Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Arsip - Presiden AS, Donald Trump. Foto: Dok. Setpres RI
MERAHPUTIH.COM — PRESIDEN AS Donald Trump, pada Kamis (8/1), mengindikasikan bahwa pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, akan datang ke Washington pada pekan depan.
Dalam wawancara di program Hannity Fox News, Trump ditanya apakah ia berencana bertemu Machado setelah serangan AS ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.
“Setahu saya dia akan datang pekan depan, dan saya menantikan untuk menyapanya,” jawab Trump.
Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.
Ini akan menjadi pertemuan pertama Trump dengan Machado, yang awal pekan ini mengatakan ia belum berbicara dengan pemimpin AS itu sejak ia memenangi Hadiah Nobel Perdamaian pada Oktober 2025.
Masa depan pemerintahan negara Amerika Selatan tersebut masih belum pasti. Trump pada akhir pekan lalu menepis gagasan untuk bekerja sama dengan Machado, dengan mengatakan bahwa Machado tidak memiliki dukungan di dalam negeri atau rasa hormat di dalam negara tersebut. Trump mengatakan kepada Fox News bahwa diperlukan waktu bagi negara Amerika Selatan itu, yang saat ini dipimpin oleh Presiden sementara Delcy Rodriguez, untuk mencapai kondisi yang memungkinkan penyelenggaraan pemilu.
Baca juga:
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
“Kita harus membangun kembali negara itu. Mereka tidak bisa mengadakan pemilu. Mereka bahkan tidak akan tahu bagaimana mengadakan pemilu saat ini,” kata Trump.
Venezuela, anggota OPEC, merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia. Industri minyaknya telah menjadi fokus utama pemerintahan Trump. Seorang pejabat senior mengatakan kepada Reuters bahwa penjualan minyak ke Amerika Serikat akan dimulai segera dengan pengiriman awal sekitar 30 juta hingga 50 juta barel dan akan berlanjut tanpa batas waktu.
Trump mengatakan ia akan bertemu dengan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih pada Jumat (9/1). Menurut presiden, perusahaan-perusahaan minyak tersebut akan memainkan peran kunci dalam membangun kembali industri minyak Venezuela.
“Mereka akan membangun kembali seluruh infrastruktur minyak. Mereka akan menghabiskan setidaknya USD 100 miliar, dan minyak yang mereka miliki itu luar biasa. Kualitasnya luar biasa dan jumlahnya juga luar biasa,” katanya.(dwi)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
37 WNI di Venezuela Diimbau Waspada, KBRI Buka Hotline Darurat
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela
Situasi Venezuela Pascaserangan AS, Kemlu RI: 37 WNI Dalam Kondisi Aman
Komisi I DPR Soroti Serangan AS ke Venezuela, Hukum Internasional Kian Diabaikan
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS
AS Akan Kontrol Penjualan 50 Juta Barel Minyak Venezuela, Larang Kerjasama Dengan China