Pilpres 2019

Nur Asia Bersama Srikandi Eks Kader PDIP Resmikan Posko Pemenangan di Boyolali

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 28 Maret 2019
 Nur Asia Bersama Srikandi Eks Kader PDIP Resmikan Posko Pemenangan di Boyolali

Istri cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, Nur Asia meresmikan posko Relawan Melawai 16 (M16) di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (28/3). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Istri cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno, Nur Asia menggelar kampanye dengan meresmikan posko Relawan Melawai 16 (M16) di Jalan Pandanaran, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Kamis (28/3).

Kampanye Nur Asia di Boyolali didampingi srikandi eks kader PDIP yang juga mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rustriningsih.

"Saya perlu mengingatkan kembali pada semua relawan dan kader pengusung capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi, untuk memastikan namanya masuk dalam DPT," ujar Nur Asia.

Dia pun mengajak ratusan relawan dan kader agar tidak golput saat pencoblosan tanggal 17 April. Ajak tetangga dan keluarga berbondong-bondong ke TPS untuk memberikan hak suara.

Nur Asia Uno
Nur Asia Uno mengajak ibu-ibu peserta seminar mendoakan kesembuhan Ani Yudhoyono (Foto: Divisi Komunikasi dan Media BPN Prabowo-Sandi)

"Emak-emak dijagain yah TPS-nya. Jangan lupa jagain TPS di lingkungan kita masing-masing agar tidak ada lagi kecurangan yang akan merenggut masa depan anak cucu kita," kata dia.

Emak-emak dan para pendukung Prabowo-Sandi, kata Nur Asia, harus tetap solid dalam memberikan dukungan. Diresmikannya Posko M16 di Boyolali ini diharapkan dukungan terhadap Prabowo-Sandi di Jawa Tengah, semakin maksimal.

"Posko M16 ini bakal mengajarkan program Sandiaga Uno saat menjadi Wakil Gubernur DKI, yakni OK OCE. Emak-emak yang mau belajar berwirausaha nantinya kita latih di sini," papar Nur Asia.

Kaum milenial, lanjut dia, juga bisa bergabung untuk dididik menjadi wirausaha muda. Anak muda nanti tak usah binggung cari kerja karena bisa bekerja mandiri serta menciptakan lapangan kerja.

Sementara itu, Rustriningsih mengapresiasi dukungan warga Boyolali terhadap pasangan Prabowo-Sandi. Ia optimistis dukungan terhadap Prabowo-Sandi bisa terus bertambah di Jawa Tengah.

"Kita disini ingin perubahan ke arah yang lebih baik. Perubahan itu sekarang ada di depan mata pada tanggal 17 April nanti," tandas Rustriningsih.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Dugaan Korupsi Kemah dan Apel Pemuda Islam, Polisi Tegaskan Tersangka Diumumkan Usai Pemilu

#Nur Asia #Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #PDIP
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Kulturanesia menggelar pemutaran film Ghost in the Cell dalam rangka merayakan bulan Bung Karno.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Rayakan Bulan Bung Karno, PDIP Dorong Apresiasi Film Indonesia Lewat 'Ghost in the Cell'
Indonesia
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
"PDI Perjuangan sangat mengkhawatirkan terhadap menguatnya militerisme. Kita juga menolak berbagai bentuk pembungkaman terhadap komponen masyarakat yang kritis," kata Hasto
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Hari Lahir Pancasila, PDIP Sentil Gejala Militerisme dan Pembungkaman Suara Kritis
Indonesia
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Sementara itu, Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong menegaskan program bantuan sapi kurban Presiden memiliki dasar hukum dan mekanisme resmi dalam sistem keuangan negara.
Frengky Aruan - Kamis, 28 Mei 2026
Politikus PDIP: Ibadah Kurban Bersifat Personal
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Prabowo menegaskan pemerintah tidak boleh membedakan pemenang tender berdasarkan latar belakang politik.
Dwi Astarini - Rabu, 20 Mei 2026
Presiden Prabowo Sebut PDIP dalam Pidato, Tegaskan Pemenang Tender tidak Boleh Dinilai dari Latar Belakang Politik
Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Ambang batas parlemen ideal 38 kursi dengan PT nasional 5,5–6 persen
Wisnu Cipto - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Usul Ambang Batas Parlemen Nasional 5,5-6%, 1 Partai Minimal 38 Kursi
Indonesia
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
PDIP merespons usulan ambang batas parpol 13 kursi di DPR. PDIP mengatakan, bahwa harus ada kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 04 Mei 2026
PDIP Respons Usulan Ambang Batas 13 Kursi DPR, Hasto: Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan utama untuk mendorong perubahan yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dwi Astarini - Senin, 04 Mei 2026
Sekjen PDIP Ajak Buruh Perkuat Solidaritas dan Gotong Royong
Indonesia
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Rano Karno memandang kaum pekerja sebagai elemen vital yang menentukan arah ekonomi daerah
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Rano Karno Pertegas Pemprov DKI Pro ke Buruh, Tuntut Ruang Dialog Konstruktif demi Keadilan Pekerja Ibu Kota
Indonesia
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Di Indonesia sendiri, sejarah perjuangan buruh juga memiliki perjalanan panjang sejak masa kolonial ketika buruh mengalami berbagai bentuk penindasan, termasuk kerja paksa dan upah yang tidak manusiawi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
PDIP Suarakan Perlawanan Terhadap Eksploitasi Buruh, Masih Banyak Terjepit Upah Tak Layak
Bagikan