Parenting

Orangtua Jangan Terlalu Permisif, Bahaya!

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 17 November 2021
Orangtua Jangan Terlalu Permisif, Bahaya!

Orangtua harus mencari tahu dimana letak permisifnya. (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orangtua dari anak-anak pemberontak, remaja hingga dewasa muda, mengungkapkan rasa frustrasi yang besar karena mereka tidak dianggap serius ketika menetapkan batasan.

Banyak dari mereka termasuk dalam kelompok yang dikenal sebagai orangtua yang permisif atau memanjakan anak. Orangtua tipe ini tampak penuh perhatian dan hangat tetapi cenderung tidak menetapkan batasan dan harapan tentang apa yang dapat diterima.

Baca Juga:

Orangtua Abai akan Anak, ini 4 Dampak Fatalnya

anak
Anak-anak yang tumbuh dengan orangtua permisif terbiasa melakukan apa pun yang diinginkan. (Foto: 123RF/Elnur)

"Saya telah melihat anak-anak yang kesulitan menghadapi orangtua yang terlalu permisif sama seperti saya telah melihat anak-anak yang memberontak orangtua yang mengontrol dan otoriter," kata Jeffrey Bernstein, Ph.D., psikolog dan penulis tujuh buku, termasuk 10 Days to a Less Defiant Child.

Dia menambahkan, orangtua yang permisif tampaknya lebih memprioritaskan menjadi teman anak mereka daripada menjadi orangtua mereka. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak dari orangtua yang permisif mungkin menunjukkan tingkat kreativitas yang lebih tinggi tetapi mungkin juga manja dan lebih tertarik untuk menerima daripada memberi dalam hubungan dengan orang lain.

"Jika orangtua terlalu 'lembek' dan gagal untuk menanggapi perilaku memberontak anak pada segala usia, mereka kehilangan kredibilitas dan rasa hormat. Orangtua yang terlalu permisif seringkali tampak memiliki sedikit aturan dan tidak ada batasan yang konsisten," Bernstein menjelaskan dalam artikelnya di Psychology Today.

"Orangtua yang permisif mengakui tidak memiliki aturan dan struktur yang diperlukan untuk anak-anak mereka. Mereka melaporkan pernah, tetapi gagal untuk menegakkannya. Sedih rasanya ketika mendengar perasaan bersalah dan malu dari orangtua yang pada hakekatnya telah menempatkan anak-anaknya sebagai penanggung jawab," ujarnya.

Baca Juga:

Anak Enggak Mau Curhat Sama Orangtua? Ini Penyebabnya

Berubah demi kebaikan anak

anak
Kenali bagaimana dan di mana kamu terlalu permisif lalu buatlah komitmen untuk berubah. (Foto: 123RF/fizkes)


Karena anak-anak yang tumbuh dengan orangtua yang permisif terbiasa melakukan apa pun yang diinginkan, mereka kesulitan bergaul dengan orang lain. Mereka bisa menjadi manja, egois, dan menantang.

Jika kamu memilih metode pengasuhan pemisif, jangan menyalahkan diri sendiri tentang hal itu sekarang. Kmu mungkin menjadi terlalu permisif karena beberapa alasan.

"Mungkin kamu dibesarkan oleh orangtua yang ketat dan otoriter, dan akibatnya, memutuskan untuk menggunakan sedikit disiplin. Jika ini masalahnya, maka sikap permisif mungkin merupakan reaksi terhadap didikanmu yang keras dan penuh hukuman," kata Bernstein.

Atau mungkin kamu memilih gaya longgar ini karena merasa sedang stres dan tidak punya tenaga untuk membuat aturan dan menegakkannya. Orangtua yang memiliki masalah kecanduan alkohol atau obat-obatan juga sering berkompromi sehubungan dengan disiplin. Mereka pun banyak gagal menetapkan batasan yang konsisten.

Bernstein menyarankan, jika kamu merasa salah dalam bersikap terlalu permisif dengan anak, berusahalah untuk mengenali bagaimana dan di mana kamu terlalu permisif. Lalu, buatlah komitmen untuk berubah.

"Tunjukkan bahwa mereka akan mendapatkan lebih banyak perhatian positif dan lebih banyak hak istimewa jika mereka dapat berjalan di jalan yang tenang, tegas, dan terkendali bersamamu," dia menyarankan.

Ingatlah bahwa gaya pengasuhan yang lebih tegas itu mungkin sulit dan membutuhkan waktu. Namun hasilnya, anak di kemudian hari akan mudah diarahkan dan akan lebih menghormati orangtua jika kamu menghindari bersikap terlalu permisif. (aru)

Baca Juga:

Saat Teror Terjadi, Orangtua Wajib Dampingi Anak

#Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Lifestyle
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Masyarakat diharapkan lebih kritis dalam menerima informasi, terutama yang disampaikan key opinion leader (KOL) atau figur publik.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
AIMI Ingatkan Risiko Mitos Menyusui yang tidak Berbasis Bukti
Indonesia
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Penggunaan perangkat digital yang berlebihan dapat mengurangi interaksi sosial hingga memengaruhi kesehatan mental peserta didik.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Nilai Penggunaan Gawai Anak sudah Lampaui Batas, Minta Sekolah Punya Aturan Jelas
Lifestyle
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Langkah sistematis ini memastikan batas waktu bermain berjalan otomatis tanpa perlu penyitaan perangkat secara fisik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 Juli 2026
Cara Batasi Waktu Bermain Roblox Anak: Panduan Parental Control dan Blokir Jaringan
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Fun
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
MAKUKU perkenalkan popok comfort fit. Hadirkan teknologi SAP dan 360 Leak Protection, dirancang mendukung kebebasan gerak anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak
Lifestyle
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Lavender dan chamomile kerap menjadi pilihan utama dalam praktik mindful parenting.
Dwi Astarini - Minggu, 07 September 2025
Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami
Fun
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Periode libur long weekend di Agustus ini jadi saat yang tepat untuk mengunjungi kolam renang.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 17 Agustus 2025
Liburan Bersama Anak di Kolam Renang: Seru, Sehat, dan Penuh Manfaat
Indonesia
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Perlu diiringi dengan edukasi yang mencakup tiga elemen kunci yakni anak, orangtua, dan tenaga pendidik.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
Tak hanya Melarang Roblox, Pemerintah Dituntut Lakukan Reformasi Literasi Digital untuk Anak-Anak
Lifestyle
Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Orangtua juga perlu tahu bahwa ada sisi positif dari gim daring ini.
Dwi Astarini - Jumat, 08 Agustus 2025
 Tak Melulu Negatif, Roblox Tawarkan Manfaat Pengembangan Kreavitas untuk Pemain
Bagikan