Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Putin Memandang Indonesia sebagai Mitra Kunci Rusia di Kawasan Asia Pasifik

Pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin/ Setpres

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Rusia Vladimir Putin menyebut Indonesia sebagai mitra kunci Rusia di kawasan Asia Pasifik. Hal tersebut disampaikan Presiden Putin saat bertemu dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9).

“Kita terkait dengan hubungan persahabatan selama bertahun-tahun,” kata Putin.

Putin menilai hubungan Indonesia dan Rusia memiliki fondasi persahabatan yang kuat dan terus berkembang, termasuk dalam bidang perdagangan. Menurut Putin, kerja sama bilateral Indonesia dan Rusia terus dikembangkan melalui Komisi Bersama Rusia–Indonesia di bidang ekonomi, perdagangan, dan kerja sama teknis.

Sejumlah sektor menjadi fokus kerja sama kedua negara, antara lain pertanian, pembangunan kapal, teknologi digital, serta energi, khususnya energi nuklir. Selain itu, Putin juga menyebut Indonesia sebagai salah satu sahabat tepercaya Rusia dalam kerangka ASEAN.

Baca juga:

Di Hadapan Prabowo dan Undangan EEF 2026, Putin: Ukraina Kehilangan 8.000-12.000 Tentara Setiap Bulan



Kedua negara juga terus memperkuat kerja sama di berbagai platform internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa. “Saya yakin bahwa pertemuan hari ini akan memberikan dorongan baru kepada hubungan bilateral antara kedua negara kita,” katanya.

Sementara itu, Prabowo menegaskan Rusia merupakan mitra yang sangat penting bagi Indonesia. Hubungan kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari lima dasawarsa terus berkembang dan kini telah meningkat menjadi kemitraan strategis. “Indonesia dan Rusia memiliki ikatan sejarah yang mendalam lebih dari lima dasawarsa. Bagi Indonesia, Rusia ialah mitra yang sangat penting. Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kita bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu,” katanya.

Kepala Negara juga menyoroti posisi Indonesia dan Rusia yang sama-sama merupakan negara Pasifik. Bagi Indonesia sebagai negara kepulauan, konektivitas dan kerja sama maritim menjadi salah satu bidang penting yang dapat terus dikembangkan bersama.

“Kita berdua merupakan negara Pasifik dan bagi kami sebagai negara kepulauan konektivitas dan kerja sama maritim sangat penting,” ungkap Presiden.

Menurut Prabowo, hubungan Indonesia dan Rusia terus menunjukkan perkembangan positif, termasuk di bidang ekonomi dan perdagangan. Indonesia siap memperluas kerja sama di berbagai sektor agar memberikan manfaat bagi kedua negara.

“Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerja sama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita,” tutur Presiden Prabowo.(knu)

Baca juga:

Presiden Prabowo bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin bahas Kemitraan RI-Rusia




#Vladimir Putin #Rusia #Presiden Prabowo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Stabilitas politik tidak boleh dijadikan alasan untuk membatasi kritik, mengabaikan oposisi, atau menyeragamkan pandangan politik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, Dukungan Politik Kuat tapi Ada Bahaya Pengawasan Lemah
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Percepat Pasokan Barang Subsidi ke Koperasi Desa
Agar masyarakat dapat mengakses barang-barang tersebut dengan lebih mudah dan memperoleh harga sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Presiden Prabowo Minta Percepat Pasokan Barang Subsidi ke Koperasi Desa
Indonesia
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Prabowo menegaskan karhutla tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan biasa.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan Pelaku Karhutla, Bidik Korporasi
Indonesia
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan kondisi keamanan yang relatif kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Indonesia
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Lembaga swadaya seperti CELIOS (Center of studi Economic and Law Studies) bersama Kabinet Bayangan memberikan "rapor merah" dengan skor kepuasan publik yang rendah.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
2 Tahun Pemerintahan Prabowo: Penilaian Harus Berdasar Dirasakan Rakyat
Indonesia
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Bukan perayaan ulang tahun.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Kumpulkan Menteri di Istana Bogor, Ajak Kenalan dengan Wakil PM Rusia
Indonesia
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Sejak pagi hari, ucapan selamat, doa, dan harapan terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Presiden Prabowo Subianto Ultah Ke-75, Didoakan Sehat dan Berstamina
Indonesia
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Presiden Prabowo Subianto menyetujui tawaran bantuan dari negara-negara tetangga untuk menangani karhutla.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Prabowo Buka Pintu Bantuan Asing untuk Atasi Karhutla
Indonesia
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, upaya pemadaman masih berlangsung di enam provinsi terdampak.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Karhutla belum Beres, 639 Hektare Lahan masih Terbakar
Indonesia
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Berdasarkan laporan Kepala BNPB, masih terdapat sekitar 639 hektare lahan yang dalam proses pemadaman di enam provinsi terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Asap Karhutla Ganggu Malaysia dan Singapura, Presiden Prabowo Minta Penanganan Diperkuat
Bagikan