Menko PMK Sindir Ada Pejabat yang Berusaha Tutupi Kelaparan di Papua Tengah

Andika PratamaAndika Pratama - Sabtu, 12 Agustus 2023
Menko PMK Sindir Ada Pejabat yang Berusaha Tutupi Kelaparan di Papua Tengah

Menko PMK Muhadjir Effendy dalam konferensi pers penanganan kelaparan di Papua. (ANTARA/Asep Firmansyah).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus kelaparan di Papua Tengah menjadi perhatian serius bagi pemerintah. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy angkat bicara tentang penanganan dari kasus kelaparan tersebut.

Muhadjir menyampaikan kasus kelaparan di Papua Tengah ini coba ditutupi oleh oknum pejabat dengan dalih masyarakat mengalami diare bukan kelaparan.

Baca Juga

6 Orang Meninggal Akibat Kelaparan di Papua, TNI Diperintahkan Kawal Bantuan

"Sudah tahu rakyatnya lapar, pejabatnya masih minta supaya tidak diumumkan kelaparan. 'Itu hanya diare'. Ya, diare karena lapar itu," ujar Muhadjir di Kota Yogyakarta, Jumat (11/8).

"Gak ada visum dokter, 'oh ini mati karena lapar'. Kan enggak ada. Ya memang diare. Diarenya karena makan umbi-umbian yang sudah busuk penuh bakteri. Ya meninggallah dia," tegas Muhadjir.

Baca Juga

Suhu Makin Panas, Kelaparan Mengancam

Muhadjir merinci kasus kelaparan di Papua Tengah ini disebabkan oleh adanya kabut es. Kabut es ini membuat tanaman umbi-umbian yang jadi bahan pangan utama masyarakat di Papua Tengah menjadi busuk.

"Gitu kok dibilang krisis pangan, kelaparan gak boleh," urai Muhadjir.

Muhadjir membeberkan dirinya sempat menelepon Sekretaris Daerah untuk menanyakan kondisi di lapangan.

"Sekdanya tak telepon. Gimana sih Pak, sampenyan kok bisa punya pernyataan bahwa itu bukan karena kelaparan tapi karena diare. 'Disuruhe, Pak Menko'.," terang Muhadjir.

"Ini mentolo gitu lho. Ketika rakyat sedang meregang nyawa, kita masih ingin cari-cari, khawatir kalau nanti tidak berprestasi," pungkas Muhadjir. (Cahyo/Yogyakarta)

Baca Juga

Seperempat Miliar Orang Hadapi Tingkat Kelaparan Akut

#Papua #Kelaparan #Muhadjir Effendy
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Indonesia
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Satgas menemukan sekitar 21.400 tanaman ganja yang disebut dalam kondisi siap panen.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Temuan Ladang Ganja di Yahukimo, Diduga Jadi Sumber Dana Operasional OPM
Bagikan