Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 12 Februari 2026
Popok Tipis Anti Bocor Bantu Dorong Kebebasan Gerak dan Tumbuh Kembang Anak

Head of marketing MAKUKU Indonesia, Sulistyowati. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kelincahan dan keaktifan anak kerap menjadi perhatian utama orang tua dalam mendukung proses tumbuh kembang. Pada fase ini, kenyamanan dinilai menjadi salah satu faktor penting agar anak dapat bergerak bebas dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Setiap gerakan, mulai dari merangkak, berdiri, hingga berlari, merupakan bagian dari proses perkembangan motorik, koordinasi, serta kekuatan tubuh anak.

Dalam konteks tersebut, PT Lucky Mom Indonesia (LMI) memperkenalkan produk popok terbaru mereka, MAKUKU Comfort Fit, yang dirancang dengan struktur tipis dan fitur penyerapan untuk mendukung kenyamanan anak saat bergerak.

Baca juga:

Susu Soya, Jawaban Tepat untuk Anak dengan Intoleransi Laktosa

Head of Marketing MAKUKU Indonesia, Sulistyowati, menyampaikan bahwa aktivitas anak usia balita cukup tinggi setiap harinya.

“Bahkan sebuah studi aktivitas balita menyatakan si kecil bisa melakukan puluhan ribu gerakan kaki per hari berdasarkan sensor wearable,” ujar Sulistyowati di Jakarta Selatan, Kamis (12/2).

Menurutnya, produk ini menggunakan teknologi Super Absorbent Polymer (SAP) dengan ketebalan sekitar 1,6 milimeter. Struktur tersebut diklaim mampu menyerap dan mengunci cairan secara merata.

Selain itu, popok ini dilengkapi desain elastis yang menyesuaikan pergerakan tubuh anak. Fitur tersebut disebut dapat membantu mengurangi tekanan pada kulit saat digunakan dalam waktu tertentu.

MAKUKU Comfort Fit juga dilengkapi sistem perlindungan terhadap kebocoran, lapisan yang memungkinkan sirkulasi udara, serta telah melalui uji dermatologis.

Baca juga:

Bunda, Coba deh Lavender & Chamomile untuk Tenangkan Bayi Rewel secara Alami

Dalam peluncuran produk ini, perusahaan turut memperkenalkan kampanye bertajuk 'Baby Turbo', yang menggambarkan anak-anak yang aktif dan penuh rasa ingin tahu.

Kampanye tersebut diwujudkan melalui rangkaian aktivitas simbolis yang menampilkan anak-anak bergerak bebas dalam acara peluncuran.

Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan produk yang menyesuaikan kebutuhan anak yang aktif dalam keseharian. (Asp)

#Parenting #Anak #Balita
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab besar untuk menyisir kembali legalitas setiap satuan pendidikan anak usia dini (PAUD) dan taman penitipan anak
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
Skandal Little Aresha Yogyakarta Picu Amarah, DPR RI Desak Reformasi Izin Daycare
Indonesia
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Pengelola tempat penitipan anak yang baik seharusnya terbuka dan kooperatif dalam menanggapi kekhawatiran yang disampaikan oleh orang tua.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Jika Daycare Lakukan Kekerasan ke Anak, Ini Yang Harus Dilakukan Orang Tua
Indonesia
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi
Indonesia
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Kini halaman Bantuan YouTube di Indonesia, tertulis pernyataan resmi: “Jika Anda berusia di bawah 16 tahun di Indonesia, akses ke akun Anda di YouTube mungkin akan dinonaktifkan.”
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Akhirnya, YouTube Patuhi Aturan Batasan Usia Pengguna 16 Tahun di Indonesia
Olahraga
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Komisi I DPR mendukung kebijakan Komdigi, yang melarang anak di bawah 16 tahun memiliki akun media sosial.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
DPR Dukung Larangan Anak di Bawah 16 Tahun Punya Akun Media Sosial
Indonesia
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave Laksono menekankan keberhasilan kebijakan aturan batasan usia medsos bergantung pada implementasi di lapangan
Wisnu Cipto - Senin, 09 Maret 2026
Aturan Batas Usia Medsos di RI, Komisi I DPR Tekankan Platform Wajib Patuh!
Bagikan