Zohran Mamdani Menangi Pemilihan Pendahuluan Wali Kota New York, Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama di Kota Tersebut

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Rabu, 25 Juni 2025
Zohran Mamdani Menangi Pemilihan Pendahuluan Wali Kota New York, Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama di Kota Tersebut

Zohran Mamdani kalahkan Andrew Cuomo dalam pemilihan pendahuluan Wali Kota New York. (Foto: YouTube/Eyewitness News ABC7NY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Zohran Mamdani, politisi muda berusia 33 tahun, mengklaim telah meraih kemenangan dalam pemilihan pendahuluan Wali Kota New York dari Partai Demokrat.

Ia sukses menumbangkan mantan Gubernur New York, Andrew Cuomo, dengan kemenangan telak dalam putaran pertama pemungutan suara (24/6).

“Dalam kata-kata Nelson Mandela: ‘Segalanya tampak mustahil sampai semuanya selesai.’ Teman-teman, semuanya sudah selesai. Dan kalianlah yang mewujudkannya,” tulis Mamdani melalui akun X (26/6).

Hasil awal menunjukkan Mamdani meraih 43,5 oersen suara, sementara Cuomo memperoleh 36,4 persen.

Mamdani unggul di Queens, Brooklyn, dan sebagian besar Manhattan, sementara Cuomo menang di Bronx dan Staten Island.

"Meskipun sebelumnya kurang dikenal publik, Mamdani mencuri perhatian sebagai sosok 'sosialis demokratik', mirip dengan bintang politik Alexandria Ocasio-Cortez. Ia meroket di tengah suasana politik yang berubah sejak Donald Trump naik ke kursi presiden," tulis aljazeera.com.

Baca juga:

Menteri Agama RI Diminta Datang ke New York, Sebut Pemerintah AS Ingin Tiru soal Nilai Toleransi di Indonesia

Meski menang di Pemilihan Pendahuluan, ini bukan berarti Zohran langsung dinobatkan sebagai Wali Kota New York. Masih ada Pemilihan Umum Wali Kota pada 4 November mendatang.

Sistem pemilu di New York memungkinkan pemilih memilih hingga lima kandidat secara berurutan.

Meski demikian, Mamdani diperkirakan akan melampaui ambang batas 50 persen berkat aliansi strategis dengan kandidat lain sebagai pilihan kedua.

Profil Zohran Mamdani tergolong unik.

Jika berhasil menang di pemilu utama melawan petahana Eric Adams (independen) dan kandidat Republik Curtis Sliwa, Mamdani berpotensi menjadi wali kota Muslim dan keturunan Asia pertama di New York.

Putra sutradara film Mira Nair dan profesor Columbia University Mahmood Mamdani ini juga dikenal vokal mendukung perjuangan Palestina.

Meski diserang isu anti-Semitisme, ia tetap memperoleh dukungan luas dari pemilih progresif dan generasi muda.

Mamdani, yang lahir di Uganda dari keluarga India, didukung Democratic Socialists of America dan naik daun berkat kampanye progresif: membekukan sewa, transportasi bus gratis, dan toko bahan pokok milik kota. (dru)

Baca juga:

Dunia Fesyen Berduka! Hengki Kawilarang, Perancang Bintang New York Fashion Week Tutup Usia

#Wali Kota #New York #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Young menyatakan penggunaan lagu miliknya yang dirilis pada 1989, 'Rockin' in the Free World', tanpa izin.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
 Neil Young Gugat Tim Kampanye Donald Trump, Perkara Pakai Lagu ‘Rockin' in the Free World’ untuk Kampanye
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Dunia
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Kuba mengadu ke PBB usai 2,6 juta rakyatnya kesulitan air minum akibat krisis listrik dan blokade ekonomi Amerika Serikat. Simak laporan resminya!
Wisnu Cipto - Kamis, 29 Oktober 2026
Kuba Mengadu ke PBB: 2,6 Juta Rakyatnya Susah Minum Gara-Gara Trump
Indonesia
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Pada 3 Januari, AS melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Caracas, ibu kota Venezuela, yang berujung pada penculikan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Masih Ingin Jadikan Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 Amerika Serikat
Dunia
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Donald Trump serukan Venezuela jadi negara bagian ke-51 AS dan ganti presiden dengan gubernur. Cek pernyataan lengkap dan analisis geopolitiknya!
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Oktober 2026
Trump Mau Venezuela Jadi Negara Bagian ke-51 AS, Presiden Diganti Gubernur
Indonesia
Profil Alvin Tedjo, Politisi Keturunan Indonesia yang Terpilih Jadi Wali Kota di Kanada
Alvin Tedjo menjadi politisi keturunan Indonesia pertama yang menjadi Wali Kota Mississauga, Kanada. Berikut profil lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Profil Alvin Tedjo, Politisi Keturunan Indonesia yang Terpilih Jadi Wali Kota di Kanada
Indonesia
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Minaj menyebut dirinya sebagai 'penggemar nomor satu' Trump meskipun ia sempat mengkritik kebijakan Trump pada masa jabatan pertamanya.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Nicki Minaj Ngekor Kampanye Presiden Donald Trump, Pejabat Istana Usulkan Jadi Sekretaris Pers Gedung Putih
Dunia
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Jumlah pasti unit rudal dan tanggal pengirimannya belum diungkapkan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 29 September lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 27 Oktober 2026
Amerika Tambah Kekuatan Dengan Rudal Hipersonik Udara ke Darat, Kontrak Rp 12,5 Triliun
Dunia
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Kendaraan BYD dilarang memasuki Pangkalan Udara Kadena di Jepang karena kekhawatiran keamanan. Kamera dan sensor mobil modern menjadi sorotan.
Yusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Mobil BYD Dilarang Masuk Pangkalan Militer AS, Ini Alasannya
Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Bagikan