Mengenal Anarko Sindikalisme dalam Unjuk Rasa

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 14 Oktober 2020
Mengenal Anarko Sindikalisme dalam Unjuk Rasa

Kelompok anarko sering menjadi dalang kericuhan saat unjuk rasa. (Foto: Flickr/Osvaldo Gado)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH gak sih terlintas di benakmu, mengapa setiap kali unjuk rasa pasti berujung ricuh? Apakah memang ricuh yang direncanakan atau berjalan begitu saja? Nah katanya, unjuk rasa yang berakhir ricuh seringkali dikaitkan dengan kelompok Anarko Sindikalisme. Kira-kira, apa ya itu Anarko Sindikalisme?

Anarkisme dipahami sebagai teori skeptis tentang legitimasi politik. Anarki juga tidak memiliki aturan. Beberapa orang berpendapat bahwa kaum anarkis politik memfokuskan titik mereka pada kekuasaan negara, memandang kekuasaan koersif monopolistik yang terpusat sebagai sesuatu hal yang palsu.

Mengutip laman The Conversation, filsafat politik anarkisme muncul pada pertengahan abad ke-17 dan dicetuskan oleh pemikir Pierre-Joseph Proudhon, William Godwin, Emma Goldman, dan Max Stirner. Proudhon seringkali dikaitkan sebagai anarkis yang memproklamirkan diri pertama dan sering dilihat sebagai pendiri pemikiran anarkis klasik.

Mengenal Anarko Sindikalisme dalam Unjuk Rasa
Lambang yang digunakan kelompok anarko. (Foto: Flickr/Jeff Meyer)

Baca juga:

Fresh Graduate Enggak Perlu Takut, Omnibus Law Bukan Jadi Halangan

Laman Merriam Webster mengartikan anarkisme merupakan suatu teori politik yang menganggap semua bentuk otoritas pemerintahan tidak diperlukan. Dalam setiap aksi, kelompok anarko kerap membawa simbol huruf A di dalam lingkaran.

Secara khusus, ia juga mengembangkan konsep tatanan spontan dalam masyarakat yang membuat organisasi dapat muncul tanpa koordinasi pusat atau atas-bawah. Istilah anarkisme berakar dari bahasa Yunani, anarchos atau anarchein, yang artinya “tanpa penguasa” atau "tanpa pemerintahan".

Kelompok anarko juga percaya bahwa serikat buruh bisa menjadi kekuatan revolusioner untuk menggantikan sistem kapitalisme. Kelompok ini juga percaya pada sistem aksi langsung, yakni aksi yang secara langsung memperoleh keuntungan sebagai lawan dari aksi tak langsung, seperti memilih perwakilan untuk duduk dalam pemerintahan.

Di akhir abad ke-19, anarkisme mulai menjadi diskursus yang koheren dengan fondasi yang lebih sistematik. Uniknya, Proudhon adalah satu-satunya tokoh yang secara terbuka mengaku dirinya sebagai seorang anarkis. Karyanya seperti What is Property, Economic Contradictions, dan The Political Capacity of The Working Classes, berdampak besar bagi pertumbuhan anarkisme sebagai gerakan massa.

Mengenal Anarko Sindikalisme dalam Unjuk Rasa
Para pencetus teori anarkisme. (Foto: Libcom)

Anarkisme memiliki dua aliran yang berbeda, yakni anarkisme sosial dan anarkisme libertarian. Anarkisme sosial menekankan pada masyarakat ekonomi politik yang mensosialisasikan alat-alat produksi, sedangkan anarkisme libertarian sebagian besar berkaitan dengan memastikan jumlah kebebasan maksimum bagi individu.

Dalam kehidupan kita sehari-hari, anarko seringkali menyamar sebagai mahasiswa yang menggunakan almamater. Meskipun tidak semua, kelompok anarko kerap membakar ban, membawa sajam, atau terlilbat bentrok dengan polisi. Dalam konteks ini, kaum anarkis adalah mereka yang menimbulkan kekacauan dan kekerasan yang tidak ada gunanya.

Baca juga:

Omnibus Law Meningkatkan Eco-Anxiety

Contoh kasusnya adalah Pawai Sejuta Topeng di London paa 5 November 2015 lalu. Acara ini memang diselenggarakan oleh sejumlah kelompok anarkis.

Menurut Peter Kropotkin, sifat anarkisme adalah nama yang diberikan pada prinsip atau teori kehidupan masyarakat. Keharmonisan mereka diperoleh bukan dengan tunduk pada hukum atau ketaatan, melainkan dengan kesepakatan bebas yang dibuat antara berbagai kelompok, teritorial, dan profesional.

Kesepakatan itu dibentuk secara bebas demi produksi dan konsumsi, serta untuk kepuasan berbagai kebutuhan dan aspirasi makhluk beradab yang tidak terbatas.

Mengenal Anarko Sindikalisme dalam Unjuk Rasa
Proudhon satu-satunya tookh yang mengaku dirinya anarkis. (Foto: Libcom)

Kelompok Anarko Sindikalisme memang sering memanfaatkan momen-momen unjuk rasa untuk membuat kekacauan. Mereka menganggap ini menjadi kesempatan untuk melancarkan aksinya di tengah kerumunan masyarakat, terutama mahasiswa.

Nah, Sobat Merah Putih, intinya, kamu harus tetap waspada dan jangan terprovokasi dengan orang yang tidak dikenal atau mencurigakan saat unjuk rasa. Jika menemukan kelompok ini, segera laporkan aparat keamanan agar unjuk rasa tidak berlangsung ricuh. (and)

Baca juga:

Aksi Tolak Omnibus Law di Solo, Puluhan Pelajar dan Kelompok Anarko Diamankan

#Aksi Unjuk Rasa #Fakta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dunia
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Mereka juga menuntut adanya perbaikan fasilitas pendidikan yang layak serta perbaikan sistem penerimaan mahasiswa perkuliahan yang selama ini tidak transparan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Perancis ke Albania, Gerakan Protes Satu Suara 'Tuntut Pendidikan dan Tekan Biaya Hidup'
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Sejumlah siswa sekolah menengah di Prancis menggelar aksi protes selama sepekan untuk menentang jadwal yang terlalu padat, kekurangan guru, dan beberapa isu pendidikan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Indonesia
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan di area unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Hasil pencarian hanya memberitakan jika pembangunan IKN hanya sekali dilaporkan berhenti sementara, yakni pada 10 Agustus 2024 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembangunan IKN Dihentikan, Anggaran Dialihkan Buat MBG
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Klasifikasi resmi World Bank sendiri menempatkan Indonesia di kelompok negara berpenghasilan menengah-atas, bukan negara paling miskin.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Dunia Tempatkan Indonesia Jadi Negara Termiskin 2026
Berita Foto
Aksi Polisi Padamkan Api Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di Depan Gedung DPR
Sejumlah petugas kepolisian mencoba memadamkan api saat aksi unjuk rasa 27 Agustus di Depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 27 Agustus 2026
Aksi Polisi Padamkan Api Aksi Unjuk Rasa 27 Agustus di Depan Gedung DPR
Indonesia
Kabar Demo 27 Agustus 2026 Ini, Pemkot Tangerang Keluarkan Edaran Pulang Sekolah Siswa Harus Dijemput
Siswa tidak diperbolehkan pulang sendiri, menggunakan transportasi umum tanpa pendampingan, maupun berkumpul di luar lingkungan sekolah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Kabar Demo 27 Agustus 2026 Ini, Pemkot Tangerang Keluarkan Edaran Pulang Sekolah Siswa Harus Dijemput
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026, Dishub Jakarta Sebar 120 Petugas Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas
Sebanyak 60 petugas disiagakan pada shift pertama pukul 07.00–13.00 WIB dan 60 petugas pada shift kedua pukul 13.00–19.00 WIB
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026, Dishub Jakarta Sebar 120 Petugas Antisipasi Kemacetan Lalu Lintas
Olahraga
3 Fakta Menarik usai Vietnam Tumbangkan Indonesia di Piala AFF 2026, Skuad Garuda Catatkan Rekor
Ada fakta menarik usai Vietnam mengalahkan Indonesia di Piala AFF 2026. Skuad Garuda mencatatkan rekor buruk.
Soffi Amira - Senin, 03 Agustus 2026
3 Fakta Menarik usai Vietnam Tumbangkan Indonesia di Piala AFF 2026, Skuad Garuda Catatkan Rekor
Bagikan