Pahami Istilah Psikologi ini dapat Lebih Gaul

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 09 Agustus 2023
Pahami Istilah Psikologi ini dapat Lebih Gaul

Merujuk pada istilah psikologi yang kerap dipakai oleh Gen Milenial dan Z. (Pexels/Afta Putta Gunawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KATA serapan bahasa asing di era sekarang semakin banyak digunakan. Terlebih bagi generasi milenial dan Z yang mendapatkan banyak asupan budaya dari internet. Kata serapan bahasa asing yang sering digunakan di zaman sekarang khususnya adalah istilah psikologi. Penggunaan istilah ini akibat meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan mental.

Namun, beberapa istilah psikologi ini kerap kali disalahgunakan oleh masyarakat. Melansir dari majalah Time, berikut istilah psikologi yang kerap salah digunakan oleh banyak orang.

Baca Juga:

Anak yang Tidak Terlalu Memperhatikan Ternyata Menyerap Informasi Lebih Banyak

psikologi
Gaslighting terjadi ketika seseorang memanipulasi kamu. (Pexels/mikoto.raw Photographer)

Gaslighting


Gaslighting merupakan istilah untuk menggambarkan tindakan orang yang tidak peka, bohong, atau sekadar memiliki perbedaan pendapat. Menurut Elisa Martinez, gaslighting terjadi ketika seseorang memanipulasi kamu untuk mempertanyakan "kewarasan kamu, pengalaman kamu, ingatan kamu, bahkan realitas kamu". Ini sering terjadi dalam hubungan yang kasar.

Triggered

Istilah ini kerap kali digunakan saat orang tersinggung. Namun, arti sebenarnya, triggered berarti menghadapi pengingat akan pengalaman traumatis, diikuti dengan respons seperti kilas balik, pikiran yang merugikan diri sendiri, atau serangan panik. Contohnya jika mengalami kecelakaan mobil yang parah. Kemudian orang tersebut memiliki ketakutan yang berlebih ketika kembali mengendarai mobil.

Toxic


Toxic mungkin berarti racun, yang biasanya digunakan untuk orang-orang yang menjengkelkan. Namun, arti sebenarnya toxic memiliki hubungan yang buruk di percintaan, teman atau orangtua.

Baca Juga:

Cara Membantu Anak Pemalu untuk Bersosialisasi

narsis
Antisosial, merujuk pada gangguan kepribadian yang terkait dengan pengabaian. (freepik/jcomp)

Narcistic

Narcistic biasanya digunakan untuk orang yang memiliki kecintaan berlebih terhadap internet. Gangguan kepribadian narsistik adalah diagnosis klinis yang dapat melibatkan karakteristik. Seperti bakat dan kepentingan diri yang berlebihan, fantasi kekuasaan dan keindahan, kecenderungan untuk memanfaatkan orang lain, dan kebutuhan yang mendalam pada perhatian dan kekaguman.

Antisosial


Istilah antisosial ini sering digunakan dalam bahasa sehari-hari untuk menunjukkan kurangnya keinginan untuk bersosialisasi bersama orang lain. Namun, sebenarnya merujuk pada gangguan kepribadian yang terkait dengan pengabaian dan pelanggaran hak orang lain berulang kali.

Ini ditandai dengan perilaku kriminal, impulsif, kurangnya empati, dan kurangnya kesadaran tentang bagaimana seseorang memengaruhi orang lain. (mro)

Baca Juga:

Mengenal Istilah Bed Rotting dan Pengaruhnya untuk Kesehatan

#Kesehatan Mental
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Tercatat, ada sekitar 20 juta rakyat Indonesia didiagnosis mengalami gangguan kesehatan mental dari data pemeriksaan kesehatan jiwa gratis yang dilakukan.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
Hasil Cek Kesehatan Gratis: 2 Juta Anak Indonesia Alami Gangguan Kesehatan Mental
Bagikan