BANYAK faktor untuk menentukan seberapa akurat ukuran Mr.P kamu. Mengukurnya tidak sekadar menggunakan penggaris atau jengkal. Hasilnya tidak akan akurat karena ukuran Mr.P bisa berubah-ubah dalam keadaan tertentu.
Dimuat di laman Men's Health, ahli urologi dan seksolog Dr. Stefan Buntrock mengatakan banyak orang salah paham dan salah cara dalam mengukur ukuran Mr.P. Saat lembek dan ereksi, tentu ukuran Mr. P berbeda.
Baca Juga:
Meski begitu, lanjut Buntrock, Mr.P tetap bisa diukur saat masih lembek untuk menentukan berapa ukuran pastinya saat ereksi. Pastikan posisi tubuh dalam keadaan berdiri dan keadaan Mr.P direnggangkan saat mengukurnya.
"Ini dilakukan dengan berdiri, dengan Mr.P sejajar dengan lantai, pada sudut 90 derajat. Jika dilakukan dengan benar, panjang yang diregangkan mendekati panjang ereksi, tetapi perlu untuk menerapkan kekuatan tertentu," ujarnya.
Selain itu, kata Buntrock, banyak juga orang salah kira dalam menentukan titik awal yang tepat untuk mengukur Mr.P. Ia mengatakan bahwa titik yang paling tepat adalah bagian pangkal hingga ujung di sisi atas atau sisi punggung Mr.P.
Celakanya, bagi orang dengan bobot tubuh berlebih, bagian Mr.P dekat perut tertutup oleh lemak perut. Semakin banyak lemak perut, maka ukuran Mr.P kata Buntrock semakin kecil.
Namun, tetap ada solusi untuk mengukur Mr.P pria yang memiliki lemak perut berlebih. "Karena itu, saya lebih suka mengukur dari tulang Mr.P."
Baca Juga:
Alat ukur yang kamu gunakan juga memengaruhi keakuratan ukuran Mr.P. Ia merekomendasikan agar kamu menggunakan pita pengukur daripada penggaris yang kaku, mengingat bentuk Mr.P sedikit melengkung. Pita pengukur akan membantu pengukuran dengan mengikuti bentuk Mr.P secara menyeluruh.
Di lain hal, ada beberapa faktor yang dapat membuat sulit untuk mengukur ukuran Mr.P, seperti saat cuaca dingin. Ketika Mr.P berada di lingkungan yang dingin, maka ukurannya otomatis akan mengecil. Oleh karena itu, ada baiknya mengukur Mr.P di tempat dengan suhu normal.
Bahkan, saat mengukur Mr.P, biasanya seorang pria bisa mengalami kecemasan. Mereka takut ukuran Mr.P tidak ideal atau tidak sesuai ekspektasi. Maka tidak mengherankan biasanya terjadi kontraksi pembuluh darah saat pengukuran Mr.P, yang hasilnya membuat ukurannya lebih kecil. Jadi, sebaiknya kamu tenang dan rileks ketika mengukur Mr.P.
Pastikan pula kamu belum ejakulasi dalam beberapa hari terakhir. Sebab apabila kamu mengalami ejakulasi baru-baru ini, ukurannya akan berpengaruh. (ikh)
Baca Juga: