Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Ilustrasi ojek online. (Foto: dok. Gojek)
MERAHPUTIH.COM - PENGEMUDI ojek online (ojol) yang tergabung dalam Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) menggelar aksi bela Venezuela di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (14/1). Ketua Umum Perhimpunan Ojek Online Indonesia (O2) Cecep Saripudin menyebut pihaknya menentang aksi Amerika Serikat menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
"Kami melihat bagaimana Amerika yang sangat dengan luar biasa angkuh dan sombongnya, hari ini mengancam ke seluruh negara selain di Venezuela," kata Cecep.
Cecep menilai AS tidak cocok menjadi acuan negara demokrasi saat ini. "Amerika sebagai simbol negara demokrasi hari ini omong kosong. Faktanya, hari ini seluruh hukum-hukum internasional dilanggar Amerika," ucap Cecep.
Oleh karena itu, massa O2 menuntut pembebasan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dari tekanan AS dan meminta pemerintah Indonesia bersikap. "Kami meminta pemerintah hari ini memberikan satu kecamanlah terhadap Amerika yang dilakukan terhadap Venezuela. Jika Amerika melakukan yang seperti itu, Indonesia sebagai negara demokratis juga memberikan kecaman," ucap dia.
Baca juga:
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Selain isu internasional, massa ojol juga menyuarakan aspirasi terkait dengan kesejahteraan mereka di dalam negeri. Cecep Saripudin mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera menerbitkan perpres tentang regulasi ojol. Menurutnya, para pengemudi ojek online saat ini mengalami penderitaan yang luar biasa akibat potongan pendapatan yang dinilai memberatkan.
“Kami meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengeluarkan perpres karena pada saat ini, sampai dengan hari ini, kawan-kawan ojek online penderitaannya sangat luar biasa. Potongan-potongannya sangat luar biasa,” harap Cecep.(knu)
Baca juga:
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Demo Ojol Hari Ini, Polisi Turunkan 1.541 Aparat dan Imbau Warga Jauhi Ring 1 Monas
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland
Aksi Militer AS Culik Presiden Maduro di Mata Megawati: Wujud Penjajahan Modern
Senat AS Loloskan Resolusi Kewenangan Perang, Tolak Ancaman Militer Donald Trump terhadap Venezuela
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Situasi Venezuela Pascaserangan AS, Kemlu RI: 37 WNI Dalam Kondisi Aman