MerahPutih.com - Presiden Prabowo menghadiri Eastern Economi Forum (EEF) di Vladivostok Rusia pada Kamis (3/9) sebagai tamu kehormatan atas undangan dari Presiden Rusia Vladimir Putin. Pertemuan tersebut juga membahas rencana investasi ke dua negara.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyampaikan Indonesia menawarkan ratusan blok minyak dan gas bumi (migas) kepada investor Rusia yang tertarik untuk mengikuti proses lelang.
Kementerian ESDM kan menawarkan sekian ratus, lebih dari seratus blok migas kepada investor-investor dari Rusia jika mereka tertarik mengikuti proses lelang,
ujar Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Ahmad Erani Yustika ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (4/9).
Erani menyampaikan, sektor energi menjadi salah satu topik kerja sama yang dibahas bersama Rusia dalam lingkup Eastern Economic Forum (EEF), di Vladivostok, Rusia. Oleh karena itu, Presiden Prabowo Subianto menjadi pembicara dalam gelaran tersebut.
Baca juga:
Warga Lokal Diprioritaskan Bekerja di LNG Abadi Masela, Bahlil Siapkan SDM Migas dari Maluku
Sebetulnya, yang paling pokok itu (penawaran blok migas). Nanti Pak Menteri (ESDM Bahlil Lahadalia) yang akan menyampaikan lebih dalam,
ujar Erani.
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan-perusahaan Rusia untuk berinvestasi dan mengembangkan 138 blok eksplorasi migas yang telah dibuka di Indonesia.
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Indonesia saat ini memiliki banyak LNG, sehingga dalam beberapa sektor tidak secara langsung membutuhkan pasokan gas Rusia dan tetap terbuka terhadap penggunaan teknologi Rusia dan pengembangan proyek bersama. (*)