MerahPutih.com - Polda Metro Jaya bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap empat orang yang mengaku sebagai pegawai KPK. Saat diamankan, dari tangan tersangka turut disita uang barang bukti USD 17,400.
Modus para tersangka meminta-minta uang kepada anggota DPR dengan mengklaim sebagai utusan dari Pimpinan KPK. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni termasuk salah satu yang menjadi korban aksi para tersangka
Kepada media, Jumat (10/4) Sahroni membenarkan dirinya sempat diperas oleh seorang perempuan yang mengaku sebagai utusan KPK.
Baca juga:
Polda Metro Jaya Tangkap 4 Penyidik KPK Gadungan, Diduga Peras Ahmad Sahroni Rp 300 Juta
Politikus NasDem itu menambahkan pelaku meminta uang sebesar Rp300 juta dengan dalih untuk dukungan pimpinan KPK.
Modus Pemerasan
Sahroni menceritakan peristiwa itu terjadi di kompleks parlemen, Jakarta. “Saya langsung cek ke KPK dan KPK menyangkal ada utusan tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (10/4).
Meski sudah mendapat klarifikasi dari KPK, Sahroni mengaku tetap memberikan uang sesuai permintaan agar aparat penegak hukum bisa segera menindak pelaku. “Jadi, memang saya mendukung agar orang-orang seperti ini diberantas,” tegasnya.
Baca juga:
Ngaku Pegawai KPK, 4 Orang Ditangkap di Jakbar usai Peras Anggota DPR
Utusan Palsu KPK Tertangkap Tangan
Setelah menerima laporan, KPK berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya. Sahroni pun melaporkan kasus tersebut dan bekerja sama dengan aparat untuk menjebak pelaku.
“Saya kemudian bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan KPK untuk menangkap orang ini dengan memberikan uang tersebut di rumahnya,” tandasnya, dilansir Antara. (*)