AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Amerika Serikat telah melakukan serangan udara besar terhadap target di Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro serta istrinya, Cilia Flores.

Maduro dan Flores kemudian dibawa ke New York dan menghadapi persidangan atas tuduhan narkoba dan senjata; keduanya menyatakan tidak bersalah.

Pemerintahan Donald Trump menggambarkan operasi itu sebagai bagian dari penegakan kembali Doktrin Monroe dan upaya memberantas dugaan perdagangan narkoba serta korupsi, sekaligus memperkuat pengaruh AS atas cadangan minyak besar Venezuela.

Presiden AS Donald Trump menyatakan pihak berwenang sementara di Venezuela telah menyetujui pengalihan antara 30 juta dan 50 juta barel minyak bernilai tinggi yang terkena sanksi ke Amerika Serikat untuk dijual di pasar.

Baca juga:

Ditolak Tegas PM Greenland, Presiden AS Donald Trump Tetap Lanjutkan Niat Menganeksasi Greenland

Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.

Trump menjamin lontrol tersebut untuk memastikan penggunaan yang bermanfaat bagi rakyat Venezuela dan AS.

"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa pihak berwenang sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak bernilai tinggi dan terkena sanksi kepada Amerika Serikat,” tulis Trump di platform Truth Social.

Ia menambahkan, Menteri Energi Chris Wright diminta untuk melaksanakan rencana segera recana tersebut dengan pengiriman minyak menggunakan kapal penyimpanan langsung ke dermaga bongkar di AS.

Selain itu, Serikat menuntut agar pemerintah Venezuela menghentikan kerja sama dengan Rusia, China, Iran, dan Kuba.

Laporan stasiun televisi ABC News, mengutip beberapa sumber menyebutkan bahwa pemerintahan Trump memberi tahu Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, bahwa Caracas harus mematuhi tuntutan Gedung Putih sebelum dapat memproduksi lebih banyak minyak.

#Donald Trump #Amerika Serikat #Venezuela
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Soroti Serangan AS ke Venezuela, Hukum Internasional Kian Diabaikan
Komisi I DPR menyoroti serangan AS ke Venezuela. Serangan tersebut seakan mengabaikan hukum internasional.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Komisi I DPR Soroti Serangan AS ke Venezuela, Hukum Internasional Kian Diabaikan
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Dunia
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Trump mengatakan uang hasil penjualan akan berada di bawah kendalinya dan digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
Dunia
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Trump mengatakan minyak itu akan dijual pada harga pasar, dan hasilnya akan dikontrol oleh dirinya sebagai Presiden Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China
Dunia
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Berbagai opsi dipertimbangkan pihak AS untuk Greenland, mulai dari pembelian hingga penggunaan militer.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Niat Caplok Greenland, AS Bahas Opsi Gunakan Kekuatan Militer
Dunia
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat
Pemerintah Kuba menyampaikan bahwa 32 pejuang yang menjalankan tugas keamanan dan pertahanan di Caracas
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Venezuela Umumkan Masa Berkabung 7 Hari Hormati Korban Serangan Amerika Serikat
Berita Foto
Aksi Solidaritas dan Dukungan untuk Rakyat Venezuela di Gedung Kedubes Amerika Serikat
Aksi solidaritas untuk Venezuela di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 06 Januari 2026
Aksi Solidaritas dan Dukungan untuk Rakyat Venezuela di Gedung Kedubes Amerika Serikat
Dunia
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Jadi Ajang Taruhan, Penjudi Kripto Anonim Raup Cuan Rp 6,6 Miliar
Pasar taruhan di Polymarket menyebut Maduro akan lengser dari kekuasaan sebelum akhir Januari melonjak dalam beberapa jam sebelum Presiden AS Donald Trump mengumumkan penangkapan pada Sabtu (3/2).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro Jadi Ajang Taruhan, Penjudi Kripto Anonim Raup Cuan Rp 6,6 Miliar
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Menteri Pigai Jamin Krisis Venezuela Beres Kalau Indonesia Jadi Ketua Dewan HAM PBB
“Besok yang Venezuela nanti putra Indonesia yang akan menangani Venezuela,” kata Menteri HAM Natalius Pigai
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Januari 2026
Menteri Pigai Jamin Krisis Venezuela Beres Kalau Indonesia Jadi Ketua Dewan HAM PBB
Bagikan