Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Ingat Ortu, Popok Itu Jangan Bikin Kulit Bayi Irotasi

Head of Communications PT Lucky Mom Indonesia (LMI), Titi Nurmalasari. (foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Orang tua harus pintar memilih popok untuk si bayi, agar kulit tak iritasi dan bayi tetap nyaman.

Sebab, kulit si kecil masih tahap perkembangan, dengan fungsi skin barrier yang belum sempurna yang menyebabkan sang buah hati mudah iritasi.

Kondisi ini membuat kulit bayi lebih rentan terhadap faktor eksternal seperti gesekan, kelembapan, dan lingkungan tertutup yang dapat mengganggu keseimbangan alami kulit serta memicu iritasi maupun ruam. Ketidaknyamanan ini pun dapat berdampak pada aktivitas dan tumbuh kembang si kecil.

Popok tidak hanya berfungsi sebagai perlindungan dasar, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pencegahan untuk menjaga kenyamanan dan mendukung tumbuh kembang si Kecil dalam penggunaan sehari-hari.

Salah satu inovasi dilakukan PT Lucky Mom Indonesia (LMI), dengan memperkenalkan produk barunya MAKUKU Slim Luxury Silky, popok premium berteknologi tinggi dengan Zero Feel yang membuat bayi senyaman tanpa popok dengan SAP Thin Core Technology, serta Zero Worry melindungi dari kebocoran.

Bahkan daya serap tinggi hingga 12 jam untuk menjaga tetap kering dan mencegah kebocoran.

Head of Communications PT Lucky Mom Indonesia (LMI) pihaknya ingin memberikan perlindungan menyeluruh sekaligus kenyamanan optimal bagi si Kecil.

"Diperkaya Natural Fine Silk dari serat sutra alami yang lembut dan ringan, produk membantu mengurangi gesekan pada kulit bayi yang masih rentan" katanya.

Ia menegaskan, MAKUKU Slim Luxury Silky didukung Soft Lite Elastic yang pas di tubuh tanpa meninggalkan bekas, serta Soft Puffy Layer bertekstur 3D yang meminimalkan kontak langsung dengan kulit.

"Kami ingin memberikan kenyamanan maksimal untuk si Kecil," urainya.

Dalam peluncurannya, MAKUKU juga memperkenalkan MAKUKU Land sebagai representasi dunia anak-anak, yang berisikan area bermain interaktif yang nyaman dan menyenangkan, di mana anak dapat bebas bergerak, bermain, dan belajar melalui pengalaman yang seru.

Program ini sebagai ruang eksplorasi yang mendukung aktivitas anak yang aktif dan penuh rasa ingin tahu, dengan desain modern, rapi, namun tetap ceria dan ramah bagi ibu dan anak. (Asp)

#Bayi #Kesehatan #Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Upaya pencegahan dan penanganan perkawinan anak perlu terus diperkuat.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Angka Perkawinan Anak di Jateng Turun 53 Persen
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Iis R. Soelaeman mendorong dukungan pemerintah bagi anak dengan cerebral palsy melalui akses terapi, kesehatan, pendidikan inklusif, dan fasilitas aksesibel.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Rumah Cerebral Palsy Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan bagi Anak Penyandang CP
Lifestyle
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
World Cerebral Palsy Day 2026 jadi momentum untuk memperkuat dukungan bagi anak dengan CP. Tekankan potensi anak dan pentingnya support system bagi keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 26 Oktober 2026
Mendampingi Anak dengan CP, Rumah Cerebral Palsy Tekankan Pentingnya Support System
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Bagikan