Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden AS Donald Trump akan Bertemu Pemimpin Oposisi Venezuela Maria Corina Machado, meski Ogah Bekerja Sama

Arsip - Presiden AS, Donald Trump. Foto: Dok. Setpres RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PRESIDEN AS Donald Trump, pada Kamis (8/1), mengindikasikan bahwa pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, akan datang ke Washington pada pekan depan.

Dalam wawancara di program Hannity Fox News, Trump ditanya apakah ia berencana bertemu Machado setelah serangan AS ke Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

“Setahu saya dia akan datang pekan depan, dan saya menantikan untuk menyapanya,” jawab Trump.

Meski begitu, Gedung Putih tidak segera memberikan tanggapan ketika dimintai keterangan tambahan terkait dengan pertemuan tersebut.

Ini akan menjadi pertemuan pertama Trump dengan Machado, yang awal pekan ini mengatakan ia belum berbicara dengan pemimpin AS itu sejak ia memenangi Hadiah Nobel Perdamaian pada Oktober 2025.

Masa depan pemerintahan negara Amerika Selatan tersebut masih belum pasti. Trump pada akhir pekan lalu menepis gagasan untuk bekerja sama dengan Machado, dengan mengatakan bahwa Machado tidak memiliki dukungan di dalam negeri atau rasa hormat di dalam negara tersebut. Trump mengatakan kepada Fox News bahwa diperlukan waktu bagi negara Amerika Selatan itu, yang saat ini dipimpin oleh Presiden sementara Delcy Rodriguez, untuk mencapai kondisi yang memungkinkan penyelenggaraan pemilu.

Baca juga:

Gedung Putih Tegas akan Dikte Keputusan dan Penjualan Minyak Venezuela



“Kita harus membangun kembali negara itu. Mereka tidak bisa mengadakan pemilu. Mereka bahkan tidak akan tahu bagaimana mengadakan pemilu saat ini,” kata Trump.

Venezuela, anggota OPEC, merupakan salah satu produsen minyak terbesar di dunia. Industri minyaknya telah menjadi fokus utama pemerintahan Trump. Seorang pejabat senior mengatakan kepada Reuters bahwa penjualan minyak ke Amerika Serikat akan dimulai segera dengan pengiriman awal sekitar 30 juta hingga 50 juta barel dan akan berlanjut tanpa batas waktu.

Trump mengatakan ia akan bertemu dengan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih pada Jumat (9/1). Menurut presiden, perusahaan-perusahaan minyak tersebut akan memainkan peran kunci dalam membangun kembali industri minyak Venezuela.

“Mereka akan membangun kembali seluruh infrastruktur minyak. Mereka akan menghabiskan setidaknya USD 100 miliar, dan minyak yang mereka miliki itu luar biasa. Kualitasnya luar biasa dan jumlahnya juga luar biasa,” katanya.(dwi)

Baca juga:

Culik Nicolas Maduro, Presiden AS Donald Trump Klaim Venezuela akan Serahkan 50 Juta Barel Minyak kepada AS

#Venezuela #Amerika Serikat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
ShowBiz
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Dugaan kepemilikan zat terlarang dan obat resep ilegal kembali mencoreng reputasi Sean 'Diddy' Combs di penjara.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Dari Brooklyn ke Fort Dix, Sean 'Diddy' Combs Tetap Jadi 'Raja' Meski Terjerat Kasus Prostitusi
Bagikan