Kesehatan

Ukuran Hidung Memengaruhi Panjang Mr.P?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 12 Januari 2022
Ukuran Hidung Memengaruhi Panjang Mr.P?

Ukuran hidung memengaruhi panjang Mr.P. (Foto: Unsplash/Deon Black)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADAKAH cara praktis untuk mengukur ukuran Mr.P? Konon katanya, ukuran Mr.P dapat diketahui hanya dengan melihat keadaan fisik seseorang. Contohnya, orang yang memiliki kaki besar otomatis juga memiliki ukuran Mr.P besar.

Selain itu, ukuran Mr.P katanya dapat diketahui lewat jari seseorang. Cukup meregangkan ibu jari dan jari telunjuk, maka kamu bisa menentukan berapa ukuran Mr.P orang tersebut. Cara ini tepatnya untuk menentukan ukuran Mr.P saat ereksi, bukan ketika lemas. Sayangnya, cara-cara tersebut agaknya hanya sebuah mitos.

Baca Juga:

Level Kekerasan Mr.P, Awas DE

Namun, seperti dilansir Men's Health, kini sudah dibuktikan secara ilmiah bagaimana cara mengetahui ukuran Mr.P dengan mudah berdasarkan penampilan fisik. Hal ini dibuktikan melalui sebuah video baru di saluran YouTube ahli urologi dan ahli bedah panggul Dr. Rena Malik. Menurut Malik, ukuran hidung memengaruhi panjang Mr.P.

Menurut video tersebut, sejumlah peneliti di Jepang melakukan sebuah penelitian terhadap 136 pria berusia antara 30 dan 50 tahun. Tujuan penelitian tersebut untuk menentukan apakah ukuran Mr.P saat lemas dan ereksi sama.

Ternyata hasil penelitian tersebut mengatakan apabila Mr.P diregangkan saat lemas maka memiliki ukuran sama seperti saat ereksi. "Kami di urologi sebagai peneliti menggunakan panjang Mr.P yang diregangkan sebagai penanda pengganti untuk panjang penis yang ereksi, jadi umumnya panjang penis yang diregangkan dan panjang ereksi hampir sama," jelas Malik.

Baca Juga:

Kaki Besar, Mr.P Besar? Mitos atau Fakta?

Mereka kemudian mengukur organ lain, dan menemukan bahwa satu bagian tubuh secara khusus benar-benar berkorelasi dengan semua pengukuran Mr.P, yakni lingkar batang hidung. Para peneliti mengukur panjang hidung dari titik tengah antara mata sampai ke sisi kiri dan kanan, kemudian memilih ukuran yang lebih panjang, karena wajah tidak persis simetris.

"Menariknya, tinggi badan, berat badan dan semua faktor lain yang mereka ukur tidak berkorelasi dengan panjang Mr.P. Ini (hidung) adalah satu-satunya organ yang benar-benar berkorelasi dengan panjang Mr.P," kata Malik.

Meski begitu, penelitian lain yang diterbitkan dalam Asian Journal of Andrology menunjukkan bahwa jari-jari mungkin merupakan indikator sebenarnya dari ukuran Mr.P, khususnya perbedaan ukuran antara jari telunjuk dan jari manis. Jika jari telunjuk lebih pendek dari jari manis, selamat, berarti Mr.P kamu termasuk panjang. (ikh)

Baca Juga:

Mr.P Jadi Nanas, Apa Jadinya?

#Kesehatan #Mr P
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Bagikan