Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Kesehatan

Minyak Goreng yang Sehat Menurut Para Pakar

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 01 Maret 2022
Minyak Goreng yang Sehat Menurut Para Pakar

Pilihlah minyak goreng yang sehat bukan sekedar enak. (Foto: Pixabay/Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MINYAK menjadi bahan penting dalam memasak, seperti menumis sayuran, menggoreng daging atau telur, tujuannya adalah untuk memberikan tekstur dan rasa. Namun, tidak semua minyak goreng diciptakan sama dalam hal nutrisi.

“Minyak goreng yang sehat adalah minyak yang sebagian besar terbuat dari asam lemak tak jenuh tunggal atau asam lemak omega 3,” jelas Kylene Bogden, R.D. dan salah satu pendiri kelompok pembinaan nutrisi FWDfuel.

Baca Juga:

Kenapa Menggoreng dengan Minyak Bekas Lebih Enak?

minyak
Tidak semua minyak goreng bernutrisi sama, masing-masing juga memiliki ketahanan panas berbeda. (Foto: freepik/user3802032)

Namun, komposisi minyak dalam botol hanyalah sebagian dari gambaran tentang kesehatannya. Bagian penting lainnya adalah titik asapnya, atau suhu di mana minyak tidak lagi stabil. Minyak memiliki kisaran titik asap, dan kamu tidak boleh menggunakannya untuk memasak pada suhu di atas titik ini. Jadi, tergantung pada apa yang kamu masak, minyak goreng yang paling sehat adalah yang tahan terhadap panas tinggi.

“Setiap minyak memiliki titik asap yang berbeda, yaitu suhu di mana minyak mulai terurai dan menghasilkan senyawa berbahaya. Sangat penting untuk menggunakan minyak dengan titik asap tinggi saat memasak karena minyak yang terlalu panas dapat menyebabkan pelepasan bahan kimia berbahaya,” jelas Noah Quezada, R.D.N. dan CEO Nutrisi Nuh seperti diberitakan Prevention.

Wendy Bazilian, DrPH, R.D.N, merekomendasikan memilih minyak dengan menanyakan ini, “Apakah minyak itu sendiri bergizi dan tahan panas? Apakah kamu menyukai rasanya sehingga bisa mendapatkan manfaat dengan benar-benar menggunakannya?

Dia mencatat bahwa minyak yang lezat dapat membantu membuat kamu menyantap makanan yang dibutuhkan tubuh lebih banyak, seperti sayuran. Jika sayuran dimasak lebih enak, mungkin lebih mudah untuk dimakan banyak.

Baca Juga:

Sedang Langka dan Mahal, Begini Cara Menyimpan Minyak yang Benar

Apa yang membuat minyak goreng sehat?

minyak
Minyak goreng yang sehat adalah minyak yang rendah lemak jenuh dan lemak trans. (Foto: freepik/yanalya)


Minyak goreng yang sehat adalah minyak yang rendah lemak jenuh dan lemak trans, serta tinggi lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. The American Heart Association merekomendasikan memilih minyak dengan kurang dari empat gram lemak jenuh per sendok makan, dan tidak ada minyak terhidrogenasi parsial atau lemak trans.

Minyak goreng paling sehat untuk digunakan antara lain:

1) Minyak zaitun yang merupakan anti-inflamasi dan bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol LDL. Namun, itu tidak memiliki titik asap yang tinggi dan paling baik digunakan sebagai saus salad, atau topping untuk pasta, atau untuk slow cooking.

2) Minyak kacang yang populer untuk masakan Asia, ini adalah minyak tak jenuh tunggal sehat lainnya yang memiliki titik asap sangat tinggi dan dapat digunakan untuk menggoreng lemak, meskipun metode persiapan seperti itu akan meniadakan manfaat kesehatannya.

3) Minyak canola memiliki titik asap 400 hingga 450 derajat dan rendah lemak jenuh. Karena tidak memiliki banyak rasa, membuatnya menjadi pilihan yang baik untuk resep yang membutuhkan rasa halus.

4) Minyak chia yang memiliki titik asap yang sangat tinggi dan stabil pada suhu tinggi karena antioksidan tinggi yang tersisa dalam minyak goreng.

Baca Juga:

Pencinta Gorengan Tak Perlu Panic Buying Memborong Minyak Goreng

Cara mengetahui minyak sehat

minyak
Beberapa menyukai minyak kelapa, sementara yang lain menghindarinya karena tinggi lemak jenuh. (Foto: freepik/jcomp)


Tanpa melihat label atau meneliti bahan-bahannya, kamu dapat mengetahui minyak mana yang mengandung lemak jenuh karena padat pada suhu kamar.

Selain itu minyak goreng memang seharusnya hanya untuk digunakan secukupnya. Minyak sawit, misalnya. Minyak ini mengandung asam palmitat yang tinggi, sejenis lemak jenuh yang dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit jantung dan penyakit kronis lain.

Sementara, minyak bunga matahari memiliki titik asap yang tinggi, tetapi mengandung banyak asam lemak omega 6. Terlalu banyak omega 6 dianggap pro-inflamasi, dan makan terlalu banyak omega 6 tanpa diimbangi dengan omega 3 dapat menyebabkan peradangan, jadi kamu sebaiknya membatasi minyak ini.

Untuk minyak kelapa, pendapat yang muncul beragam. Beberapa orang menyukai minyak kelapa sementara yang lain berpikir itu harus dihindari karena kandungan lemak jenuhnya yang tinggi. Minyak kelapa memiliki lebih banyak lemak jenuh dibandingkan dengan minyak nabati lain. Namun memang minyak ini memiliki titik asap yang tinggi dan baik untuk memasak. Karena itulah, minyak kelapa harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. (aru)

Baca Juga:

5 Kombinasi Minyak Kelapa untuk Atasi Kantung Mata

#Kesehatan #Minyak Goreng
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Kemenkes juga tidak hanya membantu pembangunan infrastruktur seperti gedung, tetapi fasilitas Kesehatan juga perlu untuk dibantu.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 Juli 2026
Kemenkes Rampungkan Pembangunan 20 Rumah Sakit di Seluruh Indonesia
Lifestyle
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Ramalan shio besok, 7 Juli, mengulas prediksi karier, asmara, dan keuangan untuk 12 shio. Simak lima shio yang diprediksi perlu lebih waspada dalam mengelola keuangan
ImanK - Senin, 06 Juli 2026
Ramalan Shio 7 Juli 2026: Ada yang Diprediksi Terancam Keuangannya
Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Fun
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Riset ASICS menunjukkan bahwa hanya dengan 15 menit 9 detik aktivitas fisik, suasana hati dapat mulai meningkat secara signifikan.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Juni 2026
ASICS Get The Glow Ajak Aktif Bergerak untuk Pikiran Lebih Positif dan Bersinar Alami
Indonesia
DPR Sambut Baik HET MinyaKita Tetap Rp 15.700 per Liter, Dinilai Ringankan Beban Masyarakat
Komisi VI DPR mengapresiasi batalnya kenaikan harga Minyakita. Hal itu menjadi kabar baik bagi masyarakat dan UMKM.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
DPR Sambut Baik HET MinyaKita Tetap Rp 15.700 per Liter, Dinilai Ringankan Beban Masyarakat
Indonesia
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Pemerintah tidak bisa lagi menggunakan pendekatan seragam yang menyamakan wilayah perkotaan dengan daerah terpencil dalam urusan pelayanan kesehatan dasar.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
Cakupan Imunisasi Daerah 3T Anjlok, Legislator Desak Kemenkes Jemput Bola
Indonesia
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Masyarakat perlu memahami gejala Flu Singapura agar dapat melakukan penanganan lebih dini apabila menemukan tanda-tanda penyakit tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Dinkes Bandung Barat Temukan 174 Suspek Flu Singapura
Lifestyle
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Ramalan shio besok 19 Juni 2026: prediksi asmara, karier, keuangan, hingga 5 shio paling beruntung dengan peluang rezeki dan keberuntungan besar.
ImanK - Kamis, 18 Juni 2026
5 Shio Ini Diprediksi Kebanjiran Rezeki Besok 19 Juni 2026
Lifestyle
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Ramalan shio besok 16 Juni 2026 lengkap. Simak prediksi asmara, karier, keuangan, kesehatan 12 shio serta 5 shio paling beruntung hari ini.
ImanK - Senin, 15 Juni 2026
5 Shio Paling Beruntung Besok 16 Juni 2026, Cek Asmara dan Keuangan Anda!
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Diabetes melitus merupakan penyakit menahun yang diderita seumur hidup.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Kabar Baik, Penderita Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2 Bisa Sembuh tanpa Obat
Bagikan