Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya

Psikiater Elvine Gunawan yang jadi pembicara dalam acara Comfort Made Together: Building a Supportive World Around Mestruation with Laurier. (Foto: MerahPutih.com/Tika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menjelang menstruasi, perubahan hormon kerap berdampak pada kondisi psikis dan emosional perempuan. Situasi ini sering memicu mood swing, yang tak jarang disalahpahami sebagai sikap 'berlebihan'.

Padahal, mood swing merupakan kondisi yang normal dialami perempuan. Namun demikian, penting untuk menyadari perubahan emosi tersebut guna mengurangi risiko dampak yang lebih serius.

Menurut Psikiater, Elvine Gunawan, ada lima hal yang perlu diperhatikan untuk mengatasi mood swing. Ia menekankan bahwa semua langkah tersebut berawal dari kesadaran diri.

Elvine menyebutkan perempuan perlu mulai memperhatikan kondisi diri secara menyeluruh.

“Kita harus self love,” ujarnya saat ditemui di Comfort Made Together: Building a Supportive World Around Menstruation with Laurier, di Silk Bistro, Selasa (21/4).

Selain itu, ia juga menyarankan untuk melakukan evaluasi gaya hidup, karena banyak masalah menstruasi berawal dari kebiasaan yang tidak sehat.

“Bikin catatan apakah hidup kita sehat, karena sering kali masalah menstruasi ini dimulai dari pola hidup yang buruk,” katanya.

Baca juga:

Bukan Sekadar Mood Swing Biasa! Ini Beda Bipolar dan Depresi yang Wajib Diketahui

Ia menambahkan beberapa faktor yang perlu diperhatikan, seperti pola sirkadian tubuh, termasuk kebiasaan tidur larut malam atau begadang.

"Jam tidur yang berantakan,” katanya.

Kondisi tersebut dapat memicu rasa malas untuk beraktivitas fisik, seperti olahraga yang cukup.

Tak hanya itu, mood swing juga dapat diminimalkan dengan menghindari kebiasaan konsumsi makanan instan dan mulai beralih ke makanan yang lebih alami atau real food.

“Jangan banyak mengkonsumi makanan yang instan,” katanya.

Dengan menjaga pola hidup tersebut, kondisi mood swing dapat lebih terkendali. Hal ini juga diharapkan dapat mengurangi munculnya stigma negatif terhadap perempuan saat menstruasi.

Baca juga:

Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat

Perempuan Masih Dibayangi Stigma saat Menstruasi

Perempuan yang hidup di masyarakat patriarki masih menghadapi berbagai stigma terkait menstruasi. Label negatif kerap melekat tanpa pemahaman terhadap kondisi yang sebenarnya dialami.

“Stigma paling sering pertama wanita menstruasi itu moodnya menyebalkan, jangan menyentuh perempuan menstruasi karena senggol bacok. Padahal kita wanita cuma ingin diakui, dihargai bahwa ini adalah hal yang normal, bukti bahwa kita bisa menyelesaikan masa sulit dengan tuntutan profesional,” katanya.

Menurut Elvine, stigma tersebut tidak hanya datang dari lingkungan sosial, tetapi juga bisa berkembang menjadi tekanan dari dalam diri sendiri atau self stigma. Kondisi ini dapat membuat perempuan merasa tidak nyaman dengan dirinya sendiri.

“Jadi ada social stigma dan ada self stigma yang datang dari diri kita. Bentuknya kenapa kita perempuan, kenapa kita menstruasi di momen mendekati menstruasi bahkan ada yang sampai cemas,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa perempuan berhak menjalani proses biologis ini dengan penuh penghargaan terhadap diri sendiri.

“Dan itu adalah hak kita menikmati momen menstruasi kita dengan segala dignity yang kita miliki. Kalau ada momen yang gak nyaman biasakan menyampaikan ‘saya tidak nyaman dengan yang kamu lakukan’. Dan ketika itu adalah langkah membela diri maka itu bukti bahwa kita mencintai diri kita sendiri,” katanya. (Tka)

#Menstruasi #Psikologi #Psikiater #Perempuan
Bagikan
Ditulis Oleh

Tika Ayu

Berita Terkait

Indonesia
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
Putusan MK soal kewajiban 30 persen caleg perempuan mendapat dukungan dari Sufmi Dasco Ahmad. DPR memastikan aturan tersebut akan masuk dalam revisi UU Pemilu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Dasco Dukung Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan, Bakal Masuk Revisi UU Pemilu
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Mood swing saat menstruasi sering disalahpahami. Psikiater Elvine Gunawan menjelaskan cara mengatasinya dan pentingnya self love serta pola hidup sehat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 April 2026
Psikiater: Mood Swing saat Menstruasi Itu Normal, Begini Cara Mengelolanya
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Fun
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
AI therapy makin populer di dunia dan Indonesia, namun psikolog menegaskan teknologi ini tidak bisa menggantikan peran manusia dalam terapi kesehatan mental.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Tren AI Therapy Meningkat di Kalangan Milenial - Gen Z, Psikolog: Bukan Pengganti Terapi Manusia
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Lifestyle
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Secara global, lebih dari 250 juta pengguna telah menyaksikan video podcast di Spotify.
Dwi Astarini - Minggu, 15 Maret 2026
Tren Video Podcast Buka Ruang Baru bagi Kreator Perempuan di Indonesia
Indonesia
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Pengaduan kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan yang diterima Komnas Perempuan selama 2025 naik 10 persen dengan total 4.597 kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Maret 2026
Kekerasan Pada Anak dan Perempuan Kian Melonjak, Pengaduan ke Komnas Perempuan Naik 10 Persen
Fun
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Tanpa banyak dialog dan minim bantuan, Alone menyoroti naluri bertahan hidup manusia harus menghadapi ancaman di tempat terisolasi.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Februari 2026
Sinopsis Film Alone, Jules Willcox Terjebak Kucing-Kucingan dengan Kematian
Bagikan