MerahPutih.com - Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menanggapi santai munculnya gerakan 4 jari. Gerakan tersebut dimaknai memilih capres-cawapres 01 dan 03 atau asal bukan pasangan kubu 02, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Nusron Wahid menjawab dengan berkelakar kenapa tidak sekalian saja digaungkan gerakan 5 jari yang dimaksudkan sebagai salam perpisahan.
Baca Juga:
"Kenapa nggak lima jari semua? Dadah alias sudah selesai begitu," kata Nurson yang dikutip Rabu (31/1).
Menurut dia, sudah banyak cara yang dilakukan pihak lain untuk menjatuhkan atau menolak pasangan Prabowo-Gibran.
"Gerakan-gerakan untuk menolak 02 kan sudah berbagai cara. Katanya koalisi yang penting anu lawan dinasti, lawan ini lah, macem-macem," urainya.
Lanjut dia, meski berentetan serangan pada kubu 02, kenyataannya elektabikitas Prabowo-Gibran terus merangkak naik dari hasil sejumlah lembaga survei. Maka, paslon 02 optimistis menang dengan sekali putaran pada Pilpres 2024.
Baca Juga:
Kader Golkar ini juga berpandangan, salam 4 jari ini muncul karena ada kepanikan dari paslon lain baik 01 dan 03.
"Tapi tren surveinya naik terus ya alhamdulillah. Kalau kayak gitu biarkan rakyat yang menilai ya namanya orang lagi panik usaha boleh-boleh saja itu kan bentuk rasa kepanikan," papar dia. (Asp)
Baca Juga:
Sesama Murid Mbah Moen, Politikus Demokrat Beralih Dukungan ke Ganjar

