Muncul Kaos #2019GantiPresiden, DPR: Buat Lucu-Lucuan Ajalah
Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. (MP/Fadhli)
MerahPutih.com - Wakil Ketua DPR, Taufik Kurniawan menilai munculnya kaos sablonan bertuliskan "2019GantiPresiden" masih dalam tahapan wajar.
Menurutnya, secara konstitusional tidak melanggar UU Pemilu sepanjang tidak mengandung unsur SARA dan Kebencian.
"Gak masalah, di Thailand saja ada kaos kuning, merah. Kalau masih wajar gak masalah," katanya kepada awak media di kompleks Parlemen Jakarta, Selasa (10/4).
Justru, kata politisi PAN itu, ini harus dimaknai sebagai optimisme masyarakat dalam menyambut Pesta Demokrasi yang sejatinya memang diatur dalam UU dan bersifat konstitusional.
"Lucu-lucuan ajalah, ujung-ujung nya kan rakyat yang menentukan, siapapun yang terpilih itu pilihan rakyat kita," ujarnya.
Namun demikian, dia mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada sesuatu yang bisa memunculkan unsur kebencian dan adu domba.
"Kalai ada kaos lain lagi, anggap saja ini bagian dari demokrasi sepanjang tidak mengandung aspek SARA, kebencian dan adu domba," imbaunya.
Sebelumnya dikabarkan, kemunculan kaos 2019gantipresiden menuai reaksi kelompok pro Jokowi.
Pendukung pemerintah membuat kaos serupa bernada dukungan bagi Presiden Jokowi untuk melanjutkan masa kepemimpinan hingga dua periode. (Fdi)
Baca juga berita terkait di: Ternyata Mardani Ali Sera PKS Dalang Gerakan Kaos #2019GantiPresiden
Bagikan
Berita Terkait
DPR Tagih Janji OJK Buat Perizinan Selevel Platform Global
Revisi UU BNPB Diharap Masuk Prolegnas, DPR Ingin Kepala Badan Bisa Langsung Kerja Bareng Kepala Daerah
DPR Minta Guru dan Murid Korban Bencana Tak Sekadar Dibangunkan Gedung, Tapi Dipulihkan Mentalnya
Guru Jambi Tampar Siswa 'Pirang' Berujung Laporan Polisi, Komisi III DPR RI Pasang Badan Minta Kasus Dihentikan
Siswa Aceh Utara Belajar di Lumpur, DPR Desak Bantuan Perabotan
DPR Curiga Program Magang Cuma Akal-akalan Perusahaan Cari Upah Murah, Buruh Tetap Terancam
Indonesia Kalah Saing dengan Negara Tetangga dalam Urusan Pariwisata, DPR 'Semprot' Pemerintah
Nasib Hakim Luar Jawa Dianaktirikan, DPR Desak Aturan Karier Segera Disahkan
DPR Tegaskan Dana Haji Harus Steril Korupsi dan Dikelola Profesional
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros