New York City Membuka Lockdownnya

Leonard Leonard - Rabu, 10 Juni 2020
New York City Membuka Lockdownnya

New York sudah mengangkat lockdown denga berbagai kondisi. (Foto: Unsplash/Luca Bravo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOTA New York mencapai tonggak penting dalam perang melawan COVID-19 minggu ini. Tidak ada kematian baru untuk pertama kalinya sejak Maret, menurut data kota itu.

Departemen Kesehatan dan Kebersihan mencatat tidak ada kasus kematian baru yang dikonfirmasi pada tanggal 4 Juni, setelah yang pertama kali terjadi sejak tanggal 14 Maret. Kematian terkait COVID-19 pertama di kota itu terjadi pada tanggal 11 Maret. Puncaknya terjadi pada bulan April, di saat kota tersebut mencatat 590 kematian dalam satu hari.

Baca juga:

New York Siap Dibuka Kembali

1
Menembus jumlah 590 kasus kematian per hari di April lalu (Foto: Unsplash/Talha Atif)

"Dalam menghadapi tantangan yang luar biasa, warga New York telah melampaui dan menjaga keamanan satu sama lain selama krisis," kata juru bicara Balai Kota kepada The New York Post. Ia juga menambahkan kalau mereka akan terus melakukan semua untuk membuka kembali dengan aman tanpa melupakan kemajuan yang telah diraih.

Sementara tonggak sejarah itu tentu saja perlu dirayakan. New York telah menjadi negara yang paling parah terdampak saat virus datang dan membuatnya menjadi episentrum. Daily News mencatat tiga kematian pada tanggal 3 Juni memiliki kemungkinan berhubungan dengan COVID-19.

Secara total, kota ini telah mencatat lebih dari 16.900 kematian. Sebanyak 4.760 kematian lainnya kemungkinan disebabkan oleh virus corona namun tidak terkonfirmasi di laboratorium.

Baca juga:

Afrika Selatan Ditutup untuk Pelancong Internasional Hingga Februari 2021

2
Kota New York sempat menjadi episentrum COVID-19 (Foto: Unsplash/Garin Chadwick)

Pada hari Rabu minggu lalu, berdasarkan data, kota itu mencatat 27 kasus virus baru yang terkonfirmasi. Menurut Departemen Kesehatan negara bagian New York, secara keseluruhan telah mencatat lebih dari 375 ribu kasus COVID-19 yang terkonfirmasi. Lebih dari 200 ribu di antaranya terjadi di kota New York.

Angka-angka itu muncul ketika kota New York City bersiap memasuki tahap 1 dari rencana pembukaan kembali negara bagian pada tanggal 8 Juni. Hal ini akan membuat kota itu akan kembali hidup. Jika itu berjalan dengan baik, kota akan diizinkan untuk memasuki fase 2, di mana makan di restoran diizinkan bersama dengan pembukaan kembali layanan seperti salon rambut dan kuku.

Bagian utara New York telah memenuhi kriteria untuk memasuki fase 2. Kota dan negara mungkin perlahan-lahan dibuka kembali. Namun masker wajah masih harus dikenakan di ruang ramai, seperti kereta bawah tanah, ketika jarak sosial tidak memungkinkan. (lgi)

Baca juga:

Atlet Internasional Boleh Masuk AS Untuk Ikut Event Olahraga

#COVID-19 #Virus Corona #New York #New York City
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Indonesia
Gubernur Pramono Pamer Capaian Ekonomi Jakarta ke Pemimpin Kota Dunia di Amerika
Di tengah berbagai tantangan ekonomi global, Jakarta tetap mampu menjaga pertumbuhan ekonomi yang kuat.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Gubernur Pramono Pamer Capaian Ekonomi Jakarta ke Pemimpin Kota Dunia di Amerika
Indonesia
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Wali Kota Mamdani mengajak Pramono bergabung dengan para pemimpin kota dunia di New York untuk membahas solusi atas sejumlah persoalan perkotaan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Gubernur Pramono ke Amerika Ketemu Zohran Mamdani, Bahas Transportasi hingga Pengelolaan Sampah
Dunia
Wali Kota New York Zohran Mamdani Buka-Bukaan Warga New York ‘Dibohongi’ soal Udara Beracun setelah Serangan 9/11
Wali Kota New York Zohran Mamdani mengatakan 170.000 dokumen tersebut menunjukkan asbes ditemukan hampir di setiap lokasi yang diperiksa di sekitar Ground Zero.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
  Wali Kota New York Zohran Mamdani Buka-Bukaan Warga New York ‘Dibohongi’ soal Udara Beracun setelah Serangan 9/11
Dunia
New York Resmikan Larangan Penggunaan AI di SD dan SMP, Wali Kota Minta Utamakan Koneksi Manusia
Keputusan ini diinisiasi alasan koneksi antarmurid dan guru lebih penting pada tingkat pendidikan tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
New York Resmikan Larangan Penggunaan AI di SD dan SMP, Wali Kota Minta Utamakan Koneksi Manusia
ShowBiz
Ecce Shnak Padukan Garage Rock dan Art-Rock dalam Single Baru 'Eddie, Legalistic Homeslice'
Ecce Shnak kembali dengan 'Eddie, Legalistic Homeslice', singel terbaru yang menjadi penghormatan emosional untuk seorang sahabat.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Ecce Shnak Padukan Garage Rock dan Art-Rock dalam Single Baru 'Eddie, Legalistic Homeslice'
Olahraga
Cuaca Ekstrem Ganggu Persiapan Timnas Spanyol dan Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Pengaruhi Performa?
Hujan lebat disertai badai petir yang melanda kawasan New York dan New Jersey, Amerika Serikat, membuat kedua tim harus menyesuaikan agenda latihan terakhir mereka sebelum final Piala Dunia 2026.
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
Cuaca Ekstrem Ganggu Persiapan Timnas Spanyol dan Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026, Pengaruhi Performa?
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Bagikan