Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sempat Dilaporkan Hilang setelah Demo di Jakarta, 2 Pemuda Akhirnya Ditemukan dan Minta Maaf

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 18 September 2025
Sempat Dilaporkan Hilang setelah Demo di Jakarta, 2 Pemuda Akhirnya Ditemukan dan Minta Maaf

Rilis Polda Metro Jaya. (Foto: MerahPutih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dua orang yang sempat dilaporkan hilang saat demo di Jakarta pada akhir Agustus lalu, yakni Eko Purnomo dan Bima Permana Putra, telah ditemukan. Keduanya menegaskan bahwa mereka tidak ikut serta dalam aksi demonstrasi tersebut.

Bima dilaporkan hilang ke Polsek Cikarang Selatan pada 6 September 2025. Ia terakhir pamit kepada keluarga pada 31 Agustus 2025 untuk pergi ke Glodok, Jakarta Barat. Bima akhirnya ditemukan di dekat Klenteng Kota Lama, Malang, pada 17 September 2025.

Di Polda Metro Jaya, Kamis (18/9), Bima menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga dan publik.

"Mohon maaf sebesar-besarnya, terutama buat orang tua saya dan kakak saya, karena telah pergi meninggalkan rumah tanpa kabar, tanpa pamit," ujar Bima.

Ia juga meminta maaf karena kegaduhan yang timbul di media sosial.

"Saya memohon maaf atas kegaduhan yang telah terjadi di sosial media selama ini karena saya dikabarkan hilang," tambahnya.

Baca juga:

Polisi Temukan Bima Permana Putra, Pria yang Sempat Dilaporkan Hilang Pasca Demo Rusuh di Jakarta

Sementara itu, Eko dilaporkan hilang oleh ibunya ke Polsek Cempaka Putih pada 3 September 2025. Laporan ini diperkuat oleh rekan kerja Eko melalui hotline KontraS pada 4 September.

Pada 8 September, ibu Eko sempat mendapat kabar dari kenalan bahwa Eko sudah bisa dihubungi. Namun, karena komunikasi tidak berlanjut, laporan tambahan dibuat di Polsek Johar Baru pada 10 September 2025. Hingga akhirnya, pada 16 September 2025, Eko sendiri menghubungi ibunya.

Eko kemudian diketahui bekerja di kapal penangkap ikan di perairan Kalimantan Tengah. Ia mengaku sengaja pergi untuk mandiri dan mencari nafkah.

"Saya ucapkan mohon maaf untuk ibu saya karena sudah membuat khawatir, saya pergi tanpa memberi kabar. Terima kasih juga kepada pihak kepolisian yang sudah membantu," kata Eko.

Baca juga:

2 Orang Yang Ditemukan Setelah Dinyatakan Hilang Saat Aksi Demo, Ada di Malang dan Sukamara Kalteng

Direktur Siber Polda Metro Jaya, Kombes Roberto Pasaribu, membenarkan hal tersebut.

"Adapun alasan Eko bekerja di kapal adalah untuk mencari nafkah dan penghidupan," jelas Roberto.

Eko menegaskan bahwa saat demo di Jakarta akhir Agustus lalu, ia hanya menonton, bukan ikut sebagai peserta aksi. (Knu)

#Polda Metro Jaya #Orang Hilang #Aksi Unjuk Rasa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Polda Metro Jaya membongkar sindikat obat keras ilegal di Kebon Kacang. Sebanyak 575 ribu pil disita.
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
Sindikat Obat Keras Ilegal Dibongkar di Jakarta, Polda Metro Sita Lebih dari 575 Ribu Butir
Indonesia
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Polda Metro Jaya menegaskan kasus baru ditutup setelah ketemu PWI dan Hotman Paris, serta melalui proses gelar perkara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
PWI Cabut Laporan Polisi Hotman Paris, Polda Mau Semua Datang Dulu Baru Kasus Ditutup
Indonesia
Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Polda Metro Jaya menyita Rp220 juta dari sindikat hoaks medsos. Polisi mendalami dugaan dana negara digunakan untuk membiayai propaganda digital. Delapan tersangka ditangkap.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 Juli 2026
 Rp 220 Juta Disita, Polda Telisik Dugaan Sindikat Propaganda Hoaks Medsos Dibiayai Uang Negara
Indonesia
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Komisi III DPR mendesak Polri untuk mengusut tuntas kasus Kasat Narkoba Polres Tangsel.
Soffi Amira - Rabu, 29 Juli 2026
DPR Minta Polisi tak Tebang Pilih Usut Dugaan Kasus Kasat Narkoba Tangsel
Indonesia
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Polda Metro Jaya menegaskan, Kasat Narkoba Polres Tangsel, AKP Pardiman, kini masih belum ditetapkan tersangka.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Kasat Narkoba Polres Tangsel Diperiksa, Polda Metro Pastikan Belum Berstatus Tersangka
Indonesia
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Polda Metro Jaya mengklarifikasi isu penembakan ajudan Febrie Adriansyah, yang viral di media sosial.
Soffi Amira - Selasa, 28 Juli 2026
Polda Metro Jaya Klarifikasi Isu Penembakan Ajudan Febrie Adriansyah yang Viral di Media Sosial
Indonesia
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
​Dalam menjalankan aksinya, sindikat ini terbagi ke dalam lima peran terorganisir, yakni perekrut dan pembiaya, pembuat konten, penyebar konten, pengangkat konten
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 Juli 2026
Polisi Tahan 8 Orang Diduga Lakukan Propaganda Digital, Barang Bukti Rp 220 Juta
Indonesia
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Polisi bantah temuan racun dalam olah TKP kematian Sutrimo di klinik Kebayoran Baru. Barang bukti dibawa ke Puslabfor Polri untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Olah TKP Kematian Sutrimo, Polisi Bantah Temukan Racun di Klinik Mordent Kebayoran Baru
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Polda Metro Jaya selidiki kematian Sutrimo di Kebayoran Baru. Dugaan korban Karumga eks Jampidsus masih didalami.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Usut Kematian Sutrimo, Dugaan Korban Penjaga Rumah Eks Jampidsus Didalami
Bagikan