Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Genius Act Stablecoin dan Tokenisasi RWA Dinilai Bakal Jadi 'Game Changer' Kripto 5 Tahun ke Depan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 24 November 2025
Genius Act Stablecoin dan Tokenisasi RWA Dinilai Bakal Jadi 'Game Changer' Kripto 5 Tahun ke Depan

Jonathan Hartono, Sr. Strategy & Business Pintu berbicara di Web3 Week Asia 2025 (ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ajang komunitas kripto Web3 Week Asia kembali digelar pada tahun 2025 dengan mengusung tema The Capital’s Crypto Conference. Acara yang diselenggarakan oleh Blockchainity ini menghadirkan serangkaian diskusi menarik bersama tokoh-tokoh penting di industri kripto Indonesia.

PT Pintu Kemana Saja (Pintu) kembali berpartisipasi sebagai sponsor. Dalam sesi diskusi panel bertajuk "The Crypto Narratives of 2026: What Retail Investors Should Watch Next", Sr. Strategy & Business Pintu, Jonathan Hartono, mengungkapkan deretan narasi kunci yang patut diperhatikan investor.

Baca juga:

Airlangga Sebut Indonesia Tujuan Investasi, Buktinya AS sudah Tertarik

"Melihat narasi di crypto sebenarnya kita sudah mendapatkan banyak clue tiga tahun ke belakang ini, di mana beberapa infrastruktur dan regulasi sudah di-unlock, di antaranya, Exchange-Traded Fund (ETF), GENIUS Act atau narasi stablecoin, dan terakhir tokenisasi di Real-World Asset (RWA)," ungkap Jonathan Hartono.

Jonathan menjabarkan tiga narasi utama tersebut. Pertama adalah disetujuinya Spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat (AS) pada Januari 2024. Persetujuan ini terbukti berdampak besar, dengan total arus masuk dana yang menembus US$5,95 miliar atau hampir Rp100 triliun per 7 Oktober 2025.

Narasi kedua adalah regulasi stablecoin melalui Genius Act yang disahkan menjadi undang-undang oleh Presiden AS Donald Trump pada Juli lalu. Genius Act didorong untuk meningkatkan dominasi mata uang Dolar AS, yang diperkirakan akan memicu munculnya protokol baru dan mengubah industri finansial internasional dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan.

Narasi kunci ketiga yang juga dilihat Jonathan memiliki potensi besar, terutama di Indonesia, adalah Tokenisasi Real-World Asset (RWA). Narasi ini semakin menarik setelah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mulai membuka pembahasan terkait regulasi RWA.

RWA: Jembatan Inklusivitas Investasi Indonesia

Tokenisasi RWA, menurut Jonathan, adalah peluang besar bagi pasar Indonesia. Early adopters sudah mulai meliriknya, dan diharapkan sumber daya alam Indonesia yang kaya dapat ditokenisasi untuk memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Sebagai informasi, RWA adalah aset berwujud seperti real estat, obligasi, hingga komoditas yang hak kepemilikannya dapat diubah menjadi token yang disimpan dalam blockchain. Tokenisasi ini memiliki manfaat besar, di antaranya meningkatkan likuiditas dan aksesibilitas aset, mempermudah penentuan harga pasar, serta mengurangi biaya manajemen dan transaksi.

Baca juga:

Realisasi Investasi Indonesia Triwulan III Tahun 2025 Tembus Rp491,4 Triliun

Berdasarkan publikasi OJK berjudul Beyond Infinity Tokenisasi Real World Assets (Juni 2025), tokenisasi RWA berpotensi menjadi jembatan inklusivitas investasi, mulai dari transisi energi hingga pilar keuangan digital inovatif. Nilai pasar tokenisasi RWA secara global pun terus meningkat, bahkan melampaui US$30 miliar pada kuartal III-2025, didorong oleh produk seperti obligasi AS dan kredit swasta.

"Tiga narasi ini mungkin belum terasa penuh dalam satu tahun, tapi dalam lima tahun kita akan melihat gambaran yang jauh lebih jelas. Kuncinya sudah terbuka, kita masih ada di fase early adopters, dan seiring waktu publik akan semakin mampu membaca ke mana arah industri bergerak. Meski begitu, para investor tetap perlu membekali diri dengan melakukan riset mandiri, mengedukasi diri, dan menerapkan manajemen risiko yang disiplin agar tetap aman dalam menghadapi dinamika pasar," tutup Jonathan.

#Investasi #Kripto #Mata Uang Digital
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Danantara merupakan badan pengelola investasi strategis di bawah Presiden yang mendapat mandat mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Danantara Bakal Terlibat di Komite Stabilitas Sistem Keuangan, Alasannya Karena Kelola Uang
Indonesia
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
BKPM tawarkan peluang investasi data center Indonesia ke investor China. Nilai pasar diproyeksikan Rp 29,8 triliun pada 2026 dan tumbuh hingga Rp 56,7 triliun pada 2031.
Wisnu Cipto - Jumat, 24 Juli 2026
BKPM Tawarkan Bisnis Data Center Indonesia ke Investor China, Market Pasarnya Bisa Tembus Rp 29,8 T
Indonesia
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Nilai pasar data center Indonesia mencapai sekitar 1,44 miliar dolar AS pada 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi 1,83 miliar dolar AS pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
Indonesia Tawarkan Investasi Data Center ke China, Potensi USD 3,48 Miliar
Olahraga
Konsorsium Amit Bhatia Eks Bos QPR Siap Kuras Brankas Demi Saham Minoritas Liverpool
Proses negosiasi antara kedua belah pihak saat ini masih berada pada tahap awal tanpa ada kesepakatan final
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Konsorsium Amit Bhatia Eks Bos QPR Siap Kuras Brankas Demi Saham Minoritas Liverpool
Indonesia
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp 94,9 Triliun
Semakin menegaskan posisi Jakarta sebagai pusat investasi dan motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika ekonomi global.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Realisasi Investasi Jakarta Triwulan II Tahun 2026 Capai Rp  94,9 Triliun
Indonesia
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengatakan pemerintah telah mencapai 49,5 persen dari target investasi tahun ini.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Realisasi Investasi hingga Semester I Capai Rp 1.010 T, Lokasi Didominasi Luar Jawa dengan Serapan 1,4 Juta Pekerja
Indonesia
China Bangun apartemen Rp 1,27 Triliun di Kawasan Inti IKN
Pembangunan dimulai setelah proses pembersihan dan penyiapan pematangan lahan yang rampung pada awal Juli 2026 lalu
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
China Bangun apartemen  Rp 1,27 Triliun di Kawasan Inti IKN
Indonesia
Investasi Aplikasi di Indonesia Capai Rp 54,18 Triliun, Ekonomi Digital Berkembang Pesat
Indonesia tidak kekurangan ide, Indonesia tidak kekurangan talenta, Indonesia juga tidak kekurangan kreatifitas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
Investasi Aplikasi di Indonesia Capai Rp 54,18 Triliun, Ekonomi Digital Berkembang Pesat
Berita
Kompetisi Trading Trade for Glory 2026 Siapkan Hadiah Ratusan Juta Rupiah
Masa pendaftaran Trade for Glory 2026 buka sejak 16 Juni 2026. Perhitungan poin berlaku surut mulai 11 Juni hingga 20 Juli 2026
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Kompetisi Trading Trade for Glory 2026 Siapkan Hadiah Ratusan Juta Rupiah
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Pengurusan Fatwa Halal MUI Mata Uang Kripto Lapor Polisi
Laporan baru dibuat pada 22 Juni 2026, atau hampir empat tahun setelah kejadian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Korban Dugaan Penipuan Pengurusan Fatwa Halal MUI Mata Uang Kripto Lapor Polisi
Bagikan