandirian bagi partai politik untuk mengatur kehidupan organisasinya sendiri.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
PAN Nilai Usul Batas Jabatan Ketum Parpol Bertentangan dengan Prinsip Kebebasan Berserikat
Indonesia
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Demokrat menolak usulan KPK terkait masa jabatan ketum parpol. Demokrat menilai, kebijakan itu merupakan urusan internal partai.
Soffi Amira - Jumat, 24 April 2026
Demokrat Tolak Usulan KPK, Masa Jabatan Ketum Parpol Dinilai Urusan Internal
Indonesia
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Partai Demokrat melakukan kegiatan sosial dengan penyaluran sembako di Gereja Katolik Santo Andreas, Kedoya, Jakarta Barat, Minggu (12/4).
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Partai Demokrat Salurkan Bantuan untuk Kelompok Prasejahtera di Momen Paskah, Diharapkan Meringankan Beban di Tengah Gejolak Kebutuhan
Indonesia
PAN Minta Maaf Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Bukan Cerminan Partai
PAN menegaskan tindakan yang dilakukan Fikri Thobari merupakan tanggung jawab pribadi dan tidak mencerminkan nilai serta prinsip partai.
Wisnu Cipto - Rabu, 11 Maret 2026
PAN Minta Maaf Bupati Rejang Lebong Kena OTT KPK, Bukan Cerminan Partai
Indonesia
PAN Copot Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dari Struktur Partai Imbas OTT KPK
PAN menghormati proses hukum terkait OTT Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari yang sedang berjalan di KPK
Wisnu Cipto - Rabu, 11 Maret 2026
PAN Copot Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari dari Struktur Partai Imbas OTT KPK
Indonesia
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
AHY menegaskan modernisasi kota harus tetap berakar pada identitas lokal saat berdialog dengan generasi Z di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
Bicara dengan Gen Z di Jakarta, AHY Tekankan Kota Global Harus Berakar pada Identitas Lokal
Bagikan