Mendes Eko Putro Sandjojo Prihatin Pejabat Pentingnya Terlibat Suap

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 27 Mei 2017
Mendes Eko Putro Sandjojo Prihatin Pejabat Pentingnya Terlibat Suap

Mendes Eko Putro Sandjojo (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengaku prihatin dengan keterlibatan Inspektur Jenderal Kemendes Sugito yang ditangkap KPK dalam kasus suap pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Sebagaimana dilansir Antara, Sugito yang juga Irjen Kemendes tertangkap KPK dalam OTT di kantor Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi beberapa waktu lalu.

"Saya sangat prihatin mendengar kejadian itu, karena sejak saya bertugas di kementerian ini, pemberantasan korupsi benar-benar ditegakkan," ujar Mendes Eko di Jakarta, Sabtu (27/5).

Bahkan sejak awal, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan BPK dan BPK. Koordinasi yang baik itu, membuat banyak peningkatan di berbagai bidang bahkan penyerapan anggaran pun naik.

"Semua bekerja keras, sehingga dapat WTP, dan kemudian menjadi cacat karena peristiwa ini." Mendes Eko mengatakan pihaknya menghargai sosok Irjen Kemendes PDTT itu karena merupakan salah satu yang bekerja keras memberantas korupsi.

"Bahkan beliau salah satu yang keras dalam memberantas korupsi, membentuk tim saber pungli. Hati kecil saya, tidak percaya pak Irjen tersungkur masalah ini." Meskipun demikian, pihaknya akan mengikuti aturan yang berlaku. Dia berharap kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang melibatkan pejabat di Kemendes PDTT dan auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) itu dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak.

"Hasil opini BPK terserah mau diapakan, apakah mau diaudit lagi atau tidak, karena kami memang sudah cukup keras melakukan perbaikan," cetus dia.

Selain menjabat sebagai Irjen, Sugito yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK itu juga menjabat sebagai ketua sapu bersih pungutan liar di kementerian itu.

Sumber: ANTARA

#Eko Putro Sandjojo #Menteri PDT Dan Transmigrasi #Operasi Tangkap Tangan #KPK #Kasus Suap
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Tersangka Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres (WBE) Suhendrik, usai menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (23/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 23 Oktober 2026
Suhendrik Jalani Pemeriksaan Lanjutan Kasus Korupsi Iklan Bank BJB
Indonesia
Geledah Kantor BPK dan 2 Rumah di Jateng, KPK Menyita Uang Diduga Hasil Korupsi
Kasus tersebut bermula ketika KPK melakukan operasi tangkap tangan dengan menangkap Hamenang, Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan Jawa Tengah
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Geledah Kantor BPK dan 2 Rumah di Jateng, KPK Menyita Uang Diduga Hasil Korupsi
Indonesia
Skandal Proyek Jalan Rp231 Miliar, KPK Garap 7 Mantan Pejabat BBPJN Sumut
KPK memeriksa tujuh mantan pejabat BBPJN Sumut terkait dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara senilai Rp231,8 miliar. Simak daftar tersangkanya.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Oktober 2026
Skandal Proyek Jalan Rp231 Miliar, KPK Garap 7 Mantan Pejabat BBPJN Sumut
Indonesia
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
TNI tegaskan hormat proses hukum dan tindak lanjuti surat KPK terkait dugaan keterlibatan dua prajurit aktif dalam kasus korupsi dana bencana BNPB.
Wisnu Cipto - Kamis, 22 Oktober 2026
2 TNI Aktif Diduga Terlibat Korupsi BNPB, Surat KPK ke Panglima Segera Ditindaklajuti
Indonesia
KPK Buka Isi Surat ke Panglima TNI, Singgung Letjen Suharyanto di Konstruksi Korupsi BNPB
KPK bongkar isi surat ke Panglima TNI soal dugaan korupsi BNPB yang menyeret Letjen Suharyanto & aliran dana oknum TNI. Simak detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Buka Isi Surat ke Panglima TNI, Singgung Letjen Suharyanto di Konstruksi Korupsi BNPB
Indonesia
Parahnya Adik Eks Ketua BNPB Letjen Suharyanto, Duit Tenda Hingga Peralatan Karhulat Diketit!
KPK ungkap korupsi BNPB seret Bima Setiawan, adik eks Kepala BNPB Suharyanto. Pengadaan tenda, perahu karet & HT karhutla dikorup. Simak di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Oktober 2026
Parahnya Adik Eks Ketua BNPB Letjen Suharyanto, Duit Tenda Hingga Peralatan Karhulat Diketit!
Indonesia
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Kasus tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK di kawasan Jabodetabek pada 14 September 2026 terkait dugaan korupsi dalam pengurusan hak guna bangunan PT Summarecon Agung Tbk
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
KPK Sita Rp 250 Juta dari PCNU Nias Diduga Terkait Hasil Suap di Kementerian ATR/BPN
Indonesia
Bahaya Flexing Bikin Kalap! KPK Ingatkan Gaya Hidup Mewah Keluarga Picu Korupsi
: KPK beri peringatan tegas bahaya flexing dan gaya hidup mewah keluarga yang berpotensi memicu korupsi. Cek rincian program Keluarga Berintegritas!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Bahaya Flexing Bikin Kalap! KPK Ingatkan Gaya Hidup Mewah Keluarga Picu Korupsi
Indonesia
KPK Geledah Kantor Pemkab Klaten Usai Tetapkan Bupati Hamenang sebagai Tersangka
KPK menggeledah kompleks Pemkab Klaten setelah menetapkan Bupati Hamenang Wajar Ismoyo sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi. Tujuh ruangan disegel.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Geledah Kantor Pemkab Klaten Usai Tetapkan Bupati Hamenang sebagai Tersangka
Indonesia
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid belum dicekal meski mangkir panggilan KPK. Benarkah ia hindari pemeriksaan dan pergi ke Malaysia? Simak fakta lengkapnya.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
KPK Siapkan Opsi Jemput Paksa, Benarkah Menteri Nusron Wahid Kabur ke Malaysia?
Bagikan