Melkiades Laka Lena Pengusaha Farmasi dan Anak Seminari Jadi Gubernur NTT

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Februari 2025
Melkiades Laka Lena Pengusaha Farmasi dan Anak Seminari Jadi Gubernur NTT

Emanuel Melkiades Laka Lena.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan Emanuel Melkiades Laka Lena dan Johanis Asadoma sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTT terpilih periode 2025-2030.

Melkiades Laka Lena merupakan pria kelahiran Kupang pada 10 Desember 1976. Ia menempuh pendidikan dasar di SDK Don Bosco 3 Kupang pada 1983–1989.

Ia tinggal di asrama ketika sekolah menengah pertamanya, yakni di SMP Seminari Pius XII Kisol Manggarai Timur (1989–1990), namun lulus dari SMPK Frateran Ndao, Kabupaten Ende di tahun 1990–1992.

Melkiades melanjutkan Sekolah Menengah Farmasi Kupang di tahun 1992–1995. S-1 Farmasi, Universitas Sanata Dharma pada 1996–2001 dan Pendidikan Profesi Farmasi Universitas Sanata Dharma selama dua tahun, mulai 2001–2002.

Baca juga:

Profil Apolo Safanpo, Mantan Rektor dan Dosen yang Jadi Gubernur Pertama Papua Selatan


Ia mengklaim dengan perjalanannya yang jauh dari keluarga sejak belia membuatnya menjadi pribadi mandiri dan fokus. Selama menuntaskan pendidikam pergurian tingginya, ia intems bersentuhan dengan politik.

Di mulai dari menjabat Ketua Ikatan Keluarga Flobamora NTT Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2000–2002. Lalu menjadi Sekretaris Jenderal PP PMKRI 2002–2004.

Ia menjadi Ketua Forum Komunikasi Alumni PMKRI pada tahun 2010 hingga sekarang. Selain itu, masuk di organisasi sesuai bidang akademik, yakni Anggota Bidang Advokasi PP Gabungan Pengusaha Farmasi (2011).

Dorongan-dorongan untuk memulai politik praktis makin kuat dan masuk Golkar sebagai kendaraan politiknya, sampai akhirnya menjadi Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar pada 2015–2016.

Berselang setahun, ia didapuk menjadi Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Nusa Tenggara dan Bali 2016–2019.

Lalu, Ketua DPD I Partai Golkar Nusa Tenggara Timur (2017–sekarang). Dan jabatan lainnya di Golkar seperti Ketua PPK Kosgoro selama tiga periode.

Ia menjadi gubernur terpilih bergandengan dengan Johanis Asadoma atau Joni adalah seorang purnawirawan Polri yang pernah menjabat sebagai Kapolda NTT. Mereka maju di bursa Pilgub NTT 2024 dengan nomor urut 2.

Pasangan ini 10 partai politik sebagai koalisinya. Mulai dari Gerindra , Partai Demokrat, PSI, PAN, Perindo, Gelora, Garuda, PPP, PKN, dan Partai Prima. (Tka)

#NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) lima kali erupsi sejak Jumat, 12 Juni pagi sampai siang WITA.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Lainnya
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Mensesneg mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti untuk merumuskan langkah preventif.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Indonesia
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Ketidakmampuan orang tua memenuhi kebutuhan dasar pendidikan anak merupakan teguran bagi negara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Kasus bunuh diri siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, NTT, yang diduga dipicu karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis menjadi sorotan
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Olahraga
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.
Frengky Aruan - Kamis, 29 Januari 2026
Pemprov NTB dan NTT Nyatakan Kesiapan Gelar PON XXII 2028
Bagikan