Mengapa Harga BTC Terus Berubah?

P Suryo RP Suryo R - Senin, 30 Mei 2022
Mengapa Harga BTC Terus Berubah?

Bitcoin memanfaatkan perangkat lunak berbentuk Open Source. (Foto: Pexels/Worldspectrum)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NAMA Bitcoin atau BTC kini sudah tidak asing lagi dalam dunia keuangan. Dari hari ke hari menunjukan adanya hasil keuntungan yang banyak. Ini yang kemudian membuat orang tertarik untuk memulai investasi pada cryptocurrency ini.

Bitcoin kini dianggap sebagai instrumen investasi yang sangat potensial dalam memaksimalkan keuntungan. Lalu sebenarnya 1 BTC berapa rupiah dan benarkan bisa mendatangkan keuntungan?

Baca Juga:

CEO Twitter Berharap Bitcoin Bisa Ciptakan Perdamaian Dunia

uang
Bitcoin (BTC) bisa dimanfaatkan untuk menyimpan nilai maupun dikirim dengan bebas. (Foto: Unsplash/Executium)

Bitcoin adalah mata uang digital yang didistribusikan secara elektronik tetapi tidak dikendalikan pemerintah. Bitcoin dioperasikan oleh komputer di dunia dan membentuk jaringan keuangan yang terdesentralisasi. Bitcoin bisa dimanfaatkan untuk menyimpan nilai maupun dikirim dengan bebas.

Dalam penggunaannya, Bitcoin memanfaatkan perangkat lunak berbentuk Open Source. Artinya, semua orang bisa menjalankan server Bitcoin dan berpartisipasi agar menjadi bagian dari jaringan. Berbeda dengan uang pemerintah, Bitcoin memiliki persediaan yang terbatas.

Menurut sejarah, di dunia hanya terdapat 21 juta Bitcoin saja. Ini yang kemudian membuat Bitcoin unik. Karena Bitcoin adalah aset digital langka pertama yang memiliki stok yang tidak dapat ditambah atau dicetak seperti uang.

Investasi pada Bitcoin

Bitcoin sangat berharga sebab dalam transaksinya tidak membutuhkan perantara. Selain itu, Bitcoin juga tahan sensor sehingga tidak ada seseorang yang dapat menghentikan transaksi ini. Setiap transaksi akan tercatat secara terbuka, dengan begitu setiap orang bisa memvalidasi transaksi tersebut.

Harga Bitcoin memang terus naik sejak awal kemunculannya. Siapapun bisa membeli sebagian kecil Bitcoin atau dikenal dengan sebutan satoshi. Tercatat USD 1 (sekitar Rp14.539) saat ini sama dengan 0,00008447 BTC. Jika dirupiahkan, saat ini 1 BTC adalah Rp439.440.000.

Penawaran dan permintaan berpengaruh terhadap harga Bitcoin. Meskipun stok Bitcoin terbatas, namun permintaan terus meningkat. Hal inilah yang membuat harga Bitcoin meningkat dari tahun ke tahun. Setiap hari terjadi transaksi jual beli Bitcoin dari dari seluruh dunia.

Melalui pertukaran kripto terjadi penawaran harga Bitcoin. Hal ini membuat volatilitas harga Bitcoin sebab pasar Bitcoin berjalan setiap hari tanpa henti. Faktor lain yang berpengaruh terhadap harga Bitcoin yaitu kelangkaan Bitcoin. Kemudian ini yang menyebabkan orang-orang bersedia untuk membayar lebih demi memperoleh Bitcoin.

Baca Juga:

Bitcoin Didapat dari Menambang, Apa itu?

uang
Untuk di Indonesia, Bitcoin telah diakui oleh BAPPEBTI dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (Foto: Pexels/David McBee)


Keamanan

Banyak orang yang bertanya apakah sudah terlambat untuk membeli Bitcoin, jawabannya tentu saja belum. Meskipun harga Bitcoin terus meningkat, namun setiap orang dapat membeli sebagian kecil dari Bitcoin. Dalam hal ini dikenal dengan sebutan satoshi. Yang saat ini terkonversi 1 Bitcoin berarti adalah 100 juta satoshi. Tercatat pada 10 tahun yang lalu, USD 1 yaitu sebesar 113.146,771 sats. Namun sekarang USD 1 sama dengan 3335,186 sats. Angka ini akan terus berubah setiap saat, mengingat pasar Bitcoin berjalan 24/7 tanpa henti.

Perlu diketahui bahwa Bitcoin legal di sebagian besar negara. Untuk di Indonesia, Bitcoin telah diakui oleh BAPPEBTI dan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Hanya saja Bitcoin bukan merupakan alat pembayaran resmi. Karena alat pembayaran resmi yang diakui di Indonesia adalah mata uang Rupiah.

Investasi Bitcoin sangat aman dilakukan. Namun dikarenakan transaksi Bitcoin tidak dapat diubah. Ini berarti investor wajib bertanggungjawab atas kepemilikan Bitcoin masing-masing. Bitcoin menjadi investasi terbaik ketika investor ingin membedakan jenis investasi. Sebab Bitcoin bersifat terbatas, aman, terdesentralisasi dan tahan sensor.

Setelah mengetahui 1 BTC nilai konversi ke dalam rupiah dan keamanan dari Bitcoin. Tentunya semakin banyak yang akan berinvestasi pada mata uang ini. Banyak cara untuk membeli Bitcoin, salah satunya adalah melalui pertukaran kripto. (psr)

Baca Juga:

Minat Investasi Bitcoin di Indonesia Meningkat

#Bitcoin #Cryptocurrency #Kripto
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Lifestyle
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Saat ini, ada lebih dari lima pemain besar di sektor neobank kripto. Revolut, Kast, Ether.fi, Rain, Tria, dan Reddotpay adalah beberapa di antaranya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 09 Januari 2026
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi
Lifestyle
Pengguna Pintu Futures Naik 37 Persen di Tengah Penurunan BTC 2025
Tingginya minat ini didorong oleh kemampuan leverage yang memperbesar posisi modal serta akses perdagangan nonstop 24 jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Desember 2025
Pengguna Pintu Futures Naik 37 Persen di Tengah Penurunan BTC 2025
Lifestyle
Strategi Buy The Dip Kripto 2025, Begini Cara Cuan Saat Harga Turun
Buy the dip sendiri merupakan strategi investasi yang umum digunakan di pasar crypto dan saham
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Strategi Buy The Dip Kripto 2025, Begini Cara Cuan Saat Harga Turun
Lifestyle
DCA Jadi Solusi Sederhana Tapi Efektif Tanpa Takut Terjebak Volatilitas Ekstrem
DCA crypto memang bisa membantu mengurangi risiko membeli di harga puncak, tapi tidak memberikan perlindungan penuh jika pasar jatuh terus-menerus
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
DCA Jadi Solusi Sederhana Tapi Efektif Tanpa Takut Terjebak Volatilitas Ekstrem
Berita
Pintu Gandeng OJK Edukasi Aset Kripto di Kampus Binus
Industri kripto menunjukkan pertumbuhan pesat secara global
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 Desember 2025
Pintu Gandeng OJK Edukasi Aset Kripto di Kampus Binus
Lifestyle
Genius Act Stablecoin dan Tokenisasi RWA Dinilai Bakal Jadi 'Game Changer' Kripto 5 Tahun ke Depan
Dampak Spot Bitcoin ETF, Regulasi GENIUS Act stablecoin, dan Tokenisasi RWA yang didukung OJK
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 November 2025
Genius Act Stablecoin dan Tokenisasi RWA Dinilai Bakal Jadi 'Game Changer' Kripto 5 Tahun ke Depan
Berita
5 Aplikasi Terbaik untuk Beli Saham Global 2025: NVIDIA, Tesla, Apple, hingga Meta
Simak 5 platform terbaik 2025 lengkap dengan fitur dan keunggulannya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
5 Aplikasi Terbaik untuk Beli Saham Global 2025: NVIDIA, Tesla, Apple, hingga Meta
Berita
Pasar Crypto Bergejolak, Intip 3 Altcoin Potensial untuk Akhir Pekan
Analisis ICP, MOVE, dan AXS di tengah volatilitas crypto akhir pekan. Temukan peluang trading dari fundamental, teknikal, hingga sentimen pasar terbaru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 November 2025
Pasar Crypto Bergejolak, Intip 3 Altcoin Potensial untuk Akhir Pekan
Indonesia
Industri Kripto Bisa Ciptakan 1,2 Juta Kesempatan Kerja, Ini 5 Hal Yang Perlu Diperbaiki
Penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi ini akan terwujud apabila pendapatan dari aktivitas perdagangan kripto dialirkan kembali ke sektor riil melalui konsumsi dan investasi domestik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Oktober 2025
Industri Kripto Bisa Ciptakan 1,2 Juta Kesempatan Kerja, Ini 5 Hal Yang Perlu Diperbaiki
Berita
Bitcoin dan Ethereum Ikut Terpengaruh, Trader Crypto Perlu Waspadai Dampak Peristiwa Global
Pergerakan harga mata uang digital terbukti sangat sensitif terhadap peristiwa atau kebijakan global yang memengaruhi ekonomi secara luas.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 September 2025
Bitcoin dan Ethereum Ikut Terpengaruh, Trader Crypto Perlu Waspadai Dampak Peristiwa Global
Bagikan