Zohran Mamdani Klaim Kemenangan dalam Pemilihan Pendahuluan Wali Kota NYC dari dari Partai Demokrat, Cuomo Akui Kekalahan

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 26 Juni 2025
Zohran Mamdani Klaim Kemenangan dalam Pemilihan Pendahuluan Wali Kota NYC dari dari Partai Demokrat, Cuomo Akui Kekalahan

Zohran Mamdani.(foto: Instagram @zohrankmamdani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ZOHRAN Mamdani mengklaim kemenangan dalam pemilihan pendahuluan wali Kota New York City dari Partai Demokrat pada Selasa (25/6) malam waktu AS. Klaim kemenangan itu disampaikan setelah Andrew Cuomo mengakui kekalahan. Dalam sebuah kejutan besar, Mamdani, sosok muda progresif yang nyaris tak dikenal saat kampanye dimulai, justru unggul jauh atas mantan gubernur yang lebih berpengalaman, tapi tercoreng skandal.

Meski hasil akhir masih akan ditentukan melalui sistem pemungutan suara pilihan berjenjang (ranked choice), Mamdani langsung unggul signifikan hanya beberapa jam setelah TPS ditutup. Mamdani ialah seorang sosialis demokrat berusia 33 tahun yang menjalankan kampanye enerjik dengan fokus pada isu biaya hidup. “Saya akan menjadi kandidat wali Kota New York City dari Partai Demokrat kalian,” kata Mamdani, dikutip The Korea Times.

“Saya akan menjadi wali kota bagi setiap warga New York, apakah kalian memilih saya, memilih Gubernur Cuomo, atau merasa terlalu kecewa dengan sistem politik yang telah lama rusak hingga memilih untuk tidak memilih sama sekali. Saya akan bekerja agar menjadi wali kota yang bisa kalian banggakan,” imbuhnya.

Baca juga:

Zohran Mamdani Menangi Pemilihan Pendahuluan Wali Kota New York, Berpeluang Jadi Wali Kota Muslim Pertama di Kota Tersebut



Cuomo, yang selama ini menjadi unggulan utama dalam pencalonan kembali setelah skandal pelecehan seksual, mengakui kekalahan dengan menyampaikan bahwa ia telah menelepon Mamdani untuk mengucapkan selamat.

“Malam ini miliknya. Dia pantas mendapatkannya. Dia menang,” kata Cuomo di hadapan para pendukungnya.

Cuomo tertinggal jauh dalam perolehan suara pilihan pertama dan menghadapi jalan yang nyaris mustahil untuk mengejar ketertinggalan dalam sistem voting berjenjang di NYC.(dwi)

Baca juga:

Serangan New Orleans, New York Tingkatkan Keamanan

#Zohran Mamdani #Amerika Serikat #New York City
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Dunia
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Militer AS menghancurkan dua kapal IRGC dan sistem rudal di Bandar Abbas, Iran. Insiden ini terjadi di tengah negosiasi dengan Iran, diduga sebagai serangan defensif.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Mei 2026
Di Tengah Proses Negosiasi, Militer AS Hancurkan 2 Kapal Garda Revolusi di Pelabuhan Iran
Dunia
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Dunia
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka
Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal untuk membuka sepenuhnya Selat Hormuz dalam waktu 30 hari ke depan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
AS dan Iran Sepakat Gencatan Senjata 60 Hari, Selat Hormuz Akan Segera Dibuka
Indonesia
AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari
Kerangka kesepakatan awal antara Iran dan AS itu disebutkan masih belum disetujui oleh pihak Iran, menurut laporan itu yang juga mengutip seorang diplomat yang namanya dirahasiakan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
AS dan Iran Sepakat Buka Blokade Selat Hormuz Dalam 30 Hari
Dunia
Beri Banyak Waktu Diplomasi, Trump Tunda Serangan ke Iran
Sejumlah pejabat dan personel militer AS dilaporkan mulai membatalkan rencana libur panjang mereka menjelang peringatan Memorial Day.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Beri Banyak Waktu Diplomasi, Trump Tunda Serangan ke Iran
Dunia
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
CDC melarang sementara warga Kongo, Uganda, dan Sudan Selatan masuk ke AS selama 30 hari akibat wabah Ebola
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
WHO Tetapkan Status Darurat Wabah Ebola, CDC Larang Warga 3 Negara Afrika Masuk AS
Indonesia
Bahas Perjanjian Damai Dengan AS, Iran Ogah Nuklir Dibahas Saat Gencatan Senjata
Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi, yang melakukan perjalanan ke Teheran untuk kedua kalinya di pekan ini.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Bahas Perjanjian Damai Dengan AS, Iran Ogah Nuklir Dibahas Saat Gencatan Senjata
Bagikan