Omicron Diprediksi Sampai Puncaknya Februari, Pemerintah Diminta Siaga

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 17 Januari 2022
Omicron Diprediksi Sampai Puncaknya Februari, Pemerintah Diminta Siaga

Ilustrasi - Petugas menyuntikkan vaksin booster COVID-19 untuk lansia di RSUD Ibu Fatmawati Sukarno, Solo, Jawa Tengah, Jumat (14/1/2022). ANTARAFOTO/Maulana Surya/hp.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Indonesia diprediksi bakal menghadapi puncak Omicron pertengahan Februari hingga awal Maret 2022. Peningkatan Omicron diprediksi terlihat 35 hingga 65 hari. Daerah yang dianggap menjadi ancamam adalah wilayah Jabodetabek.

Anggota Komisi IX DPR, Netty Prasetiyani meminta pemerintah menyiapkan penanganan terhadap varian baru Omicron agar kasus tidak melonjak.

Berkaca pada varian Delta beberapa waktu lalu, pemerintah harus mengevaluasi kebijakan penanganan pandemi. Seperti sistem dan fasilitas kesehatan yang sempat ‘kedodoran’ dan tenaga kesehatan pun banyak yang berguguran.

Baca Juga:

Pemerintah Diminta Tutup Pintu Masuk dari Negara Lain Sikapi Tingginya Kasus Omicron



Oleh karena itu, Pemerintah harus membangun kesiapsiagaan baik di titik hulu yakni, perilaku masyarakat.

"Maupun di titik hilir. Yaitu sarana prasarana serta fasilitas kesehatan," kata Netty dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (17/1).

Ia mengingatkan, terkait kebijakan pemerintah yang membuka pintu masuk kedatangan internasional dari semua negara, Netty mengkritik kebijakan tersebut yang dianggap merupakan kebijakan yang kontradiktif dan inkonsisten

Sebab, di tengah prediksi puncak Omicron, pemerintah justru membuka pintu masuk untuk semua negara.

"Ini merupakan kebijakan yang kontradiktif dan inkonsisten. Seharusnya kebijakan pengetatan mulai dilakukan bukan justru dilonggarkan," tutur dia.

Baca Juga:

748 Pasien COVID-19 Omicron di Indonesia, 155 Kasus dari Transmisi Lokal

Netty menilai, saat ini penerapan protokol kesehatan (prokes) sudah mulai longgar. Mobilitas dan aktivitas masyarakat hampir kembali normal seperti sebelum datangnya pandemi.

"Seharusnya pemerintah melalui satgas bergerak cepat untuk mengencangkan kembali kampanye dan pengawasan prokes 3M/5M," ungkap Netty.

Selain itu, testing, tracing dan treatment atau langkah 3T harus dipersiapkan untuk mengantisipasi situasi terburuk. Meski sering dikatakan omicron ini tidak separah delta, namun tetap saja persiapan harus dilakukan.

"Testing dan tracing ini harus diikuti dengan whole genome sequencing agar dapat dideteksi varian yang menginfeksi dari sampel yang diperiksa," imbuhnya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga meminta pemerintah untuk melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan kedua sebelum kemudian vaksinasi booster semakin dilakukan secara masif.

"Masih banyak daerah yang vaksin dosis pertamanya belum mencapai 70 persen," ungkapnya.

Baca Juga:

Paparan Omicron Meningkat, Menkes Minta Berbagai Pertemuan Dilakukan Online

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut stok Molnupiravir nantinya bakal tersedia secara merata termasuk ketersediaan di apotek-apotek.

Molnupiravir adalah pil obat COVID-19 besutan farmasi Amerika Serikat, Merck and Co, yang menjadi 'senjata' pemerintah melawan COVID-19 varian Omicron. (Knu)

#COVID-19 #Kasus Covid #Kasus COVID-19 #Satgas COVID-19 #Gelombang 3 COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Bagikan