Kesehatan

Orang Pertama dengan Transplantasi Jantung Modifikasi Meninggal Dunia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 10 Maret 2022
Orang Pertama dengan Transplantasi Jantung Modifikasi Meninggal Dunia

David Bennett, yang menderita penyakit jantung terminal, bertahan selama dua bulan setelah operasi. (Foto: Live Science)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ORANG pertama di dunia yang mendapatkan transplantasi jantung babi yang telah dimodifikasi secara genetik telah meninggal. David Bennett, yang menderita penyakit jantung terminal, bertahan selama dua bulan setelah operasi di AS. Namun, kondisinya mulai memburuk beberapa hari yang lalu, kata dokternya di Baltimore, dan pria berusia 57 tahun itu meninggal pada 8 Maret 2022.

Bennett yang mengetahui risiko yang melekat pada operasi tersebut, dan mengakui sebelum prosedur, bahwa langkah yang diambilnya seperti menembak dalam gelap. Dia sudah terbaring di tempat tidur selama enam minggu menjelang operasi dengan bantuan mesin yang membuatnya tetap hidup.

Baca juga:

Kenali Dampak Buruk Minum Air Berlebihan Bagi Otak

Orang Pertama dengan Transplantasi Jantung Modifikasi Meninggal Dunia
Putra Bennett berharap transplantasi ayahnya akan menjadi awal dari harapan dan bukan akhir. (Foto: The Sun)

Para dokter di Pusat Medis Universitas Maryland diberikan dispensasi khusus oleh regulator medis AS untuk melakukan prosedur tersebut, dengan dasar bahwa Bennett, yang tidak memenuhi syarat untuk transplantasi manusia, tidak akan selamat jika tidak mendapatkan transplantasi.

Bennett menjalani operasi pada 7 Januari 2022, dan dokter mengatakan dalam minggu-minggu setelah itu dia menghabiskan waktu bersama keluarganya, menonton Super Bowl dan berbicara tentang keinginan untuk pulang ke rumah untuk anjingnya, Lucky.

Namun, kondisinya memburuk dan membuat dokter merasa 'hancur'. "Dia terbukti menjadi pasien pemberani dan mulia yang berjuang sampai akhir," kata ahli bedah Bartley Griffith yang melakukan transplantasi, dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh rumah sakit.

Baca juga:

Hati-hati dengan Mikroplastik

Orang Pertama dengan Transplantasi Jantung Modifikasi Meninggal Dunia
Penggunaan organ hewan untuk xenotransplantasi untuk memenuhi permintaan telah lama dipertimbangkan. (Foto: Baltimore Sun)

Sementara itu putra Bennett, David Jr, mengatakan dia berharap transplantasi ayahnya akan menjadi awal dari harapan dan bukan akhir. Demikian menurut kantor berita AP. "Kami berterima kasih untuk setiap momen inovatif, setiap mimpi gila, setiap malam tanpa tidur yang berlangsung dalam upaya bersejarah ini," tambahnya.

Griffith mengatakan sebelumnya, operasi akan membawa dunia satu langkah lebih dekat untuk memecahkan krisis kekurangan organ. Saat ini 17 orang meninggal setiap hari di AS menunggu transplantasi, dengan lebih dari 100.000 dilaporkan dalam daftar tunggu.

Kemungkinan menggunakan organ hewan untuk apa yang disebut xenotransplantasi untuk memenuhi permintaan telah lama dipertimbangkan, dan penggunaan katup jantung babi sudah umum dilakukan.

Pada Oktober 2021, ahli bedah di New York mengumumkan bahwa mereka telah berhasil mentransplantasikan ginjal babi ke dalam tubuh seseorang. Pada saat itu, operasi tersebut merupakan eksperimen paling maju di bidangnya sejauh ini. Namun, penerima pada kesempatan itu mati otak tanpa harapan untuk sembuh.

Apa yang sebenarnya terjadi sejak itu dan penyebab pasti kematian itu tidak jelas. Hasil investigasi tersebut akan menentukan seberapa dekat kita dengan masa depan menggunakan babi untuk mengatasi kekurangan global organ transplantasi. (aru)

Baca juga:

Kurangnya Literasi, Pasien Penyakit Ginjal Kronik di Indonesia Meningkat

#Transplantasi Jantung #Sains
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital yang memiliki latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan, gaya hidup, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Mahir menyusun artikel melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan. Dalam aktivitas profesionalnya, Ananda fokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat. Setiap artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data yang cermat guna memastikan kualitas informasi yang disajikan.

Berita Terkait

Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Dunia
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Spesies asli Floreana, 'Chelonoidis niger niger', punah pada 1840-an karena pelaut mengambil mereka dari pulau tersebut untuk sumber makanan dalam pelayaran.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Indonesia
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Founder dan Chairman Mayapada Group, Dato Sri Tahir, menemui Jokowi di Solo. Ia mengatakan, Museum Sains dan Teknologi diresmikan Maret 2026.
Soffi Amira - Jumat, 12 Desember 2025
Temui Jokowi di Solo, Dato Tahir Bocorkan Tanggal Peresmian Museum Sains dan Teknologi
Bagikan