Kesehatan

Meski Sakit Gigi, Kamu Masih Bisa Menikmati 5 Makanan Ini

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 31 Oktober 2019
Meski Sakit Gigi, Kamu Masih Bisa Menikmati 5 Makanan Ini

Lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. (Foto: Ask The Dentist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SIAPA sih yang mau merasakan sakit gigi? Kondisi memang menjadi masalah umum yang menyebabkan rasa sakit dan membuat tidak nyaman, terutama ketika menguyah makanan. Kamu tidak bisa mengonsumsi semua jenis makanan. Belum lagi ketika kita sedang sakit gigi ada saja orang yang membuat kita jengkel. Pasti tambah sakit dan stres.

Dilansir dari laman Alodokter, sakit gigi dapat menjadi tanda adaya penyakit pada bagian tubuh lain yang menimbulkan nyeri yang menjalar ke sekitar gigi. Meskipun tidak mengancam nyawa, segera periksa ke dokter gigi untuk diobati. Bisa jadi itu disebabkan karena pembusukan gigi atau serangan jantung.

Baca juga:

Jangan Salah, Begini Cara Menyikat Gigi yang Benar

Kondisi ini muncul karena berbagai faktor seperti gigi patah, gigi berlubang, pembusukan gigi, permasalahan pada kawat gigi, hingga kebiasaan menggeretakan gigi. Seseorang akan lebih berisiko terkena sakit gigi apabila sering merokok dan mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Sakit gigi juga membuat kita sulit mengonsumsi makanan, ada beberapa makanan yang bisa dikonsumsi pada saat sakit gigi. Buat kamu yang sedang sakit gigi dan bingung mau makan apa, simak lima makanan yang bisa dikonsumsi seperti dilansir dari laman Best Toothache Cure.

1. Sup

Meski Sakit Gigi, Kamu Masih Bisa Menikmati 5 Makanan Ini
Sup bisa menghangatkan tubuhmu. (Foto: Pixabay/Couleur)

Ketika sakit gigi, kamu disarankan untuk tidak menguyah terlalu banyak dan membutuhkan makanan yang lembut. Karena itu, sup lezat menjadi makanan yang bisa kamu konsumsi.

Pastikan sup yang ingin kamu santap tidak terlalu panas karena itu akan memperburuk gigi yang sedang sakit. Nutrisi yang terkandung pada sup juga akan membuat tubuhmu menjadi lebih sehat dan hangat.

2. Kentang panggang atau rebus

Meski Sakit Gigi, Kamu Masih Bisa Menikmati 5 Makanan Ini
Jangan lupa untuk menghaluskannya terlebih dahulu. (Foto: Pixabay/RAMillu)

Jika kamu ingin memuaskan rasa lapar dengan cepat tanpa perlu menguyah secara agresif, kentang panggang atau rebus bisa jadi pilihannya.

Jika kentang sudah matang, kamu harus menghaluskannya terlebih dahulu. Teksturnya yang lembut cocok dikonsumsi selama sakit gigi. Kentang juga dapat meningkatkan energi dalam tubuh.

Baca juga:

Gusi Berdarah saat Sikat Gigi? Bisa Jadi Ini Penyebabnya

3. Cengkeh

Meski Sakit Gigi, Kamu Masih Bisa Menikmati 5 Makanan Ini
Cengkeh mengandung banyak nutrisi yang baik untuk gigi. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)

Cengkeh dianggap sebagai makanan yang menenangkan dan membantu meringankan sakit gigi. Itu karena cengkeh mengandung banyak asam lemak omega-3, mangan, vitamin K dan C, kalsium, serat, dan magnesium.

Selain itu, cengkeh juga memiliki sifat anti-inflamasi yang telah digunakan sejak lama untuk mengobati sakit gigi, kerusakan pada gigi, bahkan parasit pada usus.

4. Yogurt

Meski Sakit Gigi, Kamu Masih Bisa Menikmati 5 Makanan Ini
Yogurt menjadi cemilan yang cocok ketika sakit gigi. (Foto: Pixabay/ponce_photography)

Ingin nyemil tapi lagi sakit gigi? Cemilan dari bahan dasar susu ini bisa jadi pilihan kamu. Yoghurt memiliki tekstur yang lembut dan bisa langsung ditelan tanpa harus dikunyah. Selain aman untuk dikonsumsi, yoghurt juga mengandung kalsium yang baik untuk menyembuhkan gigi yang sakit.

5. Es krim

Meski Sakit Gigi, Kamu Masih Bisa Menikmati 5 Makanan Ini
Es krim selalu disarankan dokter gigi untuk dikonsumsi. (Foto: Pixabay/mp1746)

Es krim mungkin menjadi makanan terbaik untuk dikonsumsi selama sakit gigi. Bahkan setiap dokter gigi pasti memberi saran untuk mengonsumsi es krim.

Hal ini bertujuan agar mengurangi rasa sakit gigi. Es krim mengandung susu yang kaya akan kalsium untuk kesehatan gigi. (And)

Baca juga:

Makanan-Makanan Ini Mesti Dihindari kalau Kamu Pakai Kawat Gigi

#Kesehatan #Perawatan Gigi #Gigi Berlubang #Gigi #Sakit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan