Orang Dalam Keadaan Stres Hanya Perlu Didengarkan Tanpa Dihakimi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Maret 2024
Orang Dalam Keadaan Stres Hanya Perlu Didengarkan Tanpa Dihakimi

Jangan dipikirkan hal-hal yang membuat jadi tidak enak dan mengganggu. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Stres merupakan masalah yang sering dihadapi oleh banyak orang. Orang mengalami stres adalah hal yang wajar, tinggal bagaimana sebagai teman, tetangga atau orang tua, bahkan anak tidak menjauh agar stresnya berkurang atau hilang.

Psikolog Klinis Dewasa lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Nirmala Ika mengatakan orang sekitarnya dapat membantu dengan cara sederhana, mendengarkan ceritanya tanpa menghakimi.

Baca juga:

Kondisi Emosional Berubah saat Hamil Wajar, Jangan Sampai Stres

Ia menegatakan, mendengarkan curahan hatinya dan memberikan dukungan emosional dapat menjadi awal yang baik dalam membantu orang yang sedang dilanda banyak masalah hingga menyebabkan stres.

"Yang bisa dilakukan dulu adalah mendengarkan dengan tidak menghakimi. Kalau memang ngerasa kesulitan untuk bantu dia, beri saran untuk cari bantuan ke yang lebih profesional," katanya.

Ia menegaskan, jika seseorang mengalami masalah dan tidak dapat mengontrol dirinya, sebagai orang di sekitarnya mungkin tidak dapat langsung membantu dalam mengatasi masalah itu. Namun, masih dapat memberikan dukungan kepada keluarganya, seperti menyadarkan konsekuensi dari perilaku tersebut dan memberikan dukungan moral.

Dalam kasus-kasus yang lebih sulit, seperti masalah kesehatan mental atau depresi, orang sekitar juga dapat membantu keluarganya dalam menghadapi orang yang dilanda stres.

Misalnya, jika ada anggota keluarga yang menderita skizofrenia dan sulit untuk mengendalikan perilaku impulsifnya, sebagai orang sekitar dapat membantu keluarga untuk mengidentifikasi tanda-tanda bahaya dan mencari bantuan saat dibutuhkan.

"Harus aware, termasuk membantu keluarga untuk bisa melihat ini itu bukan hal yang normal, bukan hal-hal yang seharusnya diterima gitu kan, tapi kadang mereka (keluarga) sudah biasa hidup bareng itu jadi diwajarkan, cuma mungkin lama-lama bisa makin membahayakan gitu,” ujar Ika.

Dengan mendengarkan dan mendampingi, orang-orang yang sedang mengalami stres dapat terbantu untuk menemukan jalan keluar dan mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

"Langkah-langkah sederhana tersebut dapat memberikan dampak yang besar dalam membantu orang yang sedang menghadapi masalah hingga menimbulkan stres," katanya dikutip Antara. (*)

Baca juga:

Pascapemilu Jangan Stres, yuk Relaksasi

#Stres #Psikologi
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Langkah Atasi Lingkungan Kerja Toksik Biar Tetap Produktif
Dari 80 persen pemicu masalah kesehatan jiwa pekerja berasal dari kondisi kerja itu sendiri, mulai dari tuntutan pekerjaan yang tidak realistis,
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Langkah Atasi Lingkungan Kerja Toksik Biar Tetap Produktif
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Indonesia
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Tragedi yang dialami siswa SD YBR di NTT membuktikan anak laki-laki juga kerap mengalami masalah psikis, tetapi belum mendapatkan ruang aman untuk berbicara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT,  Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Indonesia
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Tidak hanya itu, layanan ini juga terintegrasi dengan Kartu Tanda Peserta ASABRI
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Juni 2025
Jangan Dipendam! Layanan Konsultasi Kesehatan Mental Gratis dan Rahasia Tersedia Nonstop di Jakarta, Bisa Kontak ke Nomor Ini
Fun
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Bukan tentang barangnya, seseorang yang bersedih hanya mencari sensasi kesenangan dari aktivitas kesibukannya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Februari 2025
Kesedihan Seringkali Berujung pada Impulsive Buying, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Fun
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Ada banyak alasan orang menjadi fomo, salah satunya butuh validasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 28 Desember 2024
Alasan Psikologis Seseorang Jadi Fomo, Kenali Tanda-tandanya
Indonesia
RIdwan Kamil Tawarkan Cara Khusus Tangani Stres Warga Jakarta
Inisiatif mobil curhat telah berjalan sejak 20 Oktober 2024
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 November 2024
RIdwan Kamil Tawarkan Cara Khusus Tangani Stres Warga Jakarta
Fun
Pilihan Self Healing Versi Hemat Hilangkan Stres
Pilihan Self Healing Versi Hemat Hilangkan Stres
Wisnu Cipto - Kamis, 07 November 2024
Pilihan Self Healing Versi Hemat Hilangkan Stres
Bagikan